Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Estimasi Harga Bawang Bawang Di Jawa Timur Menggunakan Model Multilayer Perceptron

View through CrossRef
Indonesia adalah negara yang dikenal dengan beragam produk pertanian. Produk pertanian yang dihasilkan meliputi pangan dan hortikultura. Produk hortikultura yang sering ditanam oleh masyarakat adalah bawang merah. Bawang merah merupakan salah satu komoditas yang memiliki tingkat risiko yang tinggi yaitu harga yang fluktuatif. Harga bawang merah dapat naik dan turun hanya dalam waktu beberapa minggu. Fluktuasi harga bawang merah dapat terjadi karena tidak ada aturan yang melindungi harga bawang merah. Kondisi mekanisme pasar menentukan harga bawang merah, sehingga hukum penawaran dan permintaan menentukan naik turunnya harga. Langkah-langkah yang tepat diperlukan untuk memprediksi harga bawang merah dalam beberapa periode berikutnya dan meminimalkan risiko kerugian petani. Harga bawang merah berubah setiap minggu, sehingga diperlukan prediksi harga bawang merah menggunakan metode Multilayer Perceptron (MLP). Multilayer Perceptron (MLP) adalah salah satu Jaringan Saraf Tiruan (ANN) yang populer. Model MLP yang dibangun terbukti dapat memprediksi harga bawang merah di Jawa Timur. Perbandingan data uji dan pelatihan terbaik adalah 2:1, yang memiliki kesalahan terkecil dari model lainnya. Ini bisa disebabkan oleh faktor parameter yang tidak sesuai. Perbedaan jumlah epoch dalam penelitian ini berdampak signifikan dalam meminimalisasi kesalahan.
Title: Estimasi Harga Bawang Bawang Di Jawa Timur Menggunakan Model Multilayer Perceptron
Description:
Indonesia adalah negara yang dikenal dengan beragam produk pertanian.
Produk pertanian yang dihasilkan meliputi pangan dan hortikultura.
Produk hortikultura yang sering ditanam oleh masyarakat adalah bawang merah.
Bawang merah merupakan salah satu komoditas yang memiliki tingkat risiko yang tinggi yaitu harga yang fluktuatif.
Harga bawang merah dapat naik dan turun hanya dalam waktu beberapa minggu.
Fluktuasi harga bawang merah dapat terjadi karena tidak ada aturan yang melindungi harga bawang merah.
Kondisi mekanisme pasar menentukan harga bawang merah, sehingga hukum penawaran dan permintaan menentukan naik turunnya harga.
Langkah-langkah yang tepat diperlukan untuk memprediksi harga bawang merah dalam beberapa periode berikutnya dan meminimalkan risiko kerugian petani.
Harga bawang merah berubah setiap minggu, sehingga diperlukan prediksi harga bawang merah menggunakan metode Multilayer Perceptron (MLP).
Multilayer Perceptron (MLP) adalah salah satu Jaringan Saraf Tiruan (ANN) yang populer.
Model MLP yang dibangun terbukti dapat memprediksi harga bawang merah di Jawa Timur.
Perbandingan data uji dan pelatihan terbaik adalah 2:1, yang memiliki kesalahan terkecil dari model lainnya.
Ini bisa disebabkan oleh faktor parameter yang tidak sesuai.
Perbedaan jumlah epoch dalam penelitian ini berdampak signifikan dalam meminimalisasi kesalahan.

Related Results

Analisis Pengaruh Harga Kebutuhan Pangan Pasar Tradisional Terhadap Inflasi Di Kota Makassar
Analisis Pengaruh Harga Kebutuhan Pangan Pasar Tradisional Terhadap Inflasi Di Kota Makassar
Tujuan dari penelitian ini 1). menganalisis perkembangan harga kebutuhan pangan  di pasar tradisional di Kota Makassar., 2). menganalisis pengaruh harga bawang merah, harga bawang ...
Transmisi Harga Bawang Merah Ditingkat Produsen dan Konsumen di Sulawesi Selatan
Transmisi Harga Bawang Merah Ditingkat Produsen dan Konsumen di Sulawesi Selatan
Bawang merah merupakan sub sektor pertanian yang memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi. Harga bawang merah menunjukkan tren perkembangan harga yang berfluktuatif setia...
Perilaku Harga dan Integrasi Pasar Bawang Merah di Indonesia
Perilaku Harga dan Integrasi Pasar Bawang Merah di Indonesia
<strong>English</strong><br />Shallot is the main spice widely used in the Indonesian food cooking and servings that makes its demand continues increasing althoug...
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
Bawang merah (Allium Ascalonicum L.) merupakan family dari Lilyceae yang berasal dari Asia Tengah, yaitu sekitar Bangladesh, India, dan Pakistan. Bawang merah merupakan salah satu ...
Variasi Harga dan Integrasi Pasar Vertikal Bawang Merah di Kabupaten Brebes
Variasi Harga dan Integrasi Pasar Vertikal Bawang Merah di Kabupaten Brebes
<p>Kabupaten Brebes merupakan salah satu kabupaten sentra produksi bawang merah di Jawa Tengah bahkan nasional. Bawang merah sering mengalami ketidakpastian harga yang disebu...
POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN SENTRA PRODUKSI BAWANG MERAH PROVINSI SUMATERA UTARA
POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN SENTRA PRODUKSI BAWANG MERAH PROVINSI SUMATERA UTARA
<pre>Bawang merah memiliki peran strategis dalam perekonomian Provinsi Sumatera Utara. Bawang merah merupakan salah satu komoditas utama sebagai penyumbang inflasi. Namun dem...
Strategi Pengembangan Agribisnis Komoditas Bawang Merah di Kabupaten Banyuwangi
Strategi Pengembangan Agribisnis Komoditas Bawang Merah di Kabupaten Banyuwangi
Shallots are vegetable commodities that have long been superior and have been intensively cultivated by many farmers. They belong to the group of non-substituted spices that functi...
ESTIMASI PROPORSI SISWA SD KELAS RENDAH USIA 6 SAMPAI 7 TAHUN YANG MEMILIKI KESALAHAN ARTIKULASI DI KECAMATAN JEBRES KOTA SURAKARTA
ESTIMASI PROPORSI SISWA SD KELAS RENDAH USIA 6 SAMPAI 7 TAHUN YANG MEMILIKI KESALAHAN ARTIKULASI DI KECAMATAN JEBRES KOTA SURAKARTA
Artikulasi merupakan salah satu modal dasar untuk bicara dan bahasa. Pada usia lebih kurang 8 tahun anak-anak sudah mampu mengucapkan semua vokal, konsonan dan konsonan rangkap ada...

Back to Top