Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Nilai-Nilai Agama dan Nilai-Nilai Budaya Lokal Terhadap Niat Berkunjung Generasi Z ke Destinasi Wisata Ramah Lingkungan

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai-nilai agama dan nilai-nilai budaya lokal terhadap niat berkunjung Generasi Z ke destinasi wisata ramah lingkungan di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Generasi Z merupakan kelompok yang memiliki karakteristik unik dalam perilaku berwisata, khususnya terkait minat terhadap destinasi yang mengusung konsep ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan 250 responden dari kalangan Generasi Z di Kabupaten Solok Selatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan secara purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan software Smart PLS untuk menguji hubungan antara variabel independen (nilai-nilai agama dan budaya lokal) dan variabel dependen (niat berkunjung ke destinasi wisata ramah lingkungan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai agama memiliki pengaruh signifikan terhadap niat berkunjung Generasi Z ke destinasi wisata ramah lingkungan. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat internalisasi nilai-nilai agama, semakin besar niat individu untuk mengunjungi destinasi wisata yang menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, nilai-nilai budaya lokal juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung Generasi Z. Penghargaan terhadap budaya lokal, seperti adat istiadat dan tradisi yang terkait dengan pelestarian alam, meningkatkan minat generasi muda untuk memilih destinasi wisata yang sejalan dengan nilai-nilai tersebut. Implikasi manajerial yang dapat ditarik dari temuan ini adalah bahwa pengelola destinasi wisata perlu lebih memperhatikan aspek-aspek religius dan kultural dalam strategi pemasaran dan pengembangan produk wisata. Mengintegrasikan unsur-unsur nilai agama dan budaya lokal ke dalam pengalaman wisata dapat menjadi kunci untuk menarik minat dan loyalitas pengunjung dari kalangan Generasi Z.
Title: Pengaruh Nilai-Nilai Agama dan Nilai-Nilai Budaya Lokal Terhadap Niat Berkunjung Generasi Z ke Destinasi Wisata Ramah Lingkungan
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai-nilai agama dan nilai-nilai budaya lokal terhadap niat berkunjung Generasi Z ke destinasi wisata ramah lingkungan di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.
Generasi Z merupakan kelompok yang memiliki karakteristik unik dalam perilaku berwisata, khususnya terkait minat terhadap destinasi yang mengusung konsep ramah lingkungan.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan 250 responden dari kalangan Generasi Z di Kabupaten Solok Selatan.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan secara purposive sampling.
Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan software Smart PLS untuk menguji hubungan antara variabel independen (nilai-nilai agama dan budaya lokal) dan variabel dependen (niat berkunjung ke destinasi wisata ramah lingkungan).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai agama memiliki pengaruh signifikan terhadap niat berkunjung Generasi Z ke destinasi wisata ramah lingkungan.
Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat internalisasi nilai-nilai agama, semakin besar niat individu untuk mengunjungi destinasi wisata yang menjaga kelestarian lingkungan.
Selain itu, nilai-nilai budaya lokal juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung Generasi Z.
Penghargaan terhadap budaya lokal, seperti adat istiadat dan tradisi yang terkait dengan pelestarian alam, meningkatkan minat generasi muda untuk memilih destinasi wisata yang sejalan dengan nilai-nilai tersebut.
Implikasi manajerial yang dapat ditarik dari temuan ini adalah bahwa pengelola destinasi wisata perlu lebih memperhatikan aspek-aspek religius dan kultural dalam strategi pemasaran dan pengembangan produk wisata.
Mengintegrasikan unsur-unsur nilai agama dan budaya lokal ke dalam pengalaman wisata dapat menjadi kunci untuk menarik minat dan loyalitas pengunjung dari kalangan Generasi Z.

Related Results

Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Wisatawan Berkunjung Ke Desa Wisata Kandri Semarang Jawa Tengah
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Wisatawan Berkunjung Ke Desa Wisata Kandri Semarang Jawa Tengah
Terdapat beberapa Faktor yang mempengaruhi keputusan berkunjung. Dalam penelitian ini dibatasi pada Produk, Harga, Tempat dan Promosi terhadap keputusan berkunjung karena keputusan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Siklus Hidup Destinasi Wisata di Kabupaten Pangandaran
Siklus Hidup Destinasi Wisata di Kabupaten Pangandaran
Studi pariwisata sering menilai pengembangan tujuan wisata berdasarkan siklus hidup teori siklus hidup.Berdasarkan enam tahap teori siklus hidup pariwisata,penelitian ini bertujuan...
ANALISIS POTENSI DESTINASI WISATA DI DESA KUBU KABUPATEN KARANGASEM
ANALISIS POTENSI DESTINASI WISATA DI DESA KUBU KABUPATEN KARANGASEM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi destinasi wisata di Desa Kubu, Kabupaten Karangasem yaitu Pantai Relax, Pantai Siddhartha dan Utari Garden. Penelitian ini mengg...
PENGARUH PAPARAN MEDIA SOSIAL TERHADAP NIAT MENGUNJUNGI DESTINASI WISATA (STUDI PADA STUDIO ALAM GAMPLONG)
PENGARUH PAPARAN MEDIA SOSIAL TERHADAP NIAT MENGUNJUNGI DESTINASI WISATA (STUDI PADA STUDIO ALAM GAMPLONG)
ABSTRACTThis study examines how the influence of social media exposure in shaping the behavior of tourists visiting the destination. The destination referred to in this study is a ...

Back to Top