Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Penambahan ZnO pada Kitosan Bead sebagai Adsorben Pencemar Ion Logam Berat Pb (II)I)
View through CrossRef
Penelitian tentang pengaruh penambahan ZnO pada kitosan beads terhadap adsorbsi ion logam Pb(II) telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh modifikasi kitosan dengan menambahkan ZnO terhadap kemampuan adsorbsi ion logam Pb(II). Pada tahap pertama dibuat adsorben: kitosan bead (butiran) dan komposit kitosan-ZnO dengan variasi penambahan ZnO 0,25; 0,50; 0,75 ; 1,00 dan 1,25 gram. Adsorben hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan FTIR untuk mengetahui gugus fungsi dan morfologi permukaan dengan Scanning Electron Microscopy (SEM) dan diaplikasikan untuk adsorpsi logam Pb(II). Optimasi adsorpsi dengan variasi massa ZnO, pH dan waktu kontak. Semua konsentrasi logam dianalisis menggunakan spektroskopi serapan atom (SSA).. Adsorpsi logam Pb(II) maksimal diperoleh pada penambahan ZnO 0,25 gram pada pH 4 untuk kedua adsorben. Waktu kontak optimum adsorpsi pada 6 jam untuk kitosan bead dan 9 jam untuk kitosan- ZnO. Penambahan ZnO tidak meningkatkan mampu meningkatkan adsorbsi ion Pb(II).
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Pengaruh Penambahan ZnO pada Kitosan Bead sebagai Adsorben Pencemar Ion Logam Berat Pb (II)I)
Description:
Penelitian tentang pengaruh penambahan ZnO pada kitosan beads terhadap adsorbsi ion logam Pb(II) telah dilakukan.
Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh modifikasi kitosan dengan menambahkan ZnO terhadap kemampuan adsorbsi ion logam Pb(II).
Pada tahap pertama dibuat adsorben: kitosan bead (butiran) dan komposit kitosan-ZnO dengan variasi penambahan ZnO 0,25; 0,50; 0,75 ; 1,00 dan 1,25 gram.
Adsorben hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan FTIR untuk mengetahui gugus fungsi dan morfologi permukaan dengan Scanning Electron Microscopy (SEM) dan diaplikasikan untuk adsorpsi logam Pb(II).
Optimasi adsorpsi dengan variasi massa ZnO, pH dan waktu kontak.
Semua konsentrasi logam dianalisis menggunakan spektroskopi serapan atom (SSA).
Adsorpsi logam Pb(II) maksimal diperoleh pada penambahan ZnO 0,25 gram pada pH 4 untuk kedua adsorben.
Waktu kontak optimum adsorpsi pada 6 jam untuk kitosan bead dan 9 jam untuk kitosan- ZnO.
Penambahan ZnO tidak meningkatkan mampu meningkatkan adsorbsi ion Pb(II).
Related Results
Cekaman Logam Berat Cromium Terhadap Tanaman
Cekaman Logam Berat Cromium Terhadap Tanaman
Logam berat adalah unsur logam dengan berat/ massa atom tinggi. Dalam kajian lingkungan logam dikategorikan menjadi logam berat jika memilki berat jenis lebih besar dari 5 g/ml. Se...
Pemanfaatan Kitosan Cangkang Bekicot Sebagai Adsorben Logam Tembaga (Cu)
Pemanfaatan Kitosan Cangkang Bekicot Sebagai Adsorben Logam Tembaga (Cu)
Cangkang bekicot merupakan limbah yang dapat mencemari lingkungan, salah satu cara untuk mengurangi limbah tersebut adalah dengan mengolahnya menjadi kitosan yang dapat menyerap lo...
Kil/Organokil-Kitosan ve Kil/Organokil-Trietil Kitosan Nanokompozit Sentezi ve Karakterizasyonu
Kil/Organokil-Kitosan ve Kil/Organokil-Trietil Kitosan Nanokompozit Sentezi ve Karakterizasyonu
Bu çalışmada montmorillonite (Mt) kili kullanılarak kil-kitosan, organokil-kitosan, kil-trietil kitosan ve organokil-trietil kitosan nanokompozitleri sentezlenmiş ve karakterizasyo...
KARAKTERISASI BEBERAPA ION LOGAM TERHADAP AKTIVITAS ENZIM TRIPSIN
KARAKTERISASI BEBERAPA ION LOGAM TERHADAP AKTIVITAS ENZIM TRIPSIN
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum enzim tripsin dan mengetahui pengaruh penambahan ion logam Ag+ (dalam bentuk senyawa AgNO3), ion logam Cu2+ (dalam bentuk ...
Review: Potensi Biopolimer Kitosan Dalam Sistem Penghantaran Obat
Review: Potensi Biopolimer Kitosan Dalam Sistem Penghantaran Obat
Kitosan merupakan polisakarida alami yang bersifat kationik sehingga dapat melekat pada jaringan keras dan lunak. Kitosan diperoleh dari kitin melalui proses deasetilasi dan berasa...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
PENCEMARAN LOGAM BERAT PADA AIR SUNGAI ANDONG OLEH PENAMBANGAN EMAS TRADISIONAL DI JATIROTO, JAWA TENGAH
PENCEMARAN LOGAM BERAT PADA AIR SUNGAI ANDONG OLEH PENAMBANGAN EMAS TRADISIONAL DI JATIROTO, JAWA TENGAH
Pencemaran logam berat pada lingkungan perairan terutama sungai yang diakibatkan kegiatan pertambangan sudah banyak dijumpai. Penelitian ini berlokasi di Jatiroto, Wonogiri, Jawa T...

