Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kendala Guru dalam Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 di SMP Negeri 3 Medan
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala guru dalam pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 di SMP Negeri 3 Medan Tahun Pembelajaran 2020/2021. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Objek dalam penelitian ini adalah guru-guru, kepala sekolah dengan jumlah 5 orang. Instrument pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah 4 (empat) guru, kepala sekolah di SMP Negeri 3 Medan dan peneliti sendiri. Sesuai fokus masalah penelitian ini ditemukan hasil penelitian sebagai simpulan: (1) Kendala dalam perencanaan pembelajaran daring yang pertama yaitu, siswa yang tidak memiliki perangkat handphone atau laptop. Siswa kelas VII SMP Negeri 3 Medan berjumlah 352 orang siswa, dan siswa yang tidak memiliki perangkat handphone atau laptop berjumlah 31 (08,8%) orang. Yang kedua, minimnya metode dan model pembelajaran yang guru gunakan. Yang ketiga, jaringan internet yang tidak stabil. Yang keempat, guru tidak memilih media pembelajaran yang relevan dengan pembelajaran daring, dari keempat guru yang mengisi angket terdapat 3 (75%) orang guru yang tidak memilih media pembelajaran yang relevan dengan pembelajaran daring. Yang kelima, guru kurang memahami teknologi karena umur yang sudah menua. Yang kelima, materi suit diterima siswa. (2) Kendala dalam pelaksanaan pembelajaran daring yang pertama yaitu, pembelajaran tidak efektif. Yang kedua, pembelajaran daring tidak berjalan dua arah. Yang ketiga, terdapat 12 (03,4%) orang siswa tidak mengikuti pembelajaran daring dari keseluruhan siswa kelas VII SMP Negeri 3 Medan yaitu 352 orang. Yang kelima, pembelajaran cenderung tugas online. Yang keenam, guru tidak tahu menghadapi masalah pembelajaran daring di luar kebijakan sekolah. (3) Kendala dalam evaluasi pembelajaran daring yang pertama yaitu, nilai-nilai siswa yang rendah saat pembelajaran daring. Yang kedua, guru tidak mengetahui apakah tugas dan ujian yang dikerjakan oleh siswa benar-benar mereka pahami atau hanya copy paste 100% dari internet. Yang ketiga. siswa tidak mengerjakan tugas tepat waktu.
Title: Analisis Kendala Guru dalam Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 di SMP Negeri 3 Medan
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala guru dalam pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 di SMP Negeri 3 Medan Tahun Pembelajaran 2020/2021.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode penelitian kualitatif deskriptif.
Objek dalam penelitian ini adalah guru-guru, kepala sekolah dengan jumlah 5 orang.
Instrument pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi.
Sumber data dalam penelitian ini adalah 4 (empat) guru, kepala sekolah di SMP Negeri 3 Medan dan peneliti sendiri.
Sesuai fokus masalah penelitian ini ditemukan hasil penelitian sebagai simpulan: (1) Kendala dalam perencanaan pembelajaran daring yang pertama yaitu, siswa yang tidak memiliki perangkat handphone atau laptop.
Siswa kelas VII SMP Negeri 3 Medan berjumlah 352 orang siswa, dan siswa yang tidak memiliki perangkat handphone atau laptop berjumlah 31 (08,8%) orang.
Yang kedua, minimnya metode dan model pembelajaran yang guru gunakan.
Yang ketiga, jaringan internet yang tidak stabil.
Yang keempat, guru tidak memilih media pembelajaran yang relevan dengan pembelajaran daring, dari keempat guru yang mengisi angket terdapat 3 (75%) orang guru yang tidak memilih media pembelajaran yang relevan dengan pembelajaran daring.
Yang kelima, guru kurang memahami teknologi karena umur yang sudah menua.
Yang kelima, materi suit diterima siswa.
(2) Kendala dalam pelaksanaan pembelajaran daring yang pertama yaitu, pembelajaran tidak efektif.
Yang kedua, pembelajaran daring tidak berjalan dua arah.
Yang ketiga, terdapat 12 (03,4%) orang siswa tidak mengikuti pembelajaran daring dari keseluruhan siswa kelas VII SMP Negeri 3 Medan yaitu 352 orang.
Yang kelima, pembelajaran cenderung tugas online.
Yang keenam, guru tidak tahu menghadapi masalah pembelajaran daring di luar kebijakan sekolah.
(3) Kendala dalam evaluasi pembelajaran daring yang pertama yaitu, nilai-nilai siswa yang rendah saat pembelajaran daring.
Yang kedua, guru tidak mengetahui apakah tugas dan ujian yang dikerjakan oleh siswa benar-benar mereka pahami atau hanya copy paste 100% dari internet.
Yang ketiga.
siswa tidak mengerjakan tugas tepat waktu.
.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Sosialisasi ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses kegiatan pembelajaran daring yang berlangsung di lapangan serta upaya yang dapat dilakukan agar proses pembelajaran daring ...
Problematika sistem pembelajaran daring/online bagi siswa kelas IV SDN Boro di desa Boro selama masa pandemi Covid-19
Problematika sistem pembelajaran daring/online bagi siswa kelas IV SDN Boro di desa Boro selama masa pandemi Covid-19
Dalam pembelajaran daring, terdapat beberapa masalah selama proses pelaksanaannya. Permasalahan paling umum adalah mengenai ketersediaan listrik dan akses internet yang kurang mema...
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pandemi COVID-19 juga membawa dampak yang cukup besar pada bidang pendidikan. Kebijakan mengharuskan semua kegiatan yang dilakukan di luar rumah, termasuk kegiatan belajar-mengajar...
ANALISIS G-MEET DALAM PEMBELAJARAN PPKn MASA PANDEMI COVID-19 DI SMPN 8 MALANG
ANALISIS G-MEET DALAM PEMBELAJARAN PPKn MASA PANDEMI COVID-19 DI SMPN 8 MALANG
<p align="center"><strong>ABSTRAK</strong></p><p>Penelitian ini brtujuan untuk menganalisis (1) penerapan g-meet dalam pembelajaran PPKn masa pandemi ...
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) MELALUI WORKSHOP
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) MELALUI WORKSHOP
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan Pembelajaran berbasis proyek (project based learning) melalui workshop di SMP Negeri 43 Med...
Analisis Kesiapan Guru Fisika dan Matematika dalam Pembelajaran Daring
Analisis Kesiapan Guru Fisika dan Matematika dalam Pembelajaran Daring
Kelangsungan pendidikan selama pandemi ini tergantung pada berbagai faktor, salah satunya kesiapan guru. Dengan diberlakunya belajar dari rumah, guru difokuskan untuk menerapkan pe...

