Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tata Kelola Remitansi Buruh Migran: Kasus Buruh Migran Di Kabupaten Lombok Timur

View through CrossRef
Buruh migran memiliki sumbangan yang besar dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan melalui remitan yang dikirim ke daerah asal. Remitan yang dikirimkan ke daerah asal akan mampu mengangkat status ekonomi keluarga migran ke tingkat yang lebih baik apabila dikelola dengan baik. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui tatakelola/ pengelolaan remitansi buruh migrani di kabupaten Lombok Timur. Metode atau pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan  kualitatif dengan menerapkan beberapa metode pengambilan data yaitu  Observasi/Pengamatan, Indepth Interview dan Focus Group Discussion (FGD). Sementara analisis data dilakukan secara dekriftif kualitatif berdasarkan data atau informasi lapangan. Beberapa point yang ditemukan dalam penelitian ini adalah ; masih diperlukannya mekanisme pengiriman remitansi yang aman dan murah, remitansi masih lebih digunakan untuk kebutuhan konsumsi, diperlukannya capacity building untuk membantu BMI memulai usaha, masih kentalnya budaya patriarki dalam pemanfaatan remitansi yang datang dari buruh migran perempuan.
Title: Tata Kelola Remitansi Buruh Migran: Kasus Buruh Migran Di Kabupaten Lombok Timur
Description:
Buruh migran memiliki sumbangan yang besar dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan melalui remitan yang dikirim ke daerah asal.
Remitan yang dikirimkan ke daerah asal akan mampu mengangkat status ekonomi keluarga migran ke tingkat yang lebih baik apabila dikelola dengan baik.
Kajian ini bertujuan untuk mengetahui tatakelola/ pengelolaan remitansi buruh migrani di kabupaten Lombok Timur.
Metode atau pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan  kualitatif dengan menerapkan beberapa metode pengambilan data yaitu  Observasi/Pengamatan, Indepth Interview dan Focus Group Discussion (FGD).
Sementara analisis data dilakukan secara dekriftif kualitatif berdasarkan data atau informasi lapangan.
Beberapa point yang ditemukan dalam penelitian ini adalah ; masih diperlukannya mekanisme pengiriman remitansi yang aman dan murah, remitansi masih lebih digunakan untuk kebutuhan konsumsi, diperlukannya capacity building untuk membantu BMI memulai usaha, masih kentalnya budaya patriarki dalam pemanfaatan remitansi yang datang dari buruh migran perempuan.

Related Results

Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Remitansi di Kabupaten Cilacap
Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Remitansi di Kabupaten Cilacap
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendapatan, kebutuhan keluarga di daerah asal dan pengeluaran konsumsi TKI terhadap remitansi baik secara simultan maupun par...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Matriks dan Pengukuran Terhadap Kinerja Tata Kelola Teknologi Informasi
Matriks dan Pengukuran Terhadap Kinerja Tata Kelola Teknologi Informasi
Tata Kelola TI adalah fungsi organisasi yang dijalankan oleh para pemimpin, manajemen puncak dan manajemen TI, secara bersama-sama memantau implementasi strategi TI untuk memastika...
Application of Feminist Ethics in the Governance of a Migraine Women Worker Protection for the State of Indonesia
Application of Feminist Ethics in the Governance of a Migraine Women Worker Protection for the State of Indonesia
Perempuan migran merupakan kelompok yang rentan terhadap eksploitasi, diskriminasi, dan pelanggaran hak asasi manusia di tempat kerja. Etika feminis menekankan pentingnya kesetaraa...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...

Back to Top