Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pendayagunaan Energi Matahari sebagai Sumber Energi Listrik Alternatif Menggunakan Generator Termoelektrik

View through CrossRef
Abstrak Energi surya adalah energi terbarukan yang potensinya besar untuk dimanfaatkan. Bentuk energi surya yang telah lama dimanfaatkan manusia adalah energi termalnya. Mulai dari pengeraing hasil bumi, perikanan, sampai pemanas air. Sementara termoelektrik adalah material yang berberntuk modul yang dapat mengubah perbedaan temperatur menjadi energi listrik. Kedua hal inilah yang dipadukan dalam penelitian ini. Penelitian memanfaatkan energi surya sebagai sumber energi listrik menggunakan generator termoelektrik. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan daya luaran semaksimal mungkin dari sistem generator termoelektrik yang susunan modulnya dirangkai dengan sambungan seri dan paralel. Dari daya luaran yang dihasilkan akan didapatkan kelayakan generator termoelektrik untuk dijadikan sumber energi pada model bangunan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental, yang didahului dengan perancangan dan pembuatan alat penelitian. Model bangunan dirancang sederhana yang berupa kerangka dengan atapnya adalah sistem generator termoelektrik. Variabel dalam penelitian ini adalah susunan rangkaian sambungan modul termoelektrik secara seri dan secara paralel. Data masukan generator termoelektrik adalah intensitas radiasi, kelembaban udara, temperatur (lingkungan, penyerap panas, sisi panas termoelektrik, sisi dingin termoelektrik, sistem pendingin, air pendingin), dan aliran alir; sedangakan data luarannya adalah tegangan listrik dan arus listrik. Hasil penelitian mendapatkan bahwa sistem generator pada atap model bangunan dengan susunan modul termoelektrik dengan rangkaian sambungan seri menghasilkan daya sebesar 1,029 watt. Sementara sistem generator termoelektrik untuk sambungan modul termoelektrik dengan rangkaian sambungan paralel menghasilkan daya sebesar 0,028 watt.   Abstract Background: Solar energy is a renewable energy that has great potential to be utilized. The form of solar energy that humans have long used is thermal energy. Starting from drying agricultural products, fisheries, to water heaters. Meanwhile, thermoelectrics are materials in the form of modules that can convert temperature differences into electrical energy. These two things are combined in this research. Research utilizes solar energy as a source of electrical energy using a thermoelectric generator. The aim of this research is to obtain the maximum possible output power from a thermoelectric generator system whose modules are assembled using series and parallel connections. From the resulting output power, the suitability of the thermoelectric generator will be obtained to be used as an energy source in building models. The research method used is experimental, which is preceded by designing and manufacturing research tools. The building model is designed simply in the form of a frame with a thermoelectric generator system on the roof. The variables in this research are the arrangement of thermoelectric module connection circuits in series and in parallel. The input data of the thermoelectric generator are radiation intensity, air humidity, temperature (environment, heat absorber, thermoelectric hot side, thermoelectric cold side, cooling system, cooling water), and flow rate; while the output data is electric voltage and electric current. The research results showed that the generator system on the roof of the building model with a thermoelectric module arrangement with a series connection produced 1,029 watts of power. Meanwhile, the thermoelectric generator system for connecting thermoelectric modules with a parallel connection circuit produces 0.028 watts of power
University of Muhammadiyah Prof. Hamka (UHAMKA)
Title: Pendayagunaan Energi Matahari sebagai Sumber Energi Listrik Alternatif Menggunakan Generator Termoelektrik
Description:
Abstrak Energi surya adalah energi terbarukan yang potensinya besar untuk dimanfaatkan.
Bentuk energi surya yang telah lama dimanfaatkan manusia adalah energi termalnya.
Mulai dari pengeraing hasil bumi, perikanan, sampai pemanas air.
Sementara termoelektrik adalah material yang berberntuk modul yang dapat mengubah perbedaan temperatur menjadi energi listrik.
Kedua hal inilah yang dipadukan dalam penelitian ini.
Penelitian memanfaatkan energi surya sebagai sumber energi listrik menggunakan generator termoelektrik.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan daya luaran semaksimal mungkin dari sistem generator termoelektrik yang susunan modulnya dirangkai dengan sambungan seri dan paralel.
Dari daya luaran yang dihasilkan akan didapatkan kelayakan generator termoelektrik untuk dijadikan sumber energi pada model bangunan.
Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental, yang didahului dengan perancangan dan pembuatan alat penelitian.
Model bangunan dirancang sederhana yang berupa kerangka dengan atapnya adalah sistem generator termoelektrik.
Variabel dalam penelitian ini adalah susunan rangkaian sambungan modul termoelektrik secara seri dan secara paralel.
Data masukan generator termoelektrik adalah intensitas radiasi, kelembaban udara, temperatur (lingkungan, penyerap panas, sisi panas termoelektrik, sisi dingin termoelektrik, sistem pendingin, air pendingin), dan aliran alir; sedangakan data luarannya adalah tegangan listrik dan arus listrik.
Hasil penelitian mendapatkan bahwa sistem generator pada atap model bangunan dengan susunan modul termoelektrik dengan rangkaian sambungan seri menghasilkan daya sebesar 1,029 watt.
Sementara sistem generator termoelektrik untuk sambungan modul termoelektrik dengan rangkaian sambungan paralel menghasilkan daya sebesar 0,028 watt.
  Abstract Background: Solar energy is a renewable energy that has great potential to be utilized.
The form of solar energy that humans have long used is thermal energy.
Starting from drying agricultural products, fisheries, to water heaters.
Meanwhile, thermoelectrics are materials in the form of modules that can convert temperature differences into electrical energy.
These two things are combined in this research.
Research utilizes solar energy as a source of electrical energy using a thermoelectric generator.
The aim of this research is to obtain the maximum possible output power from a thermoelectric generator system whose modules are assembled using series and parallel connections.
From the resulting output power, the suitability of the thermoelectric generator will be obtained to be used as an energy source in building models.
The research method used is experimental, which is preceded by designing and manufacturing research tools.
The building model is designed simply in the form of a frame with a thermoelectric generator system on the roof.
The variables in this research are the arrangement of thermoelectric module connection circuits in series and in parallel.
The input data of the thermoelectric generator are radiation intensity, air humidity, temperature (environment, heat absorber, thermoelectric hot side, thermoelectric cold side, cooling system, cooling water), and flow rate; while the output data is electric voltage and electric current.
The research results showed that the generator system on the roof of the building model with a thermoelectric module arrangement with a series connection produced 1,029 watts of power.
Meanwhile, the thermoelectric generator system for connecting thermoelectric modules with a parallel connection circuit produces 0.
028 watts of power.

Related Results

Model Hybrid Pembangkit Listrik Di Pedesaan
Model Hybrid Pembangkit Listrik Di Pedesaan
Energi listrik merupakan salah satu jenis energi yang paling banyak digunakan dalam aktivitas manusia sehari-hari. pemenuhan kebutuhan energi listrik dapat meningkatkan kesejahtera...
MANAJEMEN PEMAKAIAN PULSA LISTRIK PELANGGAN METER PRABAYAR
MANAJEMEN PEMAKAIAN PULSA LISTRIK PELANGGAN METER PRABAYAR
Salah satu kekurangan sistem kWh meter digital prabayar adalah tidak dapat melakukan pemantauan pemakaian energi listrik secara real time, sehingga token listrik habis sebelum wakt...
PEMANFAATAN ENERGI SURYA
PEMANFAATAN ENERGI SURYA
Energi pada saat ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Selama ini penyangga utama kebutuhan energi masih mengandalkan minyak bumi .Sementara itu tidak ...
PEMANFAATAN ENERGI SURYA
PEMANFAATAN ENERGI SURYA
Energi pada saat ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Selama ini penyangga utama kebutuhan energi masih mengandalkan minyak bumi .Sementara itu tidak ...
Rancang Bangun Kendaraan Listrik Roda Tiga Bertenaga Surya sebagai Kendaraan Niaga
Rancang Bangun Kendaraan Listrik Roda Tiga Bertenaga Surya sebagai Kendaraan Niaga
Energi terbarukan merupakan energi yang dihasilkan dari sumber daya energi yang secara alamiah tidak akan habis atau cepat dipulihkan dan prosesnya berkelanjutan jika dikelola deng...
Sosialisasi Energi Terbarukan dan Pelatihan Perakitan Listrik Tenaga Surya pada Siswa Sekolah Alam Le Cendekia Gowa
Sosialisasi Energi Terbarukan dan Pelatihan Perakitan Listrik Tenaga Surya pada Siswa Sekolah Alam Le Cendekia Gowa
Energi  terbarukan  adalah  energi  yang  berasal  dari  sumber  energi terbarukan. Sumber energi terbarukan adalah sumber energi yang dapat digunakan tanpa batas waktu dan tidak a...
Analisis Concentrated Winding Menggunakan Metode Clockwise dan Kombinasi pada PMSG 12S8P
Analisis Concentrated Winding Menggunakan Metode Clockwise dan Kombinasi pada PMSG 12S8P
Kebutuhan akan energi listrik terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan kemajuan teknologi, meningkatnya kebutuhan energi listrik harus diiringi dengan mening...
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk Perumahan dengan Menggunakan Mikrokontroler
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk Perumahan dengan Menggunakan Mikrokontroler
Kebutuhan listrik di setiap rumah tangga semakin meningkat dan semakin menuntut manusia untuk dapat melakukan aktivitas menggunakan listrik di semua sektor kegiatan atau aktivitas ...

Back to Top