Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KESANTUNAN IMPERATIF DAN STRATEGI BERTUTUR GURU-SISWA. SERTAIMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

View through CrossRef
Abstrak: Kesopanan belakangan ini menjadi salah satu kajian yang menarik oleh para ahli dan pemerhati bahasa. Hal itu antara lain karena kesopanan tidak hanya menyangkut bahasa tetapi juga filosofi dan kepercayaan masyarakat. Kesopanan adalah aturan perilaku yang ditetapkan dan disepakati oleh suatu kelompok masyarakat yang merupakan prasyarat berperilaku sosial yang baik, beradab, dan penuh nilai luhur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kualitatif keharusan kesopanan pada tuturan guru-siswa di sekolah. Keharusan kesantunan yang digunakan sebagai sumber data adalah naratif dalam konteks interaksi guru-siswa di dalam kelas maupun di luar kelas yang memiliki maksud atau makna pragmatis imperatif.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah refer-Engaged record, dibantu alat pencatatan lapangan. Analisis data menggunakan teknik kontekstual.Hasil: Pertama, bentuk imperatif tuturan dalam interaksi guru-siswa di sekolah diwujudkan dalam tiga kategori, yaitu (1) mode imperatif, (2) mode deklaratif, dan (3) mode interogatif. Kedua, strategi keharusan kesantunan ditemukan dalam tuturan guru-siswa bahasa Indonesia. Strategi imperatif naratif dibangun baik secara langsung maupun tidak langsung ujaran imperatif. Ketiga, implikasi teoritis dari hasil penelitian ini adalah adanya relevansi hasil dengan teori kesantunan barat; Sedangkan implikasi praktis terkait dengan pembelajaran bahasa di sekolah dan peran guru dalam mengajar budi pekerti kepada siswa.Berdasarkan hasil penelitian, dikemukakan beberapa saran sebagai berikut: (1) Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan dalam perencanaan dan penciptaan suasana yang kondusif bagi pembelajaran dan interaksi di sekolah, (2) kurikulum bahasa Indonesia harus memasukkan muatan kesopanan dalam belajar. Kata kunci: kesopanan penting, kata strategi, belajar bahasa
Title: KESANTUNAN IMPERATIF DAN STRATEGI BERTUTUR GURU-SISWA. SERTAIMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Description:
Abstrak: Kesopanan belakangan ini menjadi salah satu kajian yang menarik oleh para ahli dan pemerhati bahasa.
Hal itu antara lain karena kesopanan tidak hanya menyangkut bahasa tetapi juga filosofi dan kepercayaan masyarakat.
Kesopanan adalah aturan perilaku yang ditetapkan dan disepakati oleh suatu kelompok masyarakat yang merupakan prasyarat berperilaku sosial yang baik, beradab, dan penuh nilai luhur.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kualitatif keharusan kesopanan pada tuturan guru-siswa di sekolah.
Keharusan kesantunan yang digunakan sebagai sumber data adalah naratif dalam konteks interaksi guru-siswa di dalam kelas maupun di luar kelas yang memiliki maksud atau makna pragmatis imperatif.
Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah refer-Engaged record, dibantu alat pencatatan lapangan.
Analisis data menggunakan teknik kontekstual.
Hasil: Pertama, bentuk imperatif tuturan dalam interaksi guru-siswa di sekolah diwujudkan dalam tiga kategori, yaitu (1) mode imperatif, (2) mode deklaratif, dan (3) mode interogatif.
Kedua, strategi keharusan kesantunan ditemukan dalam tuturan guru-siswa bahasa Indonesia.
Strategi imperatif naratif dibangun baik secara langsung maupun tidak langsung ujaran imperatif.
Ketiga, implikasi teoritis dari hasil penelitian ini adalah adanya relevansi hasil dengan teori kesantunan barat; Sedangkan implikasi praktis terkait dengan pembelajaran bahasa di sekolah dan peran guru dalam mengajar budi pekerti kepada siswa.
Berdasarkan hasil penelitian, dikemukakan beberapa saran sebagai berikut: (1) Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan dalam perencanaan dan penciptaan suasana yang kondusif bagi pembelajaran dan interaksi di sekolah, (2) kurikulum bahasa Indonesia harus memasukkan muatan kesopanan dalam belajar.
Kata kunci: kesopanan penting, kata strategi, belajar bahasa.

Related Results

KESANTUNAN TUTURAN IMPERATIF SISWA SMK MUHAMMADIYAH 2 BANDUNG: KAJIAN PRAGMATIK
KESANTUNAN TUTURAN IMPERATIF SISWA SMK MUHAMMADIYAH 2 BANDUNG: KAJIAN PRAGMATIK
Makalah ini adalah penelitian kesantunan Imperatif Siswa SMK Muhammadiyah 2 Bandung: kajian pragmatik. Penelitian ini mendeskripsikan penanda imperatif dan wujud imperatif yang dig...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Strategi Kesantunan Tuturan Interogatif Siswa dalam Interaksi Pembelajaran Bahasa Indonesia di MAN Ambon
Strategi Kesantunan Tuturan Interogatif Siswa dalam Interaksi Pembelajaran Bahasa Indonesia di MAN Ambon
Belum banyak studi yang secara spesifik menelaah strategi kesantunan dalam tuturan interogatif, padahal tuturan ini sering muncul dalam proses pembelajaran sebagai bagian dari inte...
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA ANAK TUNAWICARA RINGAN SMLB NEGERI PEMBINA KUPANG (Sebuah Kajian Psikolinguistik)
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA ANAK TUNAWICARA RINGAN SMLB NEGERI PEMBINA KUPANG (Sebuah Kajian Psikolinguistik)
Kajian ini difokuskan pada aspek pembelajaran bahasa Indonesia pada anak tunawicara ringan di SMLB negeri Pembina Kupang sebagai lokasi utama. Sasaran pengkajiannya mencakup cara b...
MAKSIM-MAKSIM KESANTUNAN BERBAHASA DALAM INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 21 KOTA BENGKULU TAHUN AJARAN 2023/2024
MAKSIM-MAKSIM KESANTUNAN BERBAHASA DALAM INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 21 KOTA BENGKULU TAHUN AJARAN 2023/2024
Maksim-maksim Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Sosial   Siswa: Analisis Berdasarkan Teori Kesantunan Prinsip Leech. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakulta...
TUTURAN IMPERATIF DALAM NOVEL HIJRAH ITU CINTA KARYA ABAY ADHITYA
TUTURAN IMPERATIF DALAM NOVEL HIJRAH ITU CINTA KARYA ABAY ADHITYA
Penelitian ini berfokus pada penggunaan tuturan imperatif yang terdiri dari 17 indikator. Tuturan imperatif ini merujuk pada dialog dan narasi dalam novel Hijrah itu Cinta. Tujuan ...

Back to Top