Javascript must be enabled to continue!
Manajemen Program Literasi Finansial dan Kemampuan Pengelolaan Keuangan Peserta Didik Sekolah Menengah Atas: Studi Literatur
View through CrossRef
Perkembangan kehidupan sosial dan ekonomi modern menuntut peserta didik memiliki literasi finansial sebagai kecakapan hidup yang penting dalam mengelola keuangan secara bijak dan bertanggung jawab. Peserta didik sekolah menengah atas berada pada fase transisi menuju kedewasaan dan mulai terlibat dalam pengambilan keputusan keuangan pribadi, sehingga sekolah menjadi konteks strategis untuk penguatan literasi finansial. Namun demikian, efektivitas pendidikan literasi finansial tidak hanya ditentukan oleh materi pembelajaran, tetapi juga oleh bagaimana program tersebut dikelola secara sistematis melalui manajemen program yang baik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji manajemen program literasi finansial dan keterkaitannya dengan kemampuan pengelolaan keuangan peserta didik sekolah menengah atas melalui pendekatan studi literatur. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data berupa artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi serta publikasi ilmiah relevan yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan mengelompokkan temuan penelitian ke dalam aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi program literasi finansial. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen program literasi finansial yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan peserta didik. Program yang memiliki tujuan jelas, terintegrasi dalam kurikulum, didukung kepemimpinan sekolah, serta menerapkan metode pembelajaran kontekstual dan partisipatif terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman, sikap, dan perilaku keuangan peserta didik. Evaluasi program yang berkelanjutan juga berperan penting dalam memastikan efektivitas dan keberlanjutan literasi finansial di sekolah. Kajian ini menegaskan bahwa literasi finansial perlu diposisikan sebagai bagian integral dari manajemen pendidikan di sekolah menengah atas guna membekali peserta didik menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
South Sulawesi Education Development
Title: Manajemen Program Literasi Finansial dan Kemampuan Pengelolaan Keuangan Peserta Didik Sekolah Menengah Atas: Studi Literatur
Description:
Perkembangan kehidupan sosial dan ekonomi modern menuntut peserta didik memiliki literasi finansial sebagai kecakapan hidup yang penting dalam mengelola keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.
Peserta didik sekolah menengah atas berada pada fase transisi menuju kedewasaan dan mulai terlibat dalam pengambilan keputusan keuangan pribadi, sehingga sekolah menjadi konteks strategis untuk penguatan literasi finansial.
Namun demikian, efektivitas pendidikan literasi finansial tidak hanya ditentukan oleh materi pembelajaran, tetapi juga oleh bagaimana program tersebut dikelola secara sistematis melalui manajemen program yang baik.
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji manajemen program literasi finansial dan keterkaitannya dengan kemampuan pengelolaan keuangan peserta didik sekolah menengah atas melalui pendekatan studi literatur.
Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif.
Sumber data berupa artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi serta publikasi ilmiah relevan yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir.
Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan mengelompokkan temuan penelitian ke dalam aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi program literasi finansial.
Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen program literasi finansial yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan peserta didik.
Program yang memiliki tujuan jelas, terintegrasi dalam kurikulum, didukung kepemimpinan sekolah, serta menerapkan metode pembelajaran kontekstual dan partisipatif terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman, sikap, dan perilaku keuangan peserta didik.
Evaluasi program yang berkelanjutan juga berperan penting dalam memastikan efektivitas dan keberlanjutan literasi finansial di sekolah.
Kajian ini menegaskan bahwa literasi finansial perlu diposisikan sebagai bagian integral dari manajemen pendidikan di sekolah menengah atas guna membekali peserta didik menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENGARUH LITERASI PRODUK, LITERASI FINANSIAL DAN LITERASI TEKNOLOGI FINANSIAL TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN LAYANAN PERBANKAN DI PT. BANK SYARIAH INDONESIA KCP SULTAN ADAM
PENGARUH LITERASI PRODUK, LITERASI FINANSIAL DAN LITERASI TEKNOLOGI FINANSIAL TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN LAYANAN PERBANKAN DI PT. BANK SYARIAH INDONESIA KCP SULTAN ADAM
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Untuk menganalisis signifikansi pengaruh literasi produk, literasi finansial dan literasi teknologi finansial secara simulan terhadap ke...
Durasi (Duta Literasi) Upaya Tingkatkan Budaya Literasi
Durasi (Duta Literasi) Upaya Tingkatkan Budaya Literasi
Rendahnya tingkat literasi secara nasional maupun didalam budaya sekolah, maka menuntut sekolah untuk menemukan solusi dan inovasi untuk menggerakkan budaya literasi di kalangan pe...
Survei Minat dan Motivasi dalam Mengikti Belajar Renang pada Peserta Didik Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu
Survei Minat dan Motivasi dalam Mengikti Belajar Renang pada Peserta Didik Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran minat dan motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran renang di Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini menggu...
Literasi Keuangan Dan Resiliensi Keuangan Mahasiswa: Ditinjau Dari Perspektif Gender
Literasi Keuangan Dan Resiliensi Keuangan Mahasiswa: Ditinjau Dari Perspektif Gender
ini mahasiswa sangat aktif dalam penggunaan teknologi finansial baik sebagai alat pembayaran maupun sarana untuk berinvestasi. Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan literasi dan res...
STRATEGI PENERAPAN PRINSIP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DI KANTOR NOTARIS
STRATEGI PENERAPAN PRINSIP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DI KANTOR NOTARIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan strategi pengelolaan keuangan yang berlandaskan prinsip akuntabilitas di kantor notaris, guna meningkatkan transparansi ...
Manajemen Peserta Didik Bernuansa Pendidikan Karakter
Manajemen Peserta Didik Bernuansa Pendidikan Karakter
Penulisan buku ini didorong oleh suatu permasalahan di mana banyak kalangan hanya memahami bahwa manajemen peserta didik adalah sekedar mengurusi 'pendataan peserta didik' sehingga...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

