Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan Karakter Religius melalui Progam Integrasi Pesantren dan Sekolah
View through CrossRef
Fenomena kemerosotan moral di kalangan remaja semakin menjadi perhatian serius. Pendidikan karakter religius menjadi solusi yang strategis dalam menjawab tantangan ini. Dengan menanamkan nilai-nilai religius sejak dini, diharapkan peserta didik dapat memiliki pondasi moral yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Selain penanaman karakter religius sejak dini, diperlukan juga lingkungan yang mendidik dan mampu memberikan teladan yang baik agar moral generasi bangsa tidak semakin buruk. Salah satu pendekatan yang dianggap efektif dalam membentuk karakter religius siswa adalah melalui integrasi antara sistem pendidikan pesantren dan sekolah formal. Karakter religius tercermin dalam kesadaran seseorang terhadap hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam sekitar, yang diwujudkan melalui tindakan yang berlandaskan etika, kejujuran, kasih sayang, dan tanggung jawab sosial. Glok dan Stark dalam Lies Arifah membagi aspek religius dalam lima dimensi yaitu: aspek keyakinan, aspek peribadatan, aspek penghayatan, aspek pengetahuan, aspek pengamalan. Pembentukan dan pengembangan karakter religius dipengaruhi oleh sejumlah faktor dari dalam dan luar diri yang mengarahkan cara berpikir, sikap, dan tindakan individu sesuai dengan prinsip-prinsip spiritual serta etika yang diajarkan oleh agama. Beberapa faktor yang mempengaruhi dalam pengembangan karakter religius diantaranya: lingkungan keluarga, lingkungan pendidikan, lingkungan sosial, faktor budaya, pengalaman spiritual dan pengaruh media tegnologi.
Title: Pengembangan Karakter Religius melalui Progam Integrasi Pesantren dan Sekolah
Description:
Fenomena kemerosotan moral di kalangan remaja semakin menjadi perhatian serius.
Pendidikan karakter religius menjadi solusi yang strategis dalam menjawab tantangan ini.
Dengan menanamkan nilai-nilai religius sejak dini, diharapkan peserta didik dapat memiliki pondasi moral yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Selain penanaman karakter religius sejak dini, diperlukan juga lingkungan yang mendidik dan mampu memberikan teladan yang baik agar moral generasi bangsa tidak semakin buruk.
Salah satu pendekatan yang dianggap efektif dalam membentuk karakter religius siswa adalah melalui integrasi antara sistem pendidikan pesantren dan sekolah formal.
Karakter religius tercermin dalam kesadaran seseorang terhadap hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam sekitar, yang diwujudkan melalui tindakan yang berlandaskan etika, kejujuran, kasih sayang, dan tanggung jawab sosial.
Glok dan Stark dalam Lies Arifah membagi aspek religius dalam lima dimensi yaitu: aspek keyakinan, aspek peribadatan, aspek penghayatan, aspek pengetahuan, aspek pengamalan.
Pembentukan dan pengembangan karakter religius dipengaruhi oleh sejumlah faktor dari dalam dan luar diri yang mengarahkan cara berpikir, sikap, dan tindakan individu sesuai dengan prinsip-prinsip spiritual serta etika yang diajarkan oleh agama.
Beberapa faktor yang mempengaruhi dalam pengembangan karakter religius diantaranya: lingkungan keluarga, lingkungan pendidikan, lingkungan sosial, faktor budaya, pengalaman spiritual dan pengaruh media tegnologi.
Related Results
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan pendekatan Ilmu Pendidikan Islam dan Fenomenologi dalam mengkaji integrasi model pendidikan pondok pesantren salaf dan khalaf di Pond...
Peran Pondok Pesantren Darussalam dalam Meningkatkan Sikap Religius Siswa di Sekolah Ma’arif Sidorejo Lampung Timur
Peran Pondok Pesantren Darussalam dalam Meningkatkan Sikap Religius Siswa di Sekolah Ma’arif Sidorejo Lampung Timur
Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi peran Pondok Pesantren Darussalam dalam meningkatkan sikap religius siswa di Sekolah Ma'arif. Pendidikan religius dan pembentukan sikap r...
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
Penulis tertarik ingin mengetahui bagaimana implementasi dari perencanaan, pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengawasan Manajemen Pendidikan karakter berbasis muatan lokal aswaja ...
PERSPEKTIF SANTRI DALAM KARYA SASTRA: SEBUAH REPRESENTASI WACANA RELIGIUS-HUMANIS
PERSPEKTIF SANTRI DALAM KARYA SASTRA: SEBUAH REPRESENTASI WACANA RELIGIUS-HUMANIS
Pesantren kerap dicurigai sebagai lahan subur penyemai bibit radikalisme yang mengancam keutuhan bangsa dan negara, sejatinya sangat akrab dengan nilai-nilai yang humanis, yang sa...
KONSTRUKSI MODEL PENDIDIKAN PESANTREN: Diskursus Fundamentalisme dan Liberalisme dalam Islam
KONSTRUKSI MODEL PENDIDIKAN PESANTREN: Diskursus Fundamentalisme dan Liberalisme dalam Islam
Abstract:The role of pesantren education, since several centuries ago has contributed greatly to social reality. This view is inseparable from the role of pesantren as the last mor...
Studi Etnografi Budaya Sekolah Dalam Membentuk Karakter Religius Di Sekolah Dasar Negeri Bajangan Gondang Wetan Pasuruan
Studi Etnografi Budaya Sekolah Dalam Membentuk Karakter Religius Di Sekolah Dasar Negeri Bajangan Gondang Wetan Pasuruan
Pendidikan akhlak atau yang lebih dikenal dengan karakter adalah serangkain prinsip dasar moral dan keutamaan sikap serta watak atau tabiat yang harus dimiliki dan dijadikan kebias...
PESANTREN CIPASUNG DI BAWAH KEPEMIMPINAN K.H. RUHIAT (STUDI KETERLIBATAN KIAI DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN)
PESANTREN CIPASUNG DI BAWAH KEPEMIMPINAN K.H. RUHIAT (STUDI KETERLIBATAN KIAI DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN)
AbstrakPondok pesantren merupakan lembaga pendidikan dan pengajaran agama Islam secara tradisional yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Seiring dengan perkemban...
PERKEMBANGAN PESANTREN DI TENGAH DINAMIKA KONFLIK DAN MARAKNYA RADIKALISME PADA KABUPATEN POSO
PERKEMBANGAN PESANTREN DI TENGAH DINAMIKA KONFLIK DAN MARAKNYA RADIKALISME PADA KABUPATEN POSO
ABSTRACTThis study aims to describe, analyze and interpret the phenomenon of the development of Islamic boarding schools that grow and develop in the midst of the dynamics of confl...

