Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RS RASKITA

View through CrossRef
Keperawatan adalah salah satu profesi di rumah sakit yang berperan penting dalam upaya menjaga mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penurunan kinerja perawat akan mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan. Pengukuran kinerja perawat berdasarkan standar asuhan keperawatan di RS Raskita  menunjukkan kinerja yang masih rendah. Selain asuhan keperawatan yang belum mencapai standar yang ditetapkan Depkes RI, motivasi serta disiplin kerja juga masih kurang baik. Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh karakteristik individu dan motivasi terhadap kinerja perawat di ruang rawat inap RS Raskita . Jenis Penelitian bersifat analitik dengan tipe explanatory research. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bertugas di ruang rawat inap RS Raskita yang berjumlah 61 orang dan keseluruhannya dijadikan sampel penelitian. Data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner, dan dianalisis dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama bekerja, motif berprestasi, motif berafiliasi dan motif berkuasa secara statistik berpengaruh terhadap kinerja perawat di ruang rawat inap RS Raskita  dengan variabel dominannya adalah motif berprestasi. Perlu peningkatan pengawasan serta memberikan pengarahan kepada perawat yang bekerja di ruang rawat inap RS, dan pemberian pendidikan dan pelatihan berkaitan dengan peningkatan motivasi, khususnya motivasi untuk berprestasi, sehingga meningkatkan kinerja perawat di ruang rawat inap. Selain itu pihak RS Raskita  agar dalam proses perekrutan pegawai tidak hanya dipilih pegawai yang memiliki kemampuan yang baik, tetapi juga bersedia bekerja di satu tempat saja.
Title: PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RS RASKITA
Description:
Keperawatan adalah salah satu profesi di rumah sakit yang berperan penting dalam upaya menjaga mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Penurunan kinerja perawat akan mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan.
Pengukuran kinerja perawat berdasarkan standar asuhan keperawatan di RS Raskita  menunjukkan kinerja yang masih rendah.
Selain asuhan keperawatan yang belum mencapai standar yang ditetapkan Depkes RI, motivasi serta disiplin kerja juga masih kurang baik.
Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh karakteristik individu dan motivasi terhadap kinerja perawat di ruang rawat inap RS Raskita .
Jenis Penelitian bersifat analitik dengan tipe explanatory research.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bertugas di ruang rawat inap RS Raskita yang berjumlah 61 orang dan keseluruhannya dijadikan sampel penelitian.
Data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner, dan dianalisis dengan regresi logistik berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama bekerja, motif berprestasi, motif berafiliasi dan motif berkuasa secara statistik berpengaruh terhadap kinerja perawat di ruang rawat inap RS Raskita  dengan variabel dominannya adalah motif berprestasi.
Perlu peningkatan pengawasan serta memberikan pengarahan kepada perawat yang bekerja di ruang rawat inap RS, dan pemberian pendidikan dan pelatihan berkaitan dengan peningkatan motivasi, khususnya motivasi untuk berprestasi, sehingga meningkatkan kinerja perawat di ruang rawat inap.
Selain itu pihak RS Raskita  agar dalam proses perekrutan pegawai tidak hanya dipilih pegawai yang memiliki kemampuan yang baik, tetapi juga bersedia bekerja di satu tempat saja.

Related Results

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM FAISAL KOTA MAKASSAR TAHUN 2018
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM FAISAL KOTA MAKASSAR TAHUN 2018
Kualitas kerja sangat dipengaruhi oleh motivasi kerja yang dimiliki oleh setiap individu tenaga. Walaupun fasilitas memadai, organisasi dan manajemen baik, prosedur kerja baik, tan...
Hubungan Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Perawat Ruang Rawat Inap di RSUD Dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya
Hubungan Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Perawat Ruang Rawat Inap di RSUD Dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya
Abstract.The low discipline of nurses impacts the low quality of service in a hospital. A factor that can affect the work discipline of nurses is work motivation. Work motivation e...
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
Faktor Yang Memengaruhi Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Khusus Bedah (RSK) Ropanasuri Padang
Faktor Yang Memengaruhi Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Khusus Bedah (RSK) Ropanasuri Padang
Kinerja merupakan hasil dari pekerjaan yang berhubungan erat dengan tujuan strategis organisasi dan kepuasan pasien. Kinerja perawat yang baik secara langsung akan mempengaruhi kin...
PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN EKTRINSIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI SYARIAH DI KALIBARU
PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN EKTRINSIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI SYARIAH DI KALIBARU
Keberhasilan sebuah perusahaan sangat erat kaitannya dengan kinerja karyawan yang ada di dalamnya. Karyawan merupakan penggerak dan pengendali dalam perusahaan. Meningkatnya kinerj...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Dampak Ketidaklengkapan Sensus Rawat Inap Terhadap Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur di Rumah Sakit
Dampak Ketidaklengkapan Sensus Rawat Inap Terhadap Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur di Rumah Sakit
Kegiatan Sensus Harian Rawat Inap adalah pencatatan atau penghitungan pasien rawat inap yang dilakukan setiap hari pada ruang rawat inap, berisi mutasi keluar masuk pasien selama 2...

Back to Top