Javascript must be enabled to continue!
Potensi Nilai Arsitektur Neo-Vernakuler dalam Rumah Adat Bale Tani di Lombok
View through CrossRef
Desa Sade adalah sebuah desa yang menjadi gerbang dari natur suku Sasak di Lombok. Salah satu produk budaya suku Sasak adalah rumah adat Bale Tani dan Bale Lumbung. Namun, popularitas Bale Tani kalah populer dibandingkan Bale Lumbung. Riset ini bertujuan untuk membedah potensi Bale Tani sebagai desain arsitektur neo-vernakuler yang sustainable terhadap perkembangan zaman. Riset ini memaparkan komparasi antara Bale Tani dan Bale Lumbung dalam hal popularitas, utilitas, dan estetika. Riset ini juga memvisualisasikan Bale Tani sebagai acuan desain prototipe sebuah rumah modern yang bertema Green Building in Tropical Landscape. Sumber primer dari riset ini didapatkan dari survei yang dilaksakan secara daring, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari kajian intensif dari berbagai buku dan jurnal, baik nasional maupun internasional. Hasil riset menunjukkan bahwa Bale Tani memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bangunan neo-vernakuler yang memiliki estetika, utilitas, dan keberlanjutan terhadap perkembangan zaman yang lebih unggul daripada Bale Tani konvensional. Peneliti berharap, sebagai bangsa yang kaya akan budaya, kita harus melestarikan budaya kita akan tidak termakan zaman. Hal itu dapat dilakukan dengan menyatukan tekad dan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah. Bale Tani neo-vernakuler dapat menjadi salah satu bukti pelestarian budaya kita.
Universitas Mataram
Title: Potensi Nilai Arsitektur Neo-Vernakuler dalam Rumah Adat Bale Tani di Lombok
Description:
Desa Sade adalah sebuah desa yang menjadi gerbang dari natur suku Sasak di Lombok.
Salah satu produk budaya suku Sasak adalah rumah adat Bale Tani dan Bale Lumbung.
Namun, popularitas Bale Tani kalah populer dibandingkan Bale Lumbung.
Riset ini bertujuan untuk membedah potensi Bale Tani sebagai desain arsitektur neo-vernakuler yang sustainable terhadap perkembangan zaman.
Riset ini memaparkan komparasi antara Bale Tani dan Bale Lumbung dalam hal popularitas, utilitas, dan estetika.
Riset ini juga memvisualisasikan Bale Tani sebagai acuan desain prototipe sebuah rumah modern yang bertema Green Building in Tropical Landscape.
Sumber primer dari riset ini didapatkan dari survei yang dilaksakan secara daring, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari kajian intensif dari berbagai buku dan jurnal, baik nasional maupun internasional.
Hasil riset menunjukkan bahwa Bale Tani memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bangunan neo-vernakuler yang memiliki estetika, utilitas, dan keberlanjutan terhadap perkembangan zaman yang lebih unggul daripada Bale Tani konvensional.
Peneliti berharap, sebagai bangsa yang kaya akan budaya, kita harus melestarikan budaya kita akan tidak termakan zaman.
Hal itu dapat dilakukan dengan menyatukan tekad dan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah.
Bale Tani neo-vernakuler dapat menjadi salah satu bukti pelestarian budaya kita.
Related Results
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
Studi Komparasi Tentang Motivasi dan Pendapatan Anggota Kelompok Tani Ngudi Tani dan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara
Studi Komparasi Tentang Motivasi dan Pendapatan Anggota Kelompok Tani Ngudi Tani dan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara
<p>Kelompok tani adalah kelembagaan pertanian yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan, sumberdaya, dan keakraban untuk meningkatkan dan men...
Bale Kayuq: Kearifan Lokal Dalam Proses Recovery Masyarakat Pasca Gempa Lombok
Bale Kayuq: Kearifan Lokal Dalam Proses Recovery Masyarakat Pasca Gempa Lombok
AbstractThe purpose of this study was to analyze the role of bale kayuq (bale balaq, bale jajar, berugak sekepat and berugak sekenem) in recovery process after the Lombok earthquak...
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Tulisan ini berupaya melihat marjinalisasi adat, hukum adat serta implikasinya pada masyarakat adat. Dalam konteks Indonesia, meskipun Konstitusi dan beberapa aturan formal mengaku...
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat partisipasi pada Kelompok Tani Mekar Bakti 3 sebagai anggota, sebagai pengelola, sebagai manajer (2) Pendapatan pada Kelompok...
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...

