Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Loneliness terhadap Perilaku Cyberbullying pada Mahasiswa Jawa Barat
View through CrossRef
Abstract. Technology continues to develop makes humans easier to do their activities, especially with the emergence of the internet which makes humans have other lives in cyberspace. Bullying is known rampant in Indonesia and West Java is known have a high level of bullying. However, along with the development of technology, bullying does not only occur directly but also occurs online or commonly known as cyberbullying. Loneliness known as a one of the predictors of cyberbullying, but there are other studies which state that loneliness is not correlated with cyberbullying. College student are in early adulthood phase which is known to be vulnerable to loneliness. This study aims to determine the effect of loneliness on the cyberbullying of west java college students. The method in this study uses causality method. The measuring instruments used are Social and Emotional Loneliness Scale Short Version (SELSA-S) by DiTommaso and Cyberbullying and Online Aggression Survey by Hinduja and Patchin. The respondents were 120 college students in west java. The study used a purposive sampling technique and the analytical technique used a multiple regression. The results showed that family loneliness subscale had a positive and significant effect on cyberbullying (p< .05; β= .358). the contribution of loneliness to cyberbullying is 17.2% (R2= .172), it means the cyberbullying variable can be explained by loneliness variable by 17.2%
Keywords: College student, Cyberbullying, Loneliness
Abstrak. Teknologi yang terus berkembang memudahkan manusia dalam beraktifitas, terutama dengan kemunculan internet yang membuat manusia memiliki kehidupan lain di dunia maya. Bullying diketahui marak terjadi di Indonesia dan Jawa Barat diketahui memiliki tingkat bullying yang tinggi. Namun seiring dengan perkembangan teknologi perilaku bullying ini tidak hanya terjadi secara langsung melainkan terjadi juga secara online atau yang biasa disebut dengan cyberbullying. Salah satu faktor prediktor perilaku cyberbullying ialah loneliness, namun terdapat penelitian lain yang menyatakan bahwa loneliness tidak berkorelasi dengan cyberbullying. Mahasiswa termasuk kedalam fase dewasa awal dan pada fase ini individu diketahui rentan mengalami loneliness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lonelinessterhadap perilaku cyberbullying pada mahasiswa di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kausalitas. Alat ukur yang digunakan adalah Social and Emotional Loneliness Scale Short Version (SELSA-S) yang dikembangkan oleh DiTommaso dan Cyberbullying and Online Aggression Survey Instrument yang dikembangkan oleh Hinduja dan Patchin. Penelitian dilakukan kepada 120 Mahasiswa di Jawa barat dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis uji regresi berganda, dan didapatkan hasil family loneliness subscale berkontribusi positif dan signifikan terhadap cyberbullying (p< .05; β= .358). Kontribusi loneliness terhadap cyberbullying sebesar 17.2% (R2= .172), artinya cyberbullying dapat dijelaskan oleh variabel loneliness sebesar 17.2%
Kata Kunci: Kesepian, Mahasiswa, Perundungan Siber
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Pengaruh Loneliness terhadap Perilaku Cyberbullying pada Mahasiswa Jawa Barat
Description:
Abstract.
Technology continues to develop makes humans easier to do their activities, especially with the emergence of the internet which makes humans have other lives in cyberspace.
Bullying is known rampant in Indonesia and West Java is known have a high level of bullying.
However, along with the development of technology, bullying does not only occur directly but also occurs online or commonly known as cyberbullying.
Loneliness known as a one of the predictors of cyberbullying, but there are other studies which state that loneliness is not correlated with cyberbullying.
College student are in early adulthood phase which is known to be vulnerable to loneliness.
This study aims to determine the effect of loneliness on the cyberbullying of west java college students.
The method in this study uses causality method.
The measuring instruments used are Social and Emotional Loneliness Scale Short Version (SELSA-S) by DiTommaso and Cyberbullying and Online Aggression Survey by Hinduja and Patchin.
The respondents were 120 college students in west java.
The study used a purposive sampling technique and the analytical technique used a multiple regression.
The results showed that family loneliness subscale had a positive and significant effect on cyberbullying (p< .
05; β= .
358).
the contribution of loneliness to cyberbullying is 17.
2% (R2= .
172), it means the cyberbullying variable can be explained by loneliness variable by 17.
2%
Keywords: College student, Cyberbullying, Loneliness
Abstrak.
Teknologi yang terus berkembang memudahkan manusia dalam beraktifitas, terutama dengan kemunculan internet yang membuat manusia memiliki kehidupan lain di dunia maya.
Bullying diketahui marak terjadi di Indonesia dan Jawa Barat diketahui memiliki tingkat bullying yang tinggi.
Namun seiring dengan perkembangan teknologi perilaku bullying ini tidak hanya terjadi secara langsung melainkan terjadi juga secara online atau yang biasa disebut dengan cyberbullying.
Salah satu faktor prediktor perilaku cyberbullying ialah loneliness, namun terdapat penelitian lain yang menyatakan bahwa loneliness tidak berkorelasi dengan cyberbullying.
Mahasiswa termasuk kedalam fase dewasa awal dan pada fase ini individu diketahui rentan mengalami loneliness.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lonelinessterhadap perilaku cyberbullying pada mahasiswa di Jawa Barat.
Penelitian ini menggunakan metode kausalitas.
Alat ukur yang digunakan adalah Social and Emotional Loneliness Scale Short Version (SELSA-S) yang dikembangkan oleh DiTommaso dan Cyberbullying and Online Aggression Survey Instrument yang dikembangkan oleh Hinduja dan Patchin.
Penelitian dilakukan kepada 120 Mahasiswa di Jawa barat dengan menggunakan teknik purposive sampling.
Teknik analisis data menggunakan analisis uji regresi berganda, dan didapatkan hasil family loneliness subscale berkontribusi positif dan signifikan terhadap cyberbullying (p< .
05; β= .
358).
Kontribusi loneliness terhadap cyberbullying sebesar 17.
2% (R2= .
172), artinya cyberbullying dapat dijelaskan oleh variabel loneliness sebesar 17.
2%
Kata Kunci: Kesepian, Mahasiswa, Perundungan Siber.
Related Results
Pengaruh Parental Attachment terhadap Perilaku Cyberbullying pada Remaja di Jawa Barat
Pengaruh Parental Attachment terhadap Perilaku Cyberbullying pada Remaja di Jawa Barat
Abstract. Bullying behavior is now familiar, but along with the development of internet technology, bullying behavior that initially occurred directly has now turned into cyberbull...
Pengaruh Kepribadian (Five Factor Personality) terhadap Perilaku Cyberbullying pada Pengguna Media Sosial
Pengaruh Kepribadian (Five Factor Personality) terhadap Perilaku Cyberbullying pada Pengguna Media Sosial
Abstract. The rapid development of technology provides many conveniences for its users, such as the existence of social media that makes it easier for individuals to interact, uplo...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pengaruh Self-Esteem terhadap Cyberbullying Victimization pada Remaja di Jawa Barat
Pengaruh Self-Esteem terhadap Cyberbullying Victimization pada Remaja di Jawa Barat
Abstract. Bullying is a problem that occurs a lot. Now with the development of technology and the internet, bullying does not only occur physically but also virtually or called cyb...
HUBUNGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DENGAN LONELINESS
HUBUNGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DENGAN LONELINESS
Loneliness dapat terjadi pada siapa saja, terlebih pada usia dewasa mudah, termasuk mahasiswa yang memiliki masalah dalam kemampuan bersosialisasi dan menyesuaikan diri dengan ling...
Moderasi Anonimitas dalam Pengaruh Celebrity Worship terhadap Cyberbullying NCTzen
Moderasi Anonimitas dalam Pengaruh Celebrity Worship terhadap Cyberbullying NCTzen
Abstract. Cyberbullying behavior has become a prevalent phenomenon within K-pop fandom communities, often influenced by the intensity of attachment to celebrities and the presence ...
Pengaruh Intensitas Penggunaan Instagram terhadap Perilaku Cyberbullying pada Mahasiswa
Pengaruh Intensitas Penggunaan Instagram terhadap Perilaku Cyberbullying pada Mahasiswa
Abstract. Instagram allows users to share photos and videos and interact through comments and direct messages. However, along with the increase in usage, there has been a troubling...
Tinjauan Kriminologis Mengenai Cyberbullying di Kota Makassar
Tinjauan Kriminologis Mengenai Cyberbullying di Kota Makassar
This thesis, entitled Criminological Review of Cyberbullying in Makassar, is motivated because the author has seen many reports in the mass media about cyberbullying outside Makass...

