Javascript must be enabled to continue!
PERANCANGAN BALE AGUNG
View through CrossRef
Bali memiliki kesan yg magis diantara pulau di Indonesia. Bali terkenal dengan sebutan pulau seribu pura. Dikatakan demikian karena disetiap daerah dan disetiap desa dibangun sebuah pura dari ujung timur sampai ujung barat. Setiap Pura memiliki pelinggih dengan pemujaan yg berbeda beda, namun yg jarang diketahui atau diperhatikan oleh orang yg baru datang di Bali yaitu sebuah tempat seperti Bale yg panjang dengan sebutan Bale Agung.
Banyak yg bertanya Bale Agung itu fungsinya apa? Karena Bale Agung mirip dengan Bale santai atau nama orang di sekitar dengan sebutan Bale Bengong. Dari latar belakang diatas dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut. Apa itu Bale Agung? Bagaimana Fungsi Bale Agung? Bagaimana Merancang Bale Agung
Metode penelitian yang di pakai yakni metode pengumpulan data yang meliputi data primer dengan teknik wawancara dan observasi, data sekunder yakni dengan studi kepustakaan dan buku penunjang literatur berupa Bale Agung. Metode analisis data yang meliputi pengelompokan data, analisis dan sintesis dan yang terakhir adalah Metode penarikan kesimpulan yang meliputi metode induktif dan dedukatif.
Dalam perencanaan Bale Agung menggunakan Konsep Dasar Tradisional dimana dilihat dari Bale Agung tersebut. Penggunaan Tema Arsitektur Tradisional Lokal pada Bale Agung ini bertujuan agar memahami apa itu Bale Agung, Fungsinya dan Merancangnya.
Title: PERANCANGAN BALE AGUNG
Description:
Bali memiliki kesan yg magis diantara pulau di Indonesia.
Bali terkenal dengan sebutan pulau seribu pura.
Dikatakan demikian karena disetiap daerah dan disetiap desa dibangun sebuah pura dari ujung timur sampai ujung barat.
Setiap Pura memiliki pelinggih dengan pemujaan yg berbeda beda, namun yg jarang diketahui atau diperhatikan oleh orang yg baru datang di Bali yaitu sebuah tempat seperti Bale yg panjang dengan sebutan Bale Agung.
Banyak yg bertanya Bale Agung itu fungsinya apa? Karena Bale Agung mirip dengan Bale santai atau nama orang di sekitar dengan sebutan Bale Bengong.
Dari latar belakang diatas dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut.
Apa itu Bale Agung? Bagaimana Fungsi Bale Agung? Bagaimana Merancang Bale Agung
Metode penelitian yang di pakai yakni metode pengumpulan data yang meliputi data primer dengan teknik wawancara dan observasi, data sekunder yakni dengan studi kepustakaan dan buku penunjang literatur berupa Bale Agung.
Metode analisis data yang meliputi pengelompokan data, analisis dan sintesis dan yang terakhir adalah Metode penarikan kesimpulan yang meliputi metode induktif dan dedukatif.
Dalam perencanaan Bale Agung menggunakan Konsep Dasar Tradisional dimana dilihat dari Bale Agung tersebut.
Penggunaan Tema Arsitektur Tradisional Lokal pada Bale Agung ini bertujuan agar memahami apa itu Bale Agung, Fungsinya dan Merancangnya.
Related Results
Bale Kayuq: Kearifan Lokal Dalam Proses Recovery Masyarakat Pasca Gempa Lombok
Bale Kayuq: Kearifan Lokal Dalam Proses Recovery Masyarakat Pasca Gempa Lombok
AbstractThe purpose of this study was to analyze the role of bale kayuq (bale balaq, bale jajar, berugak sekepat and berugak sekenem) in recovery process after the Lombok earthquak...
Implementation of User Anthropometry Bale “Sakenem” Buildings based on Height Bataran and Height Bale-bale in Singapadu Tengah Village, Gianyar
Implementation of User Anthropometry Bale “Sakenem” Buildings based on Height Bataran and Height Bale-bale in Singapadu Tengah Village, Gianyar
Abstract—Bale Sakenem Building is one of the buildings that were in the order of Traditional Bali House. This study identified Bale Sakenem building located in the Central Singapad...
Profesyonel ve rekreatif bale dansçılarının bale kavramına ilişkin metaforik algıları
Profesyonel ve rekreatif bale dansçılarının bale kavramına ilişkin metaforik algıları
Bu araştırmanın temel amacı, profesyonel ve rekreatif bale dansı yapan öğrencilerin bale dansı kavramına yönelik metaforik algılarının karşılaştırılmasıdır. Araştırma kapsamında pr...
FILOSOFIS DAN MAKNA BALE SAKANEM DI PETANG, BADUNG.
FILOSOFIS DAN MAKNA BALE SAKANEM DI PETANG, BADUNG.
Traditional Balinese house architecture is a work that is born from the traditions, beliefs and spiritual activities of the Balinese people which are manifested in various physical...
PELESTARIAN ASPEK BENTUK – FUNGSI ARSITEKTUR PURI SAREN AGUNG UBUD - BALI
PELESTARIAN ASPEK BENTUK – FUNGSI ARSITEKTUR PURI SAREN AGUNG UBUD - BALI
Abstract: Ubud, a dense tourism area originating from a rice field village, has Puri Saren Agung as a pioneer of Architectural Conservation. This paper aims to reveal the meaning o...
Potensi Nilai Arsitektur Neo-Vernakuler dalam Rumah Adat Bale Tani di Lombok
Potensi Nilai Arsitektur Neo-Vernakuler dalam Rumah Adat Bale Tani di Lombok
Desa Sade adalah sebuah desa yang menjadi gerbang dari natur suku Sasak di Lombok. Salah satu produk budaya suku Sasak adalah rumah adat Bale Tani dan Bale Lumbung. Namun, populari...
Cotton Ginners Handbook – Packaging Lint Cotton
Cotton Ginners Handbook – Packaging Lint Cotton
Bale packaging is the final step in processing cotton at the gin. Bale packaging is critical to protecting and preserving the quality of the ginned lint during shipping and storag...
PROSES PEMBANGUNAN BALE DAJA STUDI KASUS BALE DAJA DI DESA KESIMAN DENPASAR
PROSES PEMBANGUNAN BALE DAJA STUDI KASUS BALE DAJA DI DESA KESIMAN DENPASAR
Balinese architecture is a spatial structure and form whose development is based on values and norms, both written and unwritten. Bale Daja is a bale that follows the placement acc...

