Javascript must be enabled to continue!
Analisis Pengendalian Waktu Proyek Menggunakan Metode Critical Path Method (CPM)
View through CrossRef
Pada pelaksanaan pekerjaan proyek tidak jarang sering dijumpai proyek yang mengalami ketidak sesuaian dengan yang direncanakan. Masalah ini disebabkan oleh kurangnya pengendalian terhadap waktu, biaya, dan mutu. Pada proyek Rehabilitasi Jalan Dander – Bubulan akan dilakukan pelebaran jalan pada titik STA 0+000 – 1+430. Namun adanya permasalahan pada proyek tersebut, mengakibatkan proyek mengalami perubahan waktu dengan penambahan waktu 30 hari kalender. Tujuan yang ingin dicapai dari penulisan ini adalah untuk mengetahui nilai optimasi waktu proyek dan untuk mengetahui selisih waktu antara rencana dan optimasi proyek setelah dilakukan analisis menggunakan Critical Path Method (CPM). Penelitian ini merupakan jenis penelitian Kuantitatif, dan analisis data dengan menggunakan Critical Path Method (CPM), metode ini dapat mengidentifikasi jalur kritis melalui sekumpulan aktivitas yang telah ditentukan ketergantungan antar aktivitasnya. Dari hasil penelitian diperoleh nilai dari optimasi waktu proyek dengan menggunakan CPM setelah dilakukan percepatan durasi dengan penambahan 1 jam lembur pada aktivitas kritis yaitu sebesar 15 hari, dan dari waktu proyek yang sesuai dengan jadwal rencana yaitu 70 hari terdapat selisih antara waktu rencana dengan optimasi selama 15 hari sehingga waktu optimal proyek sebesar 55 hari. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan Critical Path Method (CPM) waktu penyelesaian proyek dapat dikendalikan secara optimal
Universitas Bojonegoro
Title: Analisis Pengendalian Waktu Proyek Menggunakan Metode Critical Path Method (CPM)
Description:
Pada pelaksanaan pekerjaan proyek tidak jarang sering dijumpai proyek yang mengalami ketidak sesuaian dengan yang direncanakan.
Masalah ini disebabkan oleh kurangnya pengendalian terhadap waktu, biaya, dan mutu.
Pada proyek Rehabilitasi Jalan Dander – Bubulan akan dilakukan pelebaran jalan pada titik STA 0+000 – 1+430.
Namun adanya permasalahan pada proyek tersebut, mengakibatkan proyek mengalami perubahan waktu dengan penambahan waktu 30 hari kalender.
Tujuan yang ingin dicapai dari penulisan ini adalah untuk mengetahui nilai optimasi waktu proyek dan untuk mengetahui selisih waktu antara rencana dan optimasi proyek setelah dilakukan analisis menggunakan Critical Path Method (CPM).
Penelitian ini merupakan jenis penelitian Kuantitatif, dan analisis data dengan menggunakan Critical Path Method (CPM), metode ini dapat mengidentifikasi jalur kritis melalui sekumpulan aktivitas yang telah ditentukan ketergantungan antar aktivitasnya.
Dari hasil penelitian diperoleh nilai dari optimasi waktu proyek dengan menggunakan CPM setelah dilakukan percepatan durasi dengan penambahan 1 jam lembur pada aktivitas kritis yaitu sebesar 15 hari, dan dari waktu proyek yang sesuai dengan jadwal rencana yaitu 70 hari terdapat selisih antara waktu rencana dengan optimasi selama 15 hari sehingga waktu optimal proyek sebesar 55 hari.
Hal ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan Critical Path Method (CPM) waktu penyelesaian proyek dapat dikendalikan secara optimal.
Related Results
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, sehingga sering terjadi keterlambatan penyelesaian proyek maupun pembengkakan biaya akibat sistem ma...
ANALISIS KINERJA PELAKSANAAN SISTEM PENGENDALIAN PROYEK PADA REHABILITASI JARINGAN IRIGASI SETIA BUDI KECAMATAN SETIA JANJI KABUPATEN ASAHAN
ANALISIS KINERJA PELAKSANAAN SISTEM PENGENDALIAN PROYEK PADA REHABILITASI JARINGAN IRIGASI SETIA BUDI KECAMATAN SETIA JANJI KABUPATEN ASAHAN
Proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Daerah Irigasi (DI) Setia Budi, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan direncanakan selesai selama kurang lebih 120 hari (20 minggu hari ke...
ANALISA PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD)
ANALISA PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD)
Peningkatan peduduk di Kota Tangerang berbanding terbalik dengan ketersedian lahan pada kota ini, oleh karena itu proyek permbangunan tempat tinggal dibuat menjadi kearah vertikal ...
EVALUASI KINERJA WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK GEDUNG X MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS - MRK
EVALUASI KINERJA WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK GEDUNG X MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS - MRK
Pembangunan Proyek Gedung X dijadwalkan selesai dalam waktu 16 bulan atau 70 minggu. Namun proyek ini mengalami penambahan waktu pelaksanaan menjadi 27 bulan atau 118 minggu dengan...
PENERAPAN METODE ANALISIS NILAI HASIL TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK (STUDI KASUS PEMBANGUNAN ATC TOWER BANDAR UDARA SYUKURAN AMINUDDIN AMIR, DI LUWUK)
PENERAPAN METODE ANALISIS NILAI HASIL TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK (STUDI KASUS PEMBANGUNAN ATC TOWER BANDAR UDARA SYUKURAN AMINUDDIN AMIR, DI LUWUK)
Permasalahan utama pelaksanaan suatu proyek kostruksi adalah tidak adanya kesesuaian antara biaya, mutu dan waktu.pelaksanaan proyek. Penjadwalan dan pengendalian adalah langkah pe...
Penjadwalan Proyek Konstruksi Bertingkat Menggunakan Metode Precedence Diagram Method
Penjadwalan Proyek Konstruksi Bertingkat Menggunakan Metode Precedence Diagram Method
Batas waktu pelaksanaan proyek memiliki dampak signifikan untuk menghindari kerugian antara lain perselisihan, pembengkakan biaya biaya konstruksi dan keterlambatan pelaksanaan pro...
Aplikasi Metode Earned Value Management Proyek Warehouse
Aplikasi Metode Earned Value Management Proyek Warehouse
Earned Value Management (EVM) adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk mengukur dan mengelola kinerja proyek dengan membandingkan nilai sebenarnya yang telah dikerjakan dengan ...

