Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS FISIK,KIMIA DAN ORGANOLEPTIK TEPUNG KULIT PISANG KEPOK (Musa acuminata x balbisiana) DALAM PENGOLAHAN KUE BAY TAT

View through CrossRef
Kue bay tat adalah kue tradisional khas Provinsi Bengkulu berbahan baku tepung terigu yang mempunyai karakteristik menyerupai bolu dengan selai nanas di atasnya. Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung kulit pisang terhadap sifat fisik, kimia dan organoleptik kue bay tat. Penelitian menggunakan rancangan faktorial dengan 1 perlakuan dan 5 faktor perlakuan, yaitu perbandingan komposisi tepung terigu dan tepung kulit pisang kepok (0 : 100; 20 : 80; 40 : 60; 60 : 40 dan 80 : 20). Analisis yang dilakukan terdiri dari analisis tekstur, kadar air, kadar serat, kadar karbohidrat dan analisis tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa dan tekstur). Rendemen kue bay tat berkisar antara 80,33 – 85,71 %. Semakin tinggi tepung kulit pisang kepok yang disubstitusikan, kue bay tat yang dihasilkan memiliki tekstur yang semakin keras (12,00 – 45,33 mm/dtk), kadar air yang semakin tinggi (18,53 – 19,87 %), kadar karbohidrat yang semakin tinggi (55,34 – 56,87 %) dan kadar serat yang semakin tinggi (0,74 – 5,17 %). Tingkat kesukaan panelis terhadap kue bay tat berkisar antara 2,45 – 4,60 (agak suka – suka) untuk parameter warna, 1,85 – 4,30 (tidak suka – suka) untuk parameter rasa dan 1,9 – 3,75 (tidak suka – suka) untuk parameter tekstur. Produksi kue bay tat dengan substitusi tepung kulit pisang menghasilkan keuntungan sebesar Rp. 35.000,- per loyang berukuran 20x20 cm.   Kata kunci : mutu, tekstur, kimia, tingkat kesukaan
Title: ANALISIS FISIK,KIMIA DAN ORGANOLEPTIK TEPUNG KULIT PISANG KEPOK (Musa acuminata x balbisiana) DALAM PENGOLAHAN KUE BAY TAT
Description:
Kue bay tat adalah kue tradisional khas Provinsi Bengkulu berbahan baku tepung terigu yang mempunyai karakteristik menyerupai bolu dengan selai nanas di atasnya.
Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung kulit pisang terhadap sifat fisik, kimia dan organoleptik kue bay tat.
Penelitian menggunakan rancangan faktorial dengan 1 perlakuan dan 5 faktor perlakuan, yaitu perbandingan komposisi tepung terigu dan tepung kulit pisang kepok (0 : 100; 20 : 80; 40 : 60; 60 : 40 dan 80 : 20).
Analisis yang dilakukan terdiri dari analisis tekstur, kadar air, kadar serat, kadar karbohidrat dan analisis tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa dan tekstur).
Rendemen kue bay tat berkisar antara 80,33 – 85,71 %.
Semakin tinggi tepung kulit pisang kepok yang disubstitusikan, kue bay tat yang dihasilkan memiliki tekstur yang semakin keras (12,00 – 45,33 mm/dtk), kadar air yang semakin tinggi (18,53 – 19,87 %), kadar karbohidrat yang semakin tinggi (55,34 – 56,87 %) dan kadar serat yang semakin tinggi (0,74 – 5,17 %).
Tingkat kesukaan panelis terhadap kue bay tat berkisar antara 2,45 – 4,60 (agak suka – suka) untuk parameter warna, 1,85 – 4,30 (tidak suka – suka) untuk parameter rasa dan 1,9 – 3,75 (tidak suka – suka) untuk parameter tekstur.
Produksi kue bay tat dengan substitusi tepung kulit pisang menghasilkan keuntungan sebesar Rp.
35.
000,- per loyang berukuran 20x20 cm.
  Kata kunci : mutu, tekstur, kimia, tingkat kesukaan.

Related Results

FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
Pengembangan produk cake yang memanfaatkan tepung mocaf dan tepung pisang untuk menggantikan sebagian dan keseluruhan terigu ditujukan untuk memanfaatkan bahan pangan lokal, memper...
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Tujuan dari penelitian ini adalah: memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi salah satu produk pangan tinggi kalsium yaitu berupa donat dan mengetahui formulasi tepung terigu : kuli...
Pemanfaatan Kulit Pisang Raja Sebagai Bahan Pembuatan Pelet
Pemanfaatan Kulit Pisang Raja Sebagai Bahan Pembuatan Pelet
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang Raja sebagai bahan pembuatan pellet dan mengetahui bagaimana cara pembuatan pellet kulit pisang raja dan untuk menge...
EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT PISANG KEPOK (Musa balbisiana Colla), PISANG AMBON (Musa acuminata Colla), DAN PISANG EMAS (Musa x paradisiaca L)
EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT PISANG KEPOK (Musa balbisiana Colla), PISANG AMBON (Musa acuminata Colla), DAN PISANG EMAS (Musa x paradisiaca L)
Telah dilakukan penelitian tentang “Ekstraksi Pektin dari Kulit Pisang Kepok (Musa balbisiana Colla), Pisang Ambon (Musa acuminata Colla) Dan Pisang Emas (Musa x paradisiaca L)” ya...
Daya Terima Panelis dan Karakterisasi Selai Kulit Pisang Kepok dengan Penambahan Pisang Ambon
Daya Terima Panelis dan Karakterisasi Selai Kulit Pisang Kepok dengan Penambahan Pisang Ambon
Kulit pisang kepok (Musa paradisiaca forma typical) merupakan hasil samping dari pisang kepok yang digunakan oleh industri pangan. Saat ini kulit pisang kepok belum banyak dimanfaa...
PEMANFAATAN LIMBAH BATANG PISANG KEPOK (Musa acuminata balbisiana Colla) SEBAGAI BAHAN PENYERAP ION LOGAM Zn
PEMANFAATAN LIMBAH BATANG PISANG KEPOK (Musa acuminata balbisiana Colla) SEBAGAI BAHAN PENYERAP ION LOGAM Zn
<p>Teknik yang dapat digunakan untuk mengurangi tingkat pencemaran lingkungan oleh logam berat antara lain teknik adsorpsi dengan menggunakan resin sintetik penukar ion, tekn...
Keragaman Jenis Pisang dan Olahannya Pada Masyarakat Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat
Keragaman Jenis Pisang dan Olahannya Pada Masyarakat Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat
Penelitian yang berlokasi di Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, cara dan bentuk olahan pisang  yang dibudidayakan oleh masyarakat di D...
Kualitas Karbon Aktif Kulit Pisang Kepok Menggunakan Aktivator Kimia dengan Variasi Konsentrasi dan Waktu Aktivasi
Kualitas Karbon Aktif Kulit Pisang Kepok Menggunakan Aktivator Kimia dengan Variasi Konsentrasi dan Waktu Aktivasi
Buah pisang adalah sumber pangan yang banyak dikonsumsi karena memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Bagian lain dari buah pisang yaitu bagian kulit dapat dimanfaatkan sebaga...

Back to Top