Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFEKTIVITAS KOMBINASI TARIK NAFAS DALAM DAN AFIRMASI POSITIF MENGURANGI DEPRESI PADA PERAWAT DI PUSKESMAS BANTUL YOGYAKARTA

View through CrossRef
Latar Belakang: Depresi merupakan masalah kesehatan mental yang paling umum dialami perawat, terutama di lingkungan stres. Hal ini dapat mempengaruhi kinerja, menurunnya efektifitas, dan produktivitas kerja. Salah satu metode efektif untuk mengurangi depresi adalah teknik tarik nafas dalam yang membantu meningkatkan kenyamanan dan daya tahan tubuh. Selain itu, afirmasi positif sebagai pernyataan singkat dan sederhana yang diucapkan dengan keras dan diulang perlahan juga membantu membangun keyakinan dan mengatasi depresi. Tujuan: Mengetahui efektivitas kombinasi tarik nafas dalam dan afirmasi positif untuk mengurangi depresi pada perawat di Puskesmas Bantul Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dalam bentuk pre-experimental dengan menggunakan one group pretest-posttest design. teknik sampel yang digunakan adalah Non Probability Sampling dengan jenis Purposive Sampling. Sampel berjumlah 17 responden. Teknik pengumpulan data mengunakan kuesioner pre-test dan post-test. Instrumen yang digunakan Instrumen DASS-42. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon untuk membandingkan skor depresi sebelum dan sesudah intervensi pada responden yang sama. Hasil Penelitian: Dari 17 responden, 15 mengalami penurunan skor depresi, 1 mengalami peningkatan skor dan 1 tidak mengalami perubahan. Rata-rata skor depresi menurun signifikan dari 3,29 menjadi 0,41 setelah intervensi tarik nafas dalam dan afirmasi positif, dengan nilai signifikansi uji Wilcoxon sebesar 0,002 (p < 0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan adanya penurunan skor depresi yang signifikan setelah intervensi tarik nafas dalam dan afirmasi positif, sehingga intervensi efektif dalam menurunkan depresi pada perawat di Puskesmas Bantul. Oleh karena itu, disarankan agar intervensi ini diterapkan secara rutin sebagai upaya untuk meningkatkan kesehatan mental tenaga kesehatan.
Title: EFEKTIVITAS KOMBINASI TARIK NAFAS DALAM DAN AFIRMASI POSITIF MENGURANGI DEPRESI PADA PERAWAT DI PUSKESMAS BANTUL YOGYAKARTA
Description:
Latar Belakang: Depresi merupakan masalah kesehatan mental yang paling umum dialami perawat, terutama di lingkungan stres.
Hal ini dapat mempengaruhi kinerja, menurunnya efektifitas, dan produktivitas kerja.
Salah satu metode efektif untuk mengurangi depresi adalah teknik tarik nafas dalam yang membantu meningkatkan kenyamanan dan daya tahan tubuh.
Selain itu, afirmasi positif sebagai pernyataan singkat dan sederhana yang diucapkan dengan keras dan diulang perlahan juga membantu membangun keyakinan dan mengatasi depresi.
Tujuan: Mengetahui efektivitas kombinasi tarik nafas dalam dan afirmasi positif untuk mengurangi depresi pada perawat di Puskesmas Bantul Yogyakarta.
Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dalam bentuk pre-experimental dengan menggunakan one group pretest-posttest design.
teknik sampel yang digunakan adalah Non Probability Sampling dengan jenis Purposive Sampling.
Sampel berjumlah 17 responden.
Teknik pengumpulan data mengunakan kuesioner pre-test dan post-test.
Instrumen yang digunakan Instrumen DASS-42.
Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon untuk membandingkan skor depresi sebelum dan sesudah intervensi pada responden yang sama.
Hasil Penelitian: Dari 17 responden, 15 mengalami penurunan skor depresi, 1 mengalami peningkatan skor dan 1 tidak mengalami perubahan.
Rata-rata skor depresi menurun signifikan dari 3,29 menjadi 0,41 setelah intervensi tarik nafas dalam dan afirmasi positif, dengan nilai signifikansi uji Wilcoxon sebesar 0,002 (p < 0,05).
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan adanya penurunan skor depresi yang signifikan setelah intervensi tarik nafas dalam dan afirmasi positif, sehingga intervensi efektif dalam menurunkan depresi pada perawat di Puskesmas Bantul.
Oleh karena itu, disarankan agar intervensi ini diterapkan secara rutin sebagai upaya untuk meningkatkan kesehatan mental tenaga kesehatan.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI
Lansia di Indonesia setiap tahunya terus mengalami peningkatan. Seiring bertambahnya usia maka akan terjadi perubahan fisik, kognitif, dan psikososial yang merupakan dampak negatif...
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
Angka Kejadian Depresi pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis Menggunakan Metode Pengukuran Geriatric Depression Scale
Angka Kejadian Depresi pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis Menggunakan Metode Pengukuran Geriatric Depression Scale
Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik mengakibatkan penurunan fungsi ginjal progresif dan irreversible sehingga memerlukan terapi pengganti ginjal berupa dialisis atau transplanta...
Management Keperawatan Sesak Nafas pada Pasien Asma di Unit Gawat Darurat : Literature Review
Management Keperawatan Sesak Nafas pada Pasien Asma di Unit Gawat Darurat : Literature Review
Latar belakang : Ketidakmampuan pasien asma dalam mengelola sesak nafas dapat mempengaruhi saturasi oksigen dan respiratory rate. Perlu literature review mengenai berbagai cara unt...
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
Memori merupakan kemampuan untuk menyimpan, mempertahankan, dan mengingat informasi dari pengalaman masa lalu pada otak manusia berperan dalam proses belajar. Banyak hal yang mempe...

Back to Top