Javascript must be enabled to continue!
Analisis Concentrated Winding Menggunakan Metode Clockwise dan Kombinasi pada PMSG 12S8P
View through CrossRef
Kebutuhan akan energi listrik terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan kemajuan teknologi, meningkatnya kebutuhan energi listrik harus diiringi dengan meningkatnya teknologi yang digunakan untuk mengkonversi energi primer menjadi energi sekunder. Salah satu alat yang digunakan untuk mengkonversi energi primer menjadi energi sekunder listrik adalah generator. Generator merupakan mesin listrik utama yang gunakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap, Pembangkit Listrik Tenaga Air, Pembangkit Listrik Tenaga Bayu, dan Pembangkit Listrik Tenaga Disel. Ada berbagai macam komponen di dalam generator sehingga dapat menghasilkan listrik, salah satu komponen yang sangat penting adalah lilitan tembaga (winding) karena komponen ini akan menerima fluks elektromagnetik yang dihasilkan oleh putaran rotor sehingga menjadi tegangan listrik. Banyak sekali metode winding yang bisa diaplikasikan pada generator salah satunya adalah metode concentrated winding dengan dua variasi arah putar yaitu clockwise dan kombinasi. Untuk pengujian yang dilakukan, digunakan spesifikasi generator berjenis Permanent Magnet Synchronous Generator dengan 18 slot dan 8 pole yang di desain pada software Finite Element Method. Hasil yang didapatkan dari pengujian concentrated winding pada generator permanen magnet 18S8P dengan arah putar clockwise mendapatkan tegangan sebesar 184.80 volt, sedangkan pada arah putar kombinasi mendapatkan tegangan sebesar 206.05 volt. Maka dapat disimpulkan ketika melakukan winding tidak ada metode yang salah karena winding adalah mencari metode terbaik untuk mendapatkan tegangan yang maksimal, pada pengujian generator permanen magnet 18S8P skema terbaiknya adalah menggunakan metode kombinasi.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: Analisis Concentrated Winding Menggunakan Metode Clockwise dan Kombinasi pada PMSG 12S8P
Description:
Kebutuhan akan energi listrik terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan kemajuan teknologi, meningkatnya kebutuhan energi listrik harus diiringi dengan meningkatnya teknologi yang digunakan untuk mengkonversi energi primer menjadi energi sekunder.
Salah satu alat yang digunakan untuk mengkonversi energi primer menjadi energi sekunder listrik adalah generator.
Generator merupakan mesin listrik utama yang gunakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap, Pembangkit Listrik Tenaga Air, Pembangkit Listrik Tenaga Bayu, dan Pembangkit Listrik Tenaga Disel.
Ada berbagai macam komponen di dalam generator sehingga dapat menghasilkan listrik, salah satu komponen yang sangat penting adalah lilitan tembaga (winding) karena komponen ini akan menerima fluks elektromagnetik yang dihasilkan oleh putaran rotor sehingga menjadi tegangan listrik.
Banyak sekali metode winding yang bisa diaplikasikan pada generator salah satunya adalah metode concentrated winding dengan dua variasi arah putar yaitu clockwise dan kombinasi.
Untuk pengujian yang dilakukan, digunakan spesifikasi generator berjenis Permanent Magnet Synchronous Generator dengan 18 slot dan 8 pole yang di desain pada software Finite Element Method.
Hasil yang didapatkan dari pengujian concentrated winding pada generator permanen magnet 18S8P dengan arah putar clockwise mendapatkan tegangan sebesar 184.
80 volt, sedangkan pada arah putar kombinasi mendapatkan tegangan sebesar 206.
05 volt.
Maka dapat disimpulkan ketika melakukan winding tidak ada metode yang salah karena winding adalah mencari metode terbaik untuk mendapatkan tegangan yang maksimal, pada pengujian generator permanen magnet 18S8P skema terbaiknya adalah menggunakan metode kombinasi.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
การเก็บตัวอ่อนโดยวิธีนิรศัลยกรรมในกระบือปลัก (Bubalus bubalis Linn.)
การเก็บตัวอ่อนโดยวิธีนิรศัลยกรรมในกระบือปลัก (Bubalus bubalis Linn.)
ศึกษาประสิทธิภาพการล้างเก็บตัวอ่อนจากกระบือตัวให้ โดยการกระตุ้นการตกไข่ด้วย pregnant mare serum gonadotrophin (PMSG) สำหรับการทดลองที่ 1, PMSG ร่วมกับ human chorionic gonadotrophin...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Research on Fuzzy Control Based Flexible Composite Winding System
Research on Fuzzy Control Based Flexible Composite Winding System
In the process of composite resin prepreg tape winding, the presence of pores or voids among the layers of composite can result in reduced strength of winding. To alleviate this pr...
Transformer Winding Deformation Detection and Modeling Based on Frequency Response Method
Transformer Winding Deformation Detection and Modeling Based on Frequency Response Method
Power transformer is one of the key equipment of the power system, and its reliable operation is an
important factor for the safety of the whole power grid and even national power....
Development of a Drum-Pressing-Type Endless Wire-Winding Mechanism
Development of a Drum-Pressing-Type Endless Wire-Winding Mechanism
Wire-driven mechanisms are advantageous in terms of weight reduction and integration into complex structures. However, conventional wire-winding mechanisms face a problem in which ...
Perbedaan Siklus Menstruasi Akseptor KB Pil Dan Injeksi Kombinasi
Perbedaan Siklus Menstruasi Akseptor KB Pil Dan Injeksi Kombinasi
Latar Belakang: Pemilihan kontrasepsi yang digunakan oleh wanita perlu mempertimbangkan pengaruh metode tersebut terhadap fungsi reproduksi sekaligus kesejahteraan umum. Alat kontr...

