Javascript must be enabled to continue!
Studi Populasi Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Taman Wisata Alam Madapangga
View through CrossRef
Taman Wisata Alam Madapangga merupakan tipe ekosistem hutan dataran rendah yang dicirikan dengan topografi yang bergelombang serta jenis flora dan fauna khas yang ada didalamnya. Kondisi kawasan ini masih relatif baik dengan keanekaragaman hayati yang dimilikinya salah satunya monyet ekor panjang (Macaca fascicularis). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran populasi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Taman Wisata Alam Madapangga. Dengan dilakukannya penelitian studi populasi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dapat memberikan informasi mengenai populasi monyet ekor panjang yang ada di tempat tersebut. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2022 sampai dengan bulan September 2022 di kawasan Taman Wisata Alam Madapangga Kabupaten Bima. Pengambilan data dimulai pada pagi hari sampai sore hari menggunakan metode reconnaissance. Data yang diperoleh menunjukan pada jalur jalan raya berjumlah 106 individu, jalur blok pemanfaatan berjumlah 12 individu, jalur batas kawasan denga lahan persawahan berjumlah 28 individu, dan jalur blok perlindungan berjumlah 15 individu. Jumlah keseluruhan 161 individu. Nilai sex ratio pada setiap kelompok menunjukan nilai yang bervariasi. Sex ratio pada setiap kelompok Monyet ekor panjang di Taman Wisata Alam Madapangga berkisar antara 1 : 1,6 sampai 1 : 3,3. Menurut Swindler (1998 cit. Sopana, 2018) jumlah individu betina dewasa yang lebih banyak dibandingkan dengan jantan dewasa dapat mengurangi adanya kompetisi antara jantan pada setiap kelompok. kompoosisi kelompok umur monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dikawasan Taman Wisata Alam Madapangga terdiri dari dewasa 79 individu, remaja 52 individu, anak 30 individu.
Title: Studi Populasi Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Taman Wisata Alam Madapangga
Description:
Taman Wisata Alam Madapangga merupakan tipe ekosistem hutan dataran rendah yang dicirikan dengan topografi yang bergelombang serta jenis flora dan fauna khas yang ada didalamnya.
Kondisi kawasan ini masih relatif baik dengan keanekaragaman hayati yang dimilikinya salah satunya monyet ekor panjang (Macaca fascicularis).
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran populasi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Taman Wisata Alam Madapangga.
Dengan dilakukannya penelitian studi populasi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dapat memberikan informasi mengenai populasi monyet ekor panjang yang ada di tempat tersebut.
Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2022 sampai dengan bulan September 2022 di kawasan Taman Wisata Alam Madapangga Kabupaten Bima.
Pengambilan data dimulai pada pagi hari sampai sore hari menggunakan metode reconnaissance.
Data yang diperoleh menunjukan pada jalur jalan raya berjumlah 106 individu, jalur blok pemanfaatan berjumlah 12 individu, jalur batas kawasan denga lahan persawahan berjumlah 28 individu, dan jalur blok perlindungan berjumlah 15 individu.
Jumlah keseluruhan 161 individu.
Nilai sex ratio pada setiap kelompok menunjukan nilai yang bervariasi.
Sex ratio pada setiap kelompok Monyet ekor panjang di Taman Wisata Alam Madapangga berkisar antara 1 : 1,6 sampai 1 : 3,3.
Menurut Swindler (1998 cit.
Sopana, 2018) jumlah individu betina dewasa yang lebih banyak dibandingkan dengan jantan dewasa dapat mengurangi adanya kompetisi antara jantan pada setiap kelompok.
kompoosisi kelompok umur monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dikawasan Taman Wisata Alam Madapangga terdiri dari dewasa 79 individu, remaja 52 individu, anak 30 individu.
Related Results
Perilaku Harian Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis) Di Arboretum Universitas Riau (UNRI) Dan Sekitarnya
Perilaku Harian Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis) Di Arboretum Universitas Riau (UNRI) Dan Sekitarnya
AbstrakArboretum Universitas Riau (UNRI) merupakan habitat monyet ekor panjang (Macaca fascicularis). Banyak aktivitas di lokasi tersebut, diduga mempengaruhi pola perilaku M. fasc...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Potensi Daya Tarik Wisata Alam Gunung Kapur Ciampea Sebagai Objek Wisata Edukasi Berkelanjutan di Kabupaten Bogor
Potensi Daya Tarik Wisata Alam Gunung Kapur Ciampea Sebagai Objek Wisata Edukasi Berkelanjutan di Kabupaten Bogor
Perkembangan pariwisata mengalami kemajuan terutama daya tarik wisata yang dihadirkan kepada pengunjung terutama pada wisata edukasi yang saat ini menjadi tren wisata yang dihadirk...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
PERLINDUNGAN KAWASAN HUTAN WISATA BERBASIS ADAT DI DESA SANGEH
PERLINDUNGAN KAWASAN HUTAN WISATA BERBASIS ADAT DI DESA SANGEH
Abstrak
Objek dalam pembahasan jurnal ini berlokasi di kawasan wiasata alam sangeh yang mana di dalamnya terdapat berbagai habitat fauna dan flora, fauna yang terbanyak adala...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
PENGEMBANGAN WISATA PENANGKARAN TAMAN BUDAYA ASAM KUMBANG SEBAGAI OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA KOTA MEDAN
PENGEMBANGAN WISATA PENANGKARAN TAMAN BUDAYA ASAM KUMBANG SEBAGAI OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA KOTA MEDAN
Penelitian ini berjudul “Pengembangan wisata penangkaran Taman Buaya AsamKumbang sebagai objek dan daya tarik wisata Kota Medan”. Membahas tentangbagaimana pengembangan wisata pena...

