Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan model latihan wasit sepakbola untuk meningkatkan kebugaran
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model latihan wasit sepakbola yang layak dan efektif, yang diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan kebugaran (physical fitness) wasit dalam persiapan tes kebugaran wasit, sesuai dengan kebutuhan gerak dari seorang wasit saat memimpin pertandingan sepakbola di lapangan, yang dikemas dalam bentuk modul dan video panduan latihan beserta penjelasan mengenai fungsi dan tujuan latihan. Penelitian ini mengadaptasi langkah-langkah penelitian pengembangan Borg & Gall sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi, (2) menganalisis hasil informasi, (3) pengembangan produk awal, (4) validasi ahli dan revisi tahap pertama, (5) uji coba skala kecil dan revisi, (6) uji coba skala besar dan revisi, (7) pembuatan produk final, (8) uji efektivitas produk. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap enam orang dari korps wasit Asosiasi PSSI Kota Yogyakarta. Uji coba skala besar dilakukan terhadap enam belas orang dari korps wasit Asosiasi Provinsi PSSI Daerah Istimewa Yogyakarta. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pedoman observasi, pedoman wawancara, catatan lapangan, skala nilai, dan lembar penilaian uji efektivitas model latihan. Hasil penelitian berupa model latihan kebugaran wasit sepakbola terdiri dari pemanasan, inti, dan pendinginan. Model disusun dalam modul pedoman berjudul â€Model Latihan Wasit Sepakbola untuk Meningkatkan Kebugaran (Physical Fitness)â€. Berdasarkan penilaian ahli materi dan praktisi dapat disimpulkan bahwa model latihan kebugaran yang dikembangkan berkategori baik sehingga layak, efektif, dan sesuai untuk digunakan dalam latihan kebugaran wasit sepakbola. Developing a physical fitness exercise model for football referees AbstractThis research aims to develop and increase the diversity of a model of physical fitness for football referees, which effective and can be used by referees to improve fitness in order to prepare for physical fitness test and maintain fitness in daily life according to the needs of the motion of a referee when refereeing football matches, packaged in the form of books and video guides or training module with an explanation of its function and purpose. This research adapted the steps of research and development by Borg & Gall, consisting of: (1) the collection of information, (2) analysis of the information gathered, (3) initial product development, (4) validation by experts and revision, (5) small-scale field trial and revision, (6) large-scale field trials and revisions, (7) the manufacture of the final products. (8) testing the effectiveness of the product. The small-scale trials were conducted on six referees from refereeing corp of Indonesian Football Association of Yogyakarta City. The large-scale trial was conducted on sixteen referees from refereeing corp of Indonesian football Association of Yogyakarta Province. The instrument used to collect data included interview guides, field notes, evaluation sheet, the value scale questionnaire validation, assessment rubrics, observation guidelines, and sheet of the effectiveness of the exercise. The result of the research is a model of physical fitness for football referees consisting of warming up models, core, and cooling models. The model guidelines are compiled in a module titled "Physical Fitness Training Model for Football Referees". Based on the evaluation of the subject matter experts and practitioners, it can be concluded that the developed model of physical fitness for football referees is categorized as good, so that it is adequate, effective, and suitable for use in physical fitness exercise for football referees.
Title: Pengembangan model latihan wasit sepakbola untuk meningkatkan kebugaran
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model latihan wasit sepakbola yang layak dan efektif, yang diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan kebugaran (physical fitness) wasit dalam persiapan tes kebugaran wasit, sesuai dengan kebutuhan gerak dari seorang wasit saat memimpin pertandingan sepakbola di lapangan, yang dikemas dalam bentuk modul dan video panduan latihan beserta penjelasan mengenai fungsi dan tujuan latihan.
Penelitian ini mengadaptasi langkah-langkah penelitian pengembangan Borg & Gall sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi, (2) menganalisis hasil informasi, (3) pengembangan produk awal, (4) validasi ahli dan revisi tahap pertama, (5) uji coba skala kecil dan revisi, (6) uji coba skala besar dan revisi, (7) pembuatan produk final, (8) uji efektivitas produk.
Uji coba skala kecil dilakukan terhadap enam orang dari korps wasit Asosiasi PSSI Kota Yogyakarta.
Uji coba skala besar dilakukan terhadap enam belas orang dari korps wasit Asosiasi Provinsi PSSI Daerah Istimewa Yogyakarta.
Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pedoman observasi, pedoman wawancara, catatan lapangan, skala nilai, dan lembar penilaian uji efektivitas model latihan.
Hasil penelitian berupa model latihan kebugaran wasit sepakbola terdiri dari pemanasan, inti, dan pendinginan.
Model disusun dalam modul pedoman berjudul â€Model Latihan Wasit Sepakbola untuk Meningkatkan Kebugaran (Physical Fitness)â€.
Berdasarkan penilaian ahli materi dan praktisi dapat disimpulkan bahwa model latihan kebugaran yang dikembangkan berkategori baik sehingga layak, efektif, dan sesuai untuk digunakan dalam latihan kebugaran wasit sepakbola.
 Developing a physical fitness exercise model for football referees AbstractThis research aims to develop and increase the diversity of a model of physical fitness for football referees, which effective and can be used by referees to improve fitness in order to prepare for physical fitness test and maintain fitness in daily life according to the needs of the motion of a referee when refereeing football matches, packaged in the form of books and video guides or training module with an explanation of its function and purpose.
This research adapted the steps of research and development by Borg & Gall, consisting of: (1) the collection of information, (2) analysis of the information gathered, (3) initial product development, (4) validation by experts and revision, (5) small-scale field trial and revision, (6) large-scale field trials and revisions, (7) the manufacture of the final products.
(8) testing the effectiveness of the product.
The small-scale trials were conducted on six referees from refereeing corp of Indonesian Football Association of Yogyakarta City.
The large-scale trial was conducted on sixteen referees from refereeing corp of Indonesian football Association of Yogyakarta Province.
The instrument used to collect data included interview guides, field notes, evaluation sheet, the value scale questionnaire validation, assessment rubrics, observation guidelines, and sheet of the effectiveness of the exercise.
The result of the research is a model of physical fitness for football referees consisting of warming up models, core, and cooling models.
The model guidelines are compiled in a module titled "Physical Fitness Training Model for Football Referees".
Based on the evaluation of the subject matter experts and practitioners, it can be concluded that the developed model of physical fitness for football referees is categorized as good, so that it is adequate, effective, and suitable for use in physical fitness exercise for football referees.
Related Results
UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN MELALUI SENAM TERAPI DI KOMPLEK MARINIR KELURAHAN RANGKAPAN JAYA BARU KOTA DEPOK
UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN MELALUI SENAM TERAPI DI KOMPLEK MARINIR KELURAHAN RANGKAPAN JAYA BARU KOTA DEPOK
Kegiatan pengabdian masyarakat ini sebagai upaya untuk meningkatkan kebugaran dan memberikan pemahaman kepada masyarakat Kelurahan Rangkapan Jaya Baru pada umumnya dalam memanfaatk...
Pengaruh Kelincahan dan Metode Latihan Terhadap Keterampilan Dribbling Sepakbola pada Peserta Ekstrakurikuler
Pengaruh Kelincahan dan Metode Latihan Terhadap Keterampilan Dribbling Sepakbola pada Peserta Ekstrakurikuler
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Perbedaan hasil keterampilan dribbling sepakbola siswa dengan metode latihan side hop dan latihan side jump sprint. 2) Interaksi ant...
Evaluasi Keterampilan Dasar Sepakbola Pada Klub PSGL (Persatuan Sepakbola Gayo Lues) Kabupaten Gayo Lues
Evaluasi Keterampilan Dasar Sepakbola Pada Klub PSGL (Persatuan Sepakbola Gayo Lues) Kabupaten Gayo Lues
Penelitian yang berjudul: “Evaluasi Keterampilan Dasar Sepakbola Pada Klub PSGL (Persatuan Sepakbola Gayo Lues) Kabupaten Gayo Lues Tahun 2013”. Ini mengangkat masalah bagaimana ev...
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN STOP-FREEZA DAN MODIFY RULES TERHADAP KEMAMPUAN PASSING SEPAKBOLA (Study Eksperimen pada SSB Safo Jomblo Slogohimo Usia 14-16 Tahun 2023)
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN STOP-FREEZA DAN MODIFY RULES TERHADAP KEMAMPUAN PASSING SEPAKBOLA (Study Eksperimen pada SSB Safo Jomblo Slogohimo Usia 14-16 Tahun 2023)
ABSTRAK
Permainan sepakbola membutuhkan keterampilan teknis yang baik, dan kemampuan passing menjadi salah satu aspek penting dalam permainan tersebut. Untuk mengembangkan kemampu...
Model Latihan Passing Sepakbola Usia Sekolah Dasar
Model Latihan Passing Sepakbola Usia Sekolah Dasar
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan model latihan passing sepakbola usia sekolah dasar. Subyek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa Usia Sekolah Dasar. Me...
Pengaruh metode latihan dan agility terhadap keterampilan sepakbola
Pengaruh metode latihan dan agility terhadap keterampilan sepakbola
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh metode latihan drill dan small sided games terhadap keterampilan sepakbola, perbedaan keterampilan sepakbola siswa agil...
Pengaruh metode latihan dan kelincahan terhadap power pemain sekolah sepakbola
Pengaruh metode latihan dan kelincahan terhadap power pemain sekolah sepakbola
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh metode latihan plyometrics hurdle hops dan multiple box jump up-down terhadap power pemain sekolah sepakbola, (2) pengaruh k...
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MENENDANG MENGGUNAKAN BENDING DAN MENENDANG MENGGUNAKAN KARET TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI DAN LONG PASSING SEPAKBOLA PADA USIA 13-14 TAHUN SEKOLAH SEPAKBOLA KLUMPANG PUTRA
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MENENDANG MENGGUNAKAN BENDING DAN MENENDANG MENGGUNAKAN KARET TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI DAN LONG PASSING SEPAKBOLA PADA USIA 13-14 TAHUN SEKOLAH SEPAKBOLA KLUMPANG PUTRA
Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan menendang menggunakan bending dan menendang menggunakan karet terhadap power otot tungkai dan long passing sepakbola p...

