Javascript must be enabled to continue!
Strategi Perusahaan Palembang Ekspres dalam Memperhatikan Parameter Media yang Bebas dari Berita Hoaks
View through CrossRef
ABSTRAK
Di tengah arus informasi yang semakin cepat dan kompleks di era digital, tantangan terhadap kredibilitas media kian menguat, terutama akibat maraknya penyebaran berita palsu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi yang diterapkan oleh media lokal Palembang Ekspres dalam menjaga akurasi informasi dan mempertahankan reputasi sebagai media yang bebas hoaks. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan wartawan dan editor, serta analisis dokumentasi internal redaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Palembang Ekspres menerapkan sistem kerja jurnalistik yang terstruktur dan profesional, meliputi verifikasi fakta mendalam, konfirmasi dari berbagai sumber, dan penyuntingan berlapis sebelum publikasi. Independensi redaksional dijaga ketat untuk menghindari intervensi eksternal, dengan fokus pada kepentingan publik serta prinsip akurasi. Strategi ini sejalan dengan teori agenda setting dan gatekeeping yang menempatkan media sebagai filter informasi. Selain itu, Palembang Ekspres juga aktif dalam pencegahan hoaks melalui interaksi media sosial, penyebaran informasi faktual, serta partisipasi dalam kegiatan literasi media. Mekanisme klarifikasi dan keterbukaan terhadap umpan balik pembaca memperkuat perannya sebagai media yang bertanggung jawab. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya praktik jurnalistik yang beretika dan partisipatif dalam menjaga kualitas ruang publik informasi di era digital.
ABSTRACT
Amid the increasingly rapid and complex flow of information in the digital era, the challenge to media credibility has intensified, particularly due to the widespread dissemination of fake news. This study aims to identify the strategies employed by the local media outlet Palembang Ekspres to maintain information accuracy and uphold its reputation as a hoax-free media organization. Utilizing a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with journalists and editors, as well as document analysis of the newsroom's internal processes. The findings indicate that Palembang Ekspres implements a structured and professional journalistic workflow, including thorough fact-checking, multi-source confirmation, and layered editing prior to publication. Editorial independence is strictly maintained to avoid external interference, with a strong focus on public interest and informational accuracy. These strategies align with agenda-setting and gatekeeping theories, positioning the media as an information filter. Furthermore, Palembang Ekspres actively contributes to hoax prevention through social media engagement, dissemination of factual content, and participation in media literacy initiatives. Clarification mechanisms and openness to reader feedback further reinforce its role as a responsible media actor. These findings highlight the importance of ethical and participatory journalistic practices in maintaining the quality of public information spaces in the digital age.
Title: Strategi Perusahaan Palembang Ekspres dalam Memperhatikan Parameter Media yang Bebas dari Berita Hoaks
Description:
ABSTRAK
Di tengah arus informasi yang semakin cepat dan kompleks di era digital, tantangan terhadap kredibilitas media kian menguat, terutama akibat maraknya penyebaran berita palsu.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi yang diterapkan oleh media lokal Palembang Ekspres dalam menjaga akurasi informasi dan mempertahankan reputasi sebagai media yang bebas hoaks.
Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan wartawan dan editor, serta analisis dokumentasi internal redaksi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Palembang Ekspres menerapkan sistem kerja jurnalistik yang terstruktur dan profesional, meliputi verifikasi fakta mendalam, konfirmasi dari berbagai sumber, dan penyuntingan berlapis sebelum publikasi.
Independensi redaksional dijaga ketat untuk menghindari intervensi eksternal, dengan fokus pada kepentingan publik serta prinsip akurasi.
Strategi ini sejalan dengan teori agenda setting dan gatekeeping yang menempatkan media sebagai filter informasi.
Selain itu, Palembang Ekspres juga aktif dalam pencegahan hoaks melalui interaksi media sosial, penyebaran informasi faktual, serta partisipasi dalam kegiatan literasi media.
Mekanisme klarifikasi dan keterbukaan terhadap umpan balik pembaca memperkuat perannya sebagai media yang bertanggung jawab.
Temuan ini menggarisbawahi pentingnya praktik jurnalistik yang beretika dan partisipatif dalam menjaga kualitas ruang publik informasi di era digital.
ABSTRACT
Amid the increasingly rapid and complex flow of information in the digital era, the challenge to media credibility has intensified, particularly due to the widespread dissemination of fake news.
This study aims to identify the strategies employed by the local media outlet Palembang Ekspres to maintain information accuracy and uphold its reputation as a hoax-free media organization.
Utilizing a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with journalists and editors, as well as document analysis of the newsroom's internal processes.
The findings indicate that Palembang Ekspres implements a structured and professional journalistic workflow, including thorough fact-checking, multi-source confirmation, and layered editing prior to publication.
Editorial independence is strictly maintained to avoid external interference, with a strong focus on public interest and informational accuracy.
These strategies align with agenda-setting and gatekeeping theories, positioning the media as an information filter.
Furthermore, Palembang Ekspres actively contributes to hoax prevention through social media engagement, dissemination of factual content, and participation in media literacy initiatives.
Clarification mechanisms and openness to reader feedback further reinforce its role as a responsible media actor.
These findings highlight the importance of ethical and participatory journalistic practices in maintaining the quality of public information spaces in the digital age.
Related Results
Hoaks Kategori Satire Sebagai Cyberbullying dalam Hoaks Isu Politik
Hoaks Kategori Satire Sebagai Cyberbullying dalam Hoaks Isu Politik
Cyberbullying atau perundungan di dunia digital merupakan kekerasan atau penindasan melalui perangkat yang terhubung ke media cyber. Cyberbullying dapat berupa tindakan menyebarkan...
Media Tracking Jabar Saber Hoaks sebagai Upaya Mengendalikan Hoaks
Media Tracking Jabar Saber Hoaks sebagai Upaya Mengendalikan Hoaks
Abstract. The rapid development of technology and the rapid growth of internet users, especially social media in Indonesia, has made hoax information more easily spread. The spread...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Strategi Komunikasi Jabar Saber Hoaks
Strategi Komunikasi Jabar Saber Hoaks
Abstract. Communication strategy includes various steps designed to achieve communication goals. Of course, communication strategies can involve choosing the right media, clear and...
Penerapan Metode SVM dan Random Forest untuk Mendeteksi Berita Hoaks pada PT. Global Arrow
Penerapan Metode SVM dan Random Forest untuk Mendeteksi Berita Hoaks pada PT. Global Arrow
Berdasarkan statistik aduan konten yang tercatat di website kominfo yaitu https://www.kominfo.go.id pada bulan Maret 2022, total laporan mencapai 16.370 laporan dan sejak tanggal ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Hoaks Dalam Perspektif Islam dan Hukum Positif
Hoaks Dalam Perspektif Islam dan Hukum Positif
Hoaks yang berasal dari “hocus pocus” aslinya dari bahasa latin “hoc est corpus”, berarti berita bohong. Hoaks juga berasal dari Bahasa Inggris Hoax, yang berarti berita palsu. Sec...

