Javascript must be enabled to continue!
Pendekatan Metode Design Thinking Dalam Perancangan Inovasi Produk
View through CrossRef
Sate Jawa TMP is a culinary business established in 2007. However, despite its long experience, this restaurant has problems with its satay products as some customers do not like chicken skin in them, besides burning smells and incorrect meat doneness. This research was conducted to support Sate Jawa TMP in its effort of increasing repurchase intention and maintain its customer bases. The objective of this study is to create innovative ideas that prop up the chicken satay product developments by applying design thinking for Sate Jawa TMP that is appropriate with the needs of its customers. This quantitative descriptive research consists of five stages, i.e., empathize, define, ideate, prototype, and test, using snowball testing. The results demonstrate that, based on the design thinking method, the company makes product innovation by providing chicken satay menus and satay sauces adjusted with the needs of its customers. Therefore, the menu innovations made by Sate Jawa TMP has a great potential of overcoming the declining repurchases and maintaining its customers amidst the competitive market.
Abstrak
Sate Jawa TMP merupakan sebuah bisnis makanan yang berdiri sejak 2007. Namun, Sate Jawa TMP memiliki permasalahan pada produknya yaitu, terdapat pelanggan yang tidak menyukai adanya kulit dan hasil bakaran yang sedikit sangit atau kematangan yang kurang tepat. Penelitian ini dilaksanakan untuk mendukung upaya Sate Jawa TMP dalam meningkatkan tingkat pembelian ulang dan mempertahankan basis pelanggannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan gagasan inovatif untuk mendukung pengembangan produk sate ayam dengan menerapkan design thinking pada warung makan Sate Jawa TMP yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Proses penelitian terdiri dari 5 tahap yaitu, emphatize, define, ideate, prototype, dan test. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian yaitu snowball testing. Hasilnya menunjukkan bahwa berdasarkan pendekatan metode design thinking Sate Jawa TMP melakukan inovasi produk dengan menu sate ayam dan bumbu sate yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Dengan demikian, inovasi pada menu Sate Jawa TMP memiliki potensi besar untuk mengatasi tantangan repurchase yang menurun dan mempertahankan pelanggan di tengah persaingan pasar yang kompetitif.
Title: Pendekatan Metode Design Thinking Dalam Perancangan Inovasi Produk
Description:
Sate Jawa TMP is a culinary business established in 2007.
However, despite its long experience, this restaurant has problems with its satay products as some customers do not like chicken skin in them, besides burning smells and incorrect meat doneness.
This research was conducted to support Sate Jawa TMP in its effort of increasing repurchase intention and maintain its customer bases.
The objective of this study is to create innovative ideas that prop up the chicken satay product developments by applying design thinking for Sate Jawa TMP that is appropriate with the needs of its customers.
This quantitative descriptive research consists of five stages, i.
e.
, empathize, define, ideate, prototype, and test, using snowball testing.
The results demonstrate that, based on the design thinking method, the company makes product innovation by providing chicken satay menus and satay sauces adjusted with the needs of its customers.
Therefore, the menu innovations made by Sate Jawa TMP has a great potential of overcoming the declining repurchases and maintaining its customers amidst the competitive market.
Abstrak
Sate Jawa TMP merupakan sebuah bisnis makanan yang berdiri sejak 2007.
Namun, Sate Jawa TMP memiliki permasalahan pada produknya yaitu, terdapat pelanggan yang tidak menyukai adanya kulit dan hasil bakaran yang sedikit sangit atau kematangan yang kurang tepat.
Penelitian ini dilaksanakan untuk mendukung upaya Sate Jawa TMP dalam meningkatkan tingkat pembelian ulang dan mempertahankan basis pelanggannya.
Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan gagasan inovatif untuk mendukung pengembangan produk sate ayam dengan menerapkan design thinking pada warung makan Sate Jawa TMP yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Proses penelitian terdiri dari 5 tahap yaitu, emphatize, define, ideate, prototype, dan test.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian yaitu snowball testing.
Hasilnya menunjukkan bahwa berdasarkan pendekatan metode design thinking Sate Jawa TMP melakukan inovasi produk dengan menu sate ayam dan bumbu sate yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.
Dengan demikian, inovasi pada menu Sate Jawa TMP memiliki potensi besar untuk mengatasi tantangan repurchase yang menurun dan mempertahankan pelanggan di tengah persaingan pasar yang kompetitif.
Related Results
Perancangan Dan Peletakan Papan Elektronik Running Teks Sebagai Media Informasi Display Produk Anyaman Bambu di Desa Duwet Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang
Perancangan Dan Peletakan Papan Elektronik Running Teks Sebagai Media Informasi Display Produk Anyaman Bambu di Desa Duwet Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang
Inovasi produk merupakan salah satu dampak dari pesatnya perubahan teknologi dan keragaman produk dalam menentukan kinerja organisasi. Tingginya inovasi, baik inovasi proses maupun...
PERANCANGAN RAPI DALAM SILIR DAKSINA DARI PERSPEKTIF PENDEKATAN PENGURUSAN
PERANCANGAN RAPI DALAM SILIR DAKSINA DARI PERSPEKTIF PENDEKATAN PENGURUSAN
Abstract This study analyses a literary work using the Management Approach by Mohamad Mokhtar Abu Hassan (2013). There are five principles under the approach: planning, leadership,...
Analisis Akurasi dan Kecepatan Waktu Pencarian Warna Produk Menggunakan ChatGPT dan Website Produk
Analisis Akurasi dan Kecepatan Waktu Pencarian Warna Produk Menggunakan ChatGPT dan Website Produk
Informasi produk merupakan elemen penting dalam menarik minat konsumen, dimana nama dan warna produk memainkan peran krusial dalam keputusan pembelian. Warna produk, misalnya, dapa...
MEMBANGUN KEUNGGULAN BERSAING MELALUI INOVASI PRODUK, INOVASI PROSES, INOVASI MARKETING DAN INOVASI ORGANISASI UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PERUSAHAAN
MEMBANGUN KEUNGGULAN BERSAING MELALUI INOVASI PRODUK, INOVASI PROSES, INOVASI MARKETING DAN INOVASI ORGANISASI UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PERUSAHAAN
The rife number of Meatball sellers in Tasikmalaya make the business competition increased incisively. The incisive business competition requires business actors to always innovate...
Aspek Inovasi dan Teknologi Dalam Pengembangan Kawasan Danau Toba di Kabupaten Samosir
Aspek Inovasi dan Teknologi Dalam Pengembangan Kawasan Danau Toba di Kabupaten Samosir
Danau Toba merupakan salah satu kawasan yang termasuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) sebagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pemban...
INOVASI PRODUK DAN BRANDING DALAM EKONOMI KREATIF SERTA TRANSFORMASI BISNIS TRADISIONAL: STUDI KASUS KUNJUNGAN KE BAKPIA JUWARA SATOE YOGYAKARTA
INOVASI PRODUK DAN BRANDING DALAM EKONOMI KREATIF SERTA TRANSFORMASI BISNIS TRADISIONAL: STUDI KASUS KUNJUNGAN KE BAKPIA JUWARA SATOE YOGYAKARTA
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran inovasi produk dan branding dalam mendukung transformasi usaha tradisional menuju ekonomi kreatif, dengan studi kasus B...
Design Thinking vs design thinking
Design Thinking vs design thinking
<p><b>This research offers a comparison of the different uses of design thinking and investigates how design thinking is used within business models and compares this t...

