Javascript must be enabled to continue!
Menilik Kualitas Bimbingan Manasik Haji Melalui Program Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji
View through CrossRef
Sertifikasi pembimbing manasik haji dilakukan sebagai proses penilaian atas kemampuan dan keterampilan seseorang untuk melakukan bimbingan manasik haji secara profesional. Output dari proses penliaian tersebut berupa sertifikat pembimbing manasik haji. Perlunya dilaksanakan evaluasi sertifikasi pembimbing manasik adalah untuk melihat sejauh mana efektifitas penyelenggaraan sertifikasi pembimbing manasik haji yang telah dilakukan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang tersebar di Indonesia, permasalahan dan problematika yang muncul dalam pelaksanaan sertifikasi pembimbing dan peran pembimbing manasik bersertifikat dalam memberikan edukasi dan bimbingan kepada jemaah haji. Evaluasi dilakukan menggunakan model CIPPO (Context, Input, Process, Product dan Outcome. Penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif ini dilakukan di UIN Walisongo Semarang dan UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto, lembaga yang ditunjuk oleh Ditjen PHU sebagai lembaga penyelenggara kegiatan program Sertifikasi Pembimbingan Manasik Haji. Sebagai hasil dari evaluasi dengan menggunakan model CIPPO bahwa pelaksanaan program sertifikasi pembimbing manasik haji telah sesuai dengan pedoman da peraturan yang ditetapkan oleh Ditjen PHU yang meliputi dasar pelaksanaan, kepesertaan, tenaga pengajar dan narasumber, proses dan prosedur pelaksanaan dari mulai awal pembelajaran sampi dengan evaluasi dan dimensi keluaran yang diharapkan dari program tersebut walaupun masih ada sedikit perbedaan persepsi dalam penyelenggaraan program.
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
Title: Menilik Kualitas Bimbingan Manasik Haji Melalui Program Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji
Description:
Sertifikasi pembimbing manasik haji dilakukan sebagai proses penilaian atas kemampuan dan keterampilan seseorang untuk melakukan bimbingan manasik haji secara profesional.
Output dari proses penliaian tersebut berupa sertifikat pembimbing manasik haji.
Perlunya dilaksanakan evaluasi sertifikasi pembimbing manasik adalah untuk melihat sejauh mana efektifitas penyelenggaraan sertifikasi pembimbing manasik haji yang telah dilakukan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang tersebar di Indonesia, permasalahan dan problematika yang muncul dalam pelaksanaan sertifikasi pembimbing dan peran pembimbing manasik bersertifikat dalam memberikan edukasi dan bimbingan kepada jemaah haji.
Evaluasi dilakukan menggunakan model CIPPO (Context, Input, Process, Product dan Outcome.
Penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif ini dilakukan di UIN Walisongo Semarang dan UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto, lembaga yang ditunjuk oleh Ditjen PHU sebagai lembaga penyelenggara kegiatan program Sertifikasi Pembimbingan Manasik Haji.
Sebagai hasil dari evaluasi dengan menggunakan model CIPPO bahwa pelaksanaan program sertifikasi pembimbing manasik haji telah sesuai dengan pedoman da peraturan yang ditetapkan oleh Ditjen PHU yang meliputi dasar pelaksanaan, kepesertaan, tenaga pengajar dan narasumber, proses dan prosedur pelaksanaan dari mulai awal pembelajaran sampi dengan evaluasi dan dimensi keluaran yang diharapkan dari program tersebut walaupun masih ada sedikit perbedaan persepsi dalam penyelenggaraan program.
Related Results
Manajemen Bimbingan Manasik Haji dan Umrah pada Kelompok Bimbingan Manasik Haji dan Umrah (KBIHU) Daarul Istiqoomah Bogor
Manajemen Bimbingan Manasik Haji dan Umrah pada Kelompok Bimbingan Manasik Haji dan Umrah (KBIHU) Daarul Istiqoomah Bogor
KBIHU Daarul Istiqoomah Bogor is a non-governmental organization dedicated to guiding and assisting pilgrims on their Hajj and Umrah journeys. Of course, guidance to prospective pi...
ANALISIS PELUANG DAN TANTANGAN PELAKSANAAN PROGRAM SERTIFIKASI PEMBIMBING HAJI DI IAIN METRO
ANALISIS PELUANG DAN TANTANGAN PELAKSANAAN PROGRAM SERTIFIKASI PEMBIMBING HAJI DI IAIN METRO
IAIN Metro sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri di Kota Metro yang memiliki jurusan Manajemen Haji dan Umrah. IAIN Metro memberikan perhatian besar para stakeholder dan par...
Rancang Bangun Aplikasi Simulasi Manasik Haji Berbasis Virtual 3D
Rancang Bangun Aplikasi Simulasi Manasik Haji Berbasis Virtual 3D
Haji merupakan rukun Islam yang kelima yang wajib dilaksanakan oleh seorang muslim yang telah mampu melaksanakannya. Manasik haji pada dasarnya adalah memberikan pelajaran atau inf...
PERAN PEMBIMBING DALAM OPTIMALISASI BIMBINGAN MANASIK HAJI
PERAN PEMBIMBING DALAM OPTIMALISASI BIMBINGAN MANASIK HAJI
Penelitian ini bertujuan mengetahui peran pembimbing dalam optimalisasi bimbingan manasik haji. Dalam hal ini telah dilakukan penelitian menggunakan penelitian kualitatif dan metod...
Kerugian Jemaah Haji Furoda atas Gagal Berangkat Haji dan Tanggung Jawab Hukum Biro Perjalanan Haji Khusus Berdasarkan Buku III KUH Perdata Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah
Kerugian Jemaah Haji Furoda atas Gagal Berangkat Haji dan Tanggung Jawab Hukum Biro Perjalanan Haji Khusus Berdasarkan Buku III KUH Perdata Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah
Abstract. The implementation of the furoda pilgrimage can be organized by a hajj travel agency that has become a special pilgrimage organizer (PIHK) that has obtained official perm...
Perbedaan Haji Furoda, Haji ONH Plus, dan Haji Regular
Perbedaan Haji Furoda, Haji ONH Plus, dan Haji Regular
Haji reguler, haji plus, dan haji furoda adalah jenis-jenis program haji yang berbeda dengan fitur dan ketentuan masing-masing: Haji Reguler: Program ini merupakan haji yang dilaku...
Implementasi Materi BATK Haji & Umroh Berbasis Story Telling
Implementasi Materi BATK Haji & Umroh Berbasis Story Telling
Abstrak
Bimbingan dan Bantuan Teknis Keagamaan (BATK) untuk Haji dan Umrah memainkan peran penting dalam mempersiapkan jamaah untuk melaksanakan ritual sesuai dengan ketentuan huku...

