Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Transisi Peran Sebagai Ibu Dengan Kemampuan Merawat Bayi Pada Primipara

View through CrossRef
Transisi peran pada primipara adalah suatu keadaan dimana seorang wanita mengalami perubahan terutama ketika dia memulai tahap persalinan, selanjutnya akan menjadi seorang ibu dan menerima anggota keluarga baru. Menjadi seorang ibu juga memerlukan persiapan dan kemampuan karena akan mempunyai tanggung jawab baru merawat anaknya dengan baik dan maksimal.Tujuan penelitian untuk mengalisis hubungan transisi peran dengan kemampuan merawat bayi pada primipara. Desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian 25 responden dan jumlah sampel 25 responden, menggunakan teknik sampling total sampling. Variabel independen yaitu Transisi peran dan variabel dependennya kemampuan merawat bayi. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner pada setiap variabel. Analisis statistik menggunakan Spearman's rho dengan α < 0,05. Hasil penelitian didapatkan transisi peran optimal 92% dan kemampuan merawat bayi kurang 88%. Hasil uji statistik spearman rho p- value: 0,516 dengan r:0,136, artinya tidak ada hubungan antara transisi peran dengan kemampuan merawat bayi pada primipara. Kemampuan merawat bayi oleh ibu  kurang mampu dilaksanakan terutama pada saat kemampuan merawat pada usia bayi satu bulan. Hal ini membutuhkan waktu untuk beradaptasi pada masa transisi peran sebagai ibu. Akan tetapi pada usia bayi lebih dari satu bulan ibu sudah mampu melakukan perawatan bayi sesuai dengan peran barunya. Untuk itu kemampuan merawat bayi diperlukan pengalaman yang diperoleh dari tenaga kesehatan dan orang terdekat agar dapat meningkatkan kemampuannya, terutama pada bulan bulan pertama masa transisi sebagai ibu.    Keywords: Transisi peran, Kemampuan, Bayi, Primipara
Title: Transisi Peran Sebagai Ibu Dengan Kemampuan Merawat Bayi Pada Primipara
Description:
Transisi peran pada primipara adalah suatu keadaan dimana seorang wanita mengalami perubahan terutama ketika dia memulai tahap persalinan, selanjutnya akan menjadi seorang ibu dan menerima anggota keluarga baru.
Menjadi seorang ibu juga memerlukan persiapan dan kemampuan karena akan mempunyai tanggung jawab baru merawat anaknya dengan baik dan maksimal.
Tujuan penelitian untuk mengalisis hubungan transisi peran dengan kemampuan merawat bayi pada primipara.
Desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional.
Populasi penelitian 25 responden dan jumlah sampel 25 responden, menggunakan teknik sampling total sampling.
Variabel independen yaitu Transisi peran dan variabel dependennya kemampuan merawat bayi.
Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner pada setiap variabel.
Analisis statistik menggunakan Spearman's rho dengan α < 0,05.
Hasil penelitian didapatkan transisi peran optimal 92% dan kemampuan merawat bayi kurang 88%.
Hasil uji statistik spearman rho p- value: 0,516 dengan r:0,136, artinya tidak ada hubungan antara transisi peran dengan kemampuan merawat bayi pada primipara.
Kemampuan merawat bayi oleh ibu  kurang mampu dilaksanakan terutama pada saat kemampuan merawat pada usia bayi satu bulan.
Hal ini membutuhkan waktu untuk beradaptasi pada masa transisi peran sebagai ibu.
Akan tetapi pada usia bayi lebih dari satu bulan ibu sudah mampu melakukan perawatan bayi sesuai dengan peran barunya.
Untuk itu kemampuan merawat bayi diperlukan pengalaman yang diperoleh dari tenaga kesehatan dan orang terdekat agar dapat meningkatkan kemampuannya, terutama pada bulan bulan pertama masa transisi sebagai ibu.
   Keywords: Transisi peran, Kemampuan, Bayi, Primipara.

Related Results

Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Baby massage is a direct contact therapy with the body that can provide a sense of security and comfort for babies. The villagers chose to use a shaman as an alternative to baby ma...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Primigravida Di Desa Gayaman Mojoanyar Mojokerto
Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Primigravida Di Desa Gayaman Mojoanyar Mojokerto
Menurut UNICEF, cakupan ASI eksklusif enam bulan di Indonesia masih jauh dari rata-rata dunia, yaitu 38%. Menyusui merupakan pemberian makanan kepada bayi yang secara langsung dari...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Optimalisasi Kesehatan Bayi Melalui Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Tentang Pijat Bayi
Optimalisasi Kesehatan Bayi Melalui Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Tentang Pijat Bayi
Tahun pertama usia bayi merupakan waktu yang sangat berharga untuk berlanjutnya pertumbuhan dan perkembangan. Pada saat tersebut bayi membutuhkan dukungan agar bayi bisa tumbuh dan...
PERBEDAAN PANJANG BADAN BAYI BARU LAHIR ANTARA IBU HAMIL KEK DAN TIDAK KEK
PERBEDAAN PANJANG BADAN BAYI BARU LAHIR ANTARA IBU HAMIL KEK DAN TIDAK KEK
Latar Belakang : Status gizi ibu selama masa kehamilan mempunyai peranan penting terhadap panjang badan bayi yang akan dilahirkan. Bayi baru lahir tergolong stunting apabila memili...

Back to Top