Javascript must be enabled to continue!
FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT KELULUSAN MAHASISWA D-III KEBIDANAN PADA UJI KOMPETENSI DI POLTEKKES KEMENKES PALU
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor yang memengaruhi kelulusan pada uji kompetensi bidan dan memperoleh instrumen baku berdasarkan hasil studi eksploratif yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Desain penelitian yang dipergunakan adalah mixed methods dengan strategi sequential exploratory. Eksplorasi faktor dilakukan melalui analisis tematik dan untuk memperoleh instrumen yang valid dan reliable dilakukan melalui analisis dengan menggunakan rasch model. Subyek penelitian adalah 6 alumni yang tidak lulus uji kompetensi, 3 alumni yang lulus uji kompetensi, dan 3 dosen D III di Jurusan kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu. Hasil eksplorasi yang diperoleh menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi kelulusan mahasiswa pada uji kompetensi bidan dari diri mahasiswa yaitu minat dan motivasi belajar yang sangat rendah, kurang percaya diri, ketelitian dalam mengisi lembar jawaban komputer dan ketidakjujuran selama proses pendidikan. Kesimpulan, tingkat kelulusan mahasiswa pada uji kompetensi masih rendah dikarenakan rendahnya motivasi dan minat belajar mahasiswa, ketidakjujuran dalam membuat laporan dan belum ada bimbingan belajar khusus menghadapi uji kompetensi. Disarankan Dosen agar memotivasi mahasiswa untuk belajar dan menfasilitasi mahasiswa dalam menghadapi uji kompetensi
Poltekkes Kemenkes Palu
Title: FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT KELULUSAN MAHASISWA D-III KEBIDANAN PADA UJI KOMPETENSI DI POLTEKKES KEMENKES PALU
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor yang memengaruhi kelulusan pada uji kompetensi bidan dan memperoleh instrumen baku berdasarkan hasil studi eksploratif yang telah diuji validitas dan reliabilitas.
Desain penelitian yang dipergunakan adalah mixed methods dengan strategi sequential exploratory.
Eksplorasi faktor dilakukan melalui analisis tematik dan untuk memperoleh instrumen yang valid dan reliable dilakukan melalui analisis dengan menggunakan rasch model.
Subyek penelitian adalah 6 alumni yang tidak lulus uji kompetensi, 3 alumni yang lulus uji kompetensi, dan 3 dosen D III di Jurusan kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu.
Hasil eksplorasi yang diperoleh menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi kelulusan mahasiswa pada uji kompetensi bidan dari diri mahasiswa yaitu minat dan motivasi belajar yang sangat rendah, kurang percaya diri, ketelitian dalam mengisi lembar jawaban komputer dan ketidakjujuran selama proses pendidikan.
Kesimpulan, tingkat kelulusan mahasiswa pada uji kompetensi masih rendah dikarenakan rendahnya motivasi dan minat belajar mahasiswa, ketidakjujuran dalam membuat laporan dan belum ada bimbingan belajar khusus menghadapi uji kompetensi.
Disarankan Dosen agar memotivasi mahasiswa untuk belajar dan menfasilitasi mahasiswa dalam menghadapi uji kompetensi.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISIS FAKTOR INTERNAL KINERJA BIDAN DALAM PELAYANAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN
ANALISIS FAKTOR INTERNAL KINERJA BIDAN DALAM PELAYANAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN
ABSTRAKLatar Belakang : Pelayanan kebidanan secara berkesinambungan (Continuity of care/ CoC), yang bertujuan untuk mengetahui tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu, yang diberika...
Peran Penerapan Model Pembelajaran Asuhan Persalinan Kala III dan IV Terintegrasi Terhadap Motivasi dan Kompetensi Mahasiswa Serta Kepuasan Pasien Pada Praktik Klinik Kebidanan
Peran Penerapan Model Pembelajaran Asuhan Persalinan Kala III dan IV Terintegrasi Terhadap Motivasi dan Kompetensi Mahasiswa Serta Kepuasan Pasien Pada Praktik Klinik Kebidanan
Model pembelajaran asuhan kebidanan saat ini belum menjawab kebutuhan masyarakat, sehingga diperlukan model pembelajaran alternatif dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dalam...
Faktor yang Mempengaruhi Kelulusan Uji Kompetensi Ners di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia
Faktor yang Mempengaruhi Kelulusan Uji Kompetensi Ners di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia
Uji Kompetensi merupakan evaluasi hasil belajar dan biasa dijadikan sebagai alat ukur keberhasilan untuk menguji kemampuan perawat apakah kompeten atau tidak. Tujuan Penelitian men...
Efektivitas Pembelajaran Triase Berbasis Simulasi terhadap Kompetensi Triase Mahasiswa Keperawatan pada Prodi D-III Keperawatan Aceh Tenggara Poltekkes Kemenkes Aceh
Efektivitas Pembelajaran Triase Berbasis Simulasi terhadap Kompetensi Triase Mahasiswa Keperawatan pada Prodi D-III Keperawatan Aceh Tenggara Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRACT Emergency services require timely access and appropriate competence in ensuring patient safety. Triage competency supports nursing task performance and nurse self-efficacy...
Implementasi Metode Naïve Bayes Dalam Memprediksi Kelulusan Mahasiswa Tepat Waktu Pada Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi
Implementasi Metode Naïve Bayes Dalam Memprediksi Kelulusan Mahasiswa Tepat Waktu Pada Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi
Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi merupakan salah satu program studi baru di fakultas keguruan dan ilmu Pendidikan, Data dari pangkalan Data mahasiswa aktif sampai tahun...
Penerapan Algoritma Naïve Bayes Untuk Prediksi Waktu Kelulusan Mahasiswa
Penerapan Algoritma Naïve Bayes Untuk Prediksi Waktu Kelulusan Mahasiswa
Administrator universitas memerlukan perkiraan kelulusan dalam menentukan langkah-langkah untuk mencegah keterlambatan kelulusan mahasiswa dari masa awal masa studi. Lamanya waktu ...

