Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hak Suaka versus Kedaulatan: Studi Kasus Pencari Suaka Etnis Rohingya

View through CrossRef
Hak suaka merupakan hak dasar yang diakui oleh hukum internasional. Terlepas dari pentingnya hak ini, masih terdapat tantangan yang dihadapi dalam pemenuhan hak ini. Salah satunya adalah kedaulatan negara, yang menjadi dasar dalam menentukan siapa saja yang diizinkan untuk tinggal dalam wilayah teritorial suatu negara. Permasalahan yang dihadapi oleh Etnis Rohingya dalam mencari suaka di negara lain merupakan bukti nyata permasalahan ini. Rohingya diakui sebagai one of the world’s most persecuted minorities, yang menghadapi beragam kekejaman sistematis sejak beberapa dekade yang lalu. Tulisan ini membahas tentang problematika hak untuk mendapatkan suaka dengan menjawab pertanyaan apakah bentuk tantangan yang dihadapi oleh Etnis Rohingya dalam mencari suaka. Penelitian dilakukan dengan metode yuridis dengan melihat pengalaman etnis Rohingya untuk mengetahui problematika hak suaka. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa terlepas dari adanya hak suaka, hak untuk memberikan suaka merupakan hak negara yang bersumber dari kedaulatan negara. Terkait dengan hal tersebut, terdapat beragam tantangan etnis Rohingya dalam mencari dan menikmati hak suaka. Bentuk-bentuk tantangan yang dihadapi oleh etnis Rohingya meliputi penolakan akses untuk melintasi perbatasan, pengusiran paksa, penolakan akses ke prosedur untuk memverifikasi status pengungsi, penggunaan repatriasi sukarela sebagai dalih untuk penarikan suaka, penggunaan sarana legal untuk mengusir pencari suaka, dan penggunaan mekanisme non-entre’e.
Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM
Title: Hak Suaka versus Kedaulatan: Studi Kasus Pencari Suaka Etnis Rohingya
Description:
Hak suaka merupakan hak dasar yang diakui oleh hukum internasional.
Terlepas dari pentingnya hak ini, masih terdapat tantangan yang dihadapi dalam pemenuhan hak ini.
Salah satunya adalah kedaulatan negara, yang menjadi dasar dalam menentukan siapa saja yang diizinkan untuk tinggal dalam wilayah teritorial suatu negara.
Permasalahan yang dihadapi oleh Etnis Rohingya dalam mencari suaka di negara lain merupakan bukti nyata permasalahan ini.
Rohingya diakui sebagai one of the world’s most persecuted minorities, yang menghadapi beragam kekejaman sistematis sejak beberapa dekade yang lalu.
Tulisan ini membahas tentang problematika hak untuk mendapatkan suaka dengan menjawab pertanyaan apakah bentuk tantangan yang dihadapi oleh Etnis Rohingya dalam mencari suaka.
Penelitian dilakukan dengan metode yuridis dengan melihat pengalaman etnis Rohingya untuk mengetahui problematika hak suaka.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa terlepas dari adanya hak suaka, hak untuk memberikan suaka merupakan hak negara yang bersumber dari kedaulatan negara.
Terkait dengan hal tersebut, terdapat beragam tantangan etnis Rohingya dalam mencari dan menikmati hak suaka.
Bentuk-bentuk tantangan yang dihadapi oleh etnis Rohingya meliputi penolakan akses untuk melintasi perbatasan, pengusiran paksa, penolakan akses ke prosedur untuk memverifikasi status pengungsi, penggunaan repatriasi sukarela sebagai dalih untuk penarikan suaka, penggunaan sarana legal untuk mengusir pencari suaka, dan penggunaan mekanisme non-entre’e.

Related Results

SEKURITISASI TERHADAP PARA PENGUNGSI DAN PENCARI SUAKA DI AUSTRALIA TAHUN 2021 - 2023
SEKURITISASI TERHADAP PARA PENGUNGSI DAN PENCARI SUAKA DI AUSTRALIA TAHUN 2021 - 2023
Penelitian ini membahas mengenai proses sekuritisasi Australia terhadap pengungsi dan pencari suaka di tahun 2021-2023 dengan tujuan untuk memahami pandangan dan keputusan Australi...
Relasi Perdamaian dan Pembangunan dalam Krisis Rohingya
Relasi Perdamaian dan Pembangunan dalam Krisis Rohingya
Abstract The strength of a nation is strongly influenced by economic capacity. History prove that conflicts and wars occurs cause of the race for economic source of wealth. The e...
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Perceraian di Kecamatan Cikembar kerapkali menimbulkan ekses-ekses masalah pemenuhan hak-hak anak pasca perceraian orang tua. Banyak hambatan utama yang menjadi penyebab terbengkal...
ALLELE FREQUENCY, HETEROZIGOSITY, AND ALLELE MIGRATION IN JAVANESE AND MADURESE POPULATION IN MALANG AND MADURA, EAST JAVA INDONESIA
ALLELE FREQUENCY, HETEROZIGOSITY, AND ALLELE MIGRATION IN JAVANESE AND MADURESE POPULATION IN MALANG AND MADURA, EAST JAVA INDONESIA
FREKUENSI ALEL, HETEROZIGOSITAS DAN MIGRASI ALEL PADA POPULASI ETNIS JAWA DAN MADURA DI MALANG DAN MADURA,  JAWA TIMUR, INDONESA ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan fr...
Hubungan Kuasa Antar Etnis dalam Serial Animasi Adit dan Sopo Jarwo
Hubungan Kuasa Antar Etnis dalam Serial Animasi Adit dan Sopo Jarwo
This study aims to look at the power relations that occur between ethnic groups in the interactions shown. The theory used in this study is the power theory of Michel Foucault. Oth...
Pemenuhan Hak Asasi Manusia kepada Etnis Rohingya di Myanmar
Pemenuhan Hak Asasi Manusia kepada Etnis Rohingya di Myanmar
The occurrence of human rights violations against the Rohingya ethnicity in Myanmar has become an international concern. The Rohingya, who have lived for generations in this part o...

Back to Top