Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN KECENDERUNGAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA
View through CrossRef
Masa remaja adalah masa peralihan, ketika individu mulai tumbuh dan berkembang dari masa anak-anak menjadi individu yang memiliki kematangan. Pada masa ini remaja akan mengalami perubahan baik secara fisik, kognitif, sosial dan emosional. Masalah psikososial yang sering ditemui adalah nomophobia pada remaja. Penggunaan smartphone yang berlebihan pada remaja akan memberikan dampak negatif seperti ketakutan jika tidak memakai smartphone dan mengalami kesulitan ketika berinterkasi secara langsung yang disebut dengan nomophobia. Berdasarkan data pengguna smartphone di Indonesia menurut Asosiasi Penyelenggaraan Jasa Smartphone Indonesia (APJII) bahwa pada tahun 2019 terdapat 196,71 juta jiwa pengguna smartphone, dari jumlah tersebut diketahui bahwa mayoritas pengguna smartphone di Indonesia adalah remaja yang berusia 15-19 tahun dengan prevalensi 91%. Jika dilihat pengguna smartphone per wilayah Sumatera 16,2%, dan Sumatera Barat 2,5%. Berdasakan penelitian Young, 2011. diketahui sekitar 23% siswa merasa kehilangan konsentrasi dan menjadi stres apabila mereka jauh dari smartphone, 39,5% mengidap nomophobia dan 27% berada pada risiko mengalami nomophobia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Intensitas penggunaan Smartphone dengan kecenderungan Nomophobia Pada Remaja. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif corelational dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Pengolahan data bivariat dengan Chi-Square. Hasil Penelitian didapatkan tidak ada hubungan intensitas pengguanaan smartphone terhadap kecendrungan nomophobia dengan nilai p value > 0.05 yaitu p = 0.618.
LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Title: HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN KECENDERUNGAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA
Description:
Masa remaja adalah masa peralihan, ketika individu mulai tumbuh dan berkembang dari masa anak-anak menjadi individu yang memiliki kematangan.
Pada masa ini remaja akan mengalami perubahan baik secara fisik, kognitif, sosial dan emosional.
Masalah psikososial yang sering ditemui adalah nomophobia pada remaja.
Penggunaan smartphone yang berlebihan pada remaja akan memberikan dampak negatif seperti ketakutan jika tidak memakai smartphone dan mengalami kesulitan ketika berinterkasi secara langsung yang disebut dengan nomophobia.
Berdasarkan data pengguna smartphone di Indonesia menurut Asosiasi Penyelenggaraan Jasa Smartphone Indonesia (APJII) bahwa pada tahun 2019 terdapat 196,71 juta jiwa pengguna smartphone, dari jumlah tersebut diketahui bahwa mayoritas pengguna smartphone di Indonesia adalah remaja yang berusia 15-19 tahun dengan prevalensi 91%.
Jika dilihat pengguna smartphone per wilayah Sumatera 16,2%, dan Sumatera Barat 2,5%.
Berdasakan penelitian Young, 2011.
diketahui sekitar 23% siswa merasa kehilangan konsentrasi dan menjadi stres apabila mereka jauh dari smartphone, 39,5% mengidap nomophobia dan 27% berada pada risiko mengalami nomophobia.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Intensitas penggunaan Smartphone dengan kecenderungan Nomophobia Pada Remaja.
Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif corelational dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling.
Pengolahan data bivariat dengan Chi-Square.
Hasil Penelitian didapatkan tidak ada hubungan intensitas pengguanaan smartphone terhadap kecendrungan nomophobia dengan nilai p value > 0.
05 yaitu p = 0.
618.
Related Results
GAMBARAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA
GAMBARAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA
ABSTRACT
The results of a survey conducted by the Indonesian Internet Service Providers Association (APJII) in 2018 said that 90% of internet users were aged 15-19 years and ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Efektivitas Ifdil perceptual light technique (IPLT) untuk mereduksi kecenderungan nomophobia pada siswa
Efektivitas Ifdil perceptual light technique (IPLT) untuk mereduksi kecenderungan nomophobia pada siswa
Nomophobia merupakan salah satu gangguan psikologis yang sering tidak disadari oleh kalangan remaja. Gangguan psikologis tersebut seperti perasaan takut kehilangan koneksi dengan s...
INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DAN RISIKO TERJADINYA DE QUERVAIN’S SYNDROME KEPADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KOMPUTER DI UNIVERSITAS KLABAT
INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DAN RISIKO TERJADINYA DE QUERVAIN’S SYNDROME KEPADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KOMPUTER DI UNIVERSITAS KLABAT
The intensity of smartphone use has been considered as one of the risk factors for developing De Quervain’s Syndrome, a condition caused by repetitive hand movements leading to inf...
Exploring nomophobia among university students: Identifying risk factors, correlates, and predictive insights through machine learning
Exploring nomophobia among university students: Identifying risk factors, correlates, and predictive insights through machine learning
Nomophobia is a term describing a growing fear in today’s world, the fear of being without a mobile device or beyond mobile phone contact. It is the biggest non-drug addiction of t...
Hubungan antara Kesepian dengan Nomophobia pada Mahasiswa Universitas Islam Bandung
Hubungan antara Kesepian dengan Nomophobia pada Mahasiswa Universitas Islam Bandung
Abstract. Loneliness can happen to anyone. Loneliness is not just the absence of other people, more than that, individuals need the social relationships they desire. Individuals wh...
HARGA DIRI DAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA PEREMPUAN
HARGA DIRI DAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA PEREMPUAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara harga diri dan kecenderungan nomophobia pada remaja perempuan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-...
UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU NOMOPHOBIA DIKALANGAN MAHASISWA IAIN LHOKSEUMAWE
UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU NOMOPHOBIA DIKALANGAN MAHASISWA IAIN LHOKSEUMAWE
Nomophobia adalah kondisi kecemasan atau ketakutan yang berlebihan terhadap pemisahan atau kehilangan ponsel pintar atau smartphone. Kondisi ini semakin relevan di era digital saat...

