Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN PENGGUNAAN SEPATU BOOTS DENGAN KEJADIAN TINEA PEDIS PADA PETANI DAN PETERNAK SAPI
View through CrossRef
ABSTRAK
Jenis jamur tinea pedis merupakan infeksi kulit pada sela jari kaki yang disebabkan oleh Trihopyton rubrum. Berbagai penelitian menyebutkan dengan penggunaan sepatu tertutup penyebab penting dalam kejadian tinea pedis yaitu penggunaan sepatu boots lama di jari kaki lembab yang menimbulkan pertumbuhan jamur Golongan Dermatofita yang menyerang jaringan mengandung keratin misalnya stratum korneum. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui lama penggunaan sepatu boots dengan kejadian Tinea Pedis pada petani dan peternak sapi di Kampung Gunung Cupu Desa Margaluyu Kecamatan Pangalengan. Metode penelitian ini Menggunakan desain deskriptif survey korelasi mendeskripsikan hubungan antara variabel bebas yaitu (penggunaan sepatu boots dan Jenis pekerjaan) dengan variabel terikat berupa Kejadian Tinea Pedis untuk mendeskripsikan penyebaran suatu penyakit tertentu pada masyarakat dengan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan adalah 60 responden. sampel penelitian adalah petani dan peternak sapi di Kampung Gunung Cupu Desa Margaluyu Kecamatan Pangalengan.Data yang diperoleh dengan observasi atau wawancara kemudian mengambil sampel kerokan kulit sela jari-jari kaki. Menggunakan metode chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa kejadian Tinea Pedis pada Petani dan Peternak ada 19 responden (31,7%) yang terinfeksi dan 41 responden (68,3) yang tidak terinfeksi.
Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung
Title: HUBUNGAN PENGGUNAAN SEPATU BOOTS DENGAN KEJADIAN TINEA PEDIS PADA PETANI DAN PETERNAK SAPI
Description:
ABSTRAK
Jenis jamur tinea pedis merupakan infeksi kulit pada sela jari kaki yang disebabkan oleh Trihopyton rubrum.
Berbagai penelitian menyebutkan dengan penggunaan sepatu tertutup penyebab penting dalam kejadian tinea pedis yaitu penggunaan sepatu boots lama di jari kaki lembab yang menimbulkan pertumbuhan jamur Golongan Dermatofita yang menyerang jaringan mengandung keratin misalnya stratum korneum.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui lama penggunaan sepatu boots dengan kejadian Tinea Pedis pada petani dan peternak sapi di Kampung Gunung Cupu Desa Margaluyu Kecamatan Pangalengan.
Metode penelitian ini Menggunakan desain deskriptif survey korelasi mendeskripsikan hubungan antara variabel bebas yaitu (penggunaan sepatu boots dan Jenis pekerjaan) dengan variabel terikat berupa Kejadian Tinea Pedis untuk mendeskripsikan penyebaran suatu penyakit tertentu pada masyarakat dengan cross sectional.
Jumlah sampel yang digunakan adalah 60 responden.
sampel penelitian adalah petani dan peternak sapi di Kampung Gunung Cupu Desa Margaluyu Kecamatan Pangalengan.
Data yang diperoleh dengan observasi atau wawancara kemudian mengambil sampel kerokan kulit sela jari-jari kaki.
Menggunakan metode chi square.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kejadian Tinea Pedis pada Petani dan Peternak ada 19 responden (31,7%) yang terinfeksi dan 41 responden (68,3) yang tidak terinfeksi.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Edukasi Tatalaksana Kesehatan Hewan Kepada Peternak Sapi di Desa Pombulaa Jaya Kecamatan Konda
Edukasi Tatalaksana Kesehatan Hewan Kepada Peternak Sapi di Desa Pombulaa Jaya Kecamatan Konda
Latar belakang: Desa Pombulaa Jaya sebagai salah satu sentra produksi sapi pedaging yang ada di Sulawesi Tenggara. Permasalahan tatalaksana manajemen kesehatan ternak sangat pentin...
Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Tebu-Sapi Potong di Jawa Timur
Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Tebu-Sapi Potong di Jawa Timur
English
Capacity of land-based forage beef cattle farming is lim ited. Integrated sugarcane and beef cattle farming is an alternative to increase cattle population and domestic bee...
Itraconazole in the treatment of tinea pedis and tinea manuum: comparison of two treatment schedules: Itraconazol bei der Behandlung der Tinea pedis und Tinea manuum: Vergleich zweier Behandlungsschemata
Itraconazole in the treatment of tinea pedis and tinea manuum: comparison of two treatment schedules: Itraconazol bei der Behandlung der Tinea pedis und Tinea manuum: Vergleich zweier Behandlungsschemata
Summary.A multicentre, randomized, doubleblind, parallel‐group trial was conducted to compare the efficacy and safety of two dosages of itraconazole in the treatment of tinea pedis...
PENGEMBANGAN PRODUK SEMIR SEPATU DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG KEPOK (Musa Paradisiaca L.)
PENGEMBANGAN PRODUK SEMIR SEPATU DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG KEPOK (Musa Paradisiaca L.)
Kota makassar yang terkenal dengan kuliner olahan buah pisang yang dapat menghasilkan limbah organik, memanfaatkan limbah kulit pisang sisa olahan kuliner agar dapat digunakan deng...
DASAR HUKUM PENGORBANAN BINATANG SAPI PADA UPACARA MUNGKAH WALI DI DESA TAMBAKAN DALAM TEKS-TEKS AGAMA HINDU
DASAR HUKUM PENGORBANAN BINATANG SAPI PADA UPACARA MUNGKAH WALI DI DESA TAMBAKAN DALAM TEKS-TEKS AGAMA HINDU
Pengorbanan sapi dalam upacara keagamaan masih terdapat di Desa Tambakan, kecamatan Kubutumbahan, Kabupaten Buleleng pada upacara Bhuta Yajña yang disebut Masegeh yang merupakan ra...
Pengaruh Kontrol Perilaku Terhadap Perilaku Peternak Dalam Memanfaatkan Jerami Padi Sebagai Pakan Ternak Sapi Potong di Desa Tompo Kecamatan Barru Kabupaten Barru
Pengaruh Kontrol Perilaku Terhadap Perilaku Peternak Dalam Memanfaatkan Jerami Padi Sebagai Pakan Ternak Sapi Potong di Desa Tompo Kecamatan Barru Kabupaten Barru
Jerami merupakan salah satu alternatif sumber pakan serat bagi ternak sapi potong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku peternak dalam memanfaatkan jerami padi dan p...

