Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan antara konsumsi kopi dan dismenore primer pada mahasiswi Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana tahun 2022

View through CrossRef
Introduction: Dysmenorrhea is pain that is quite severe during menstruation which interferes with daily activities and habits. Women who suffer from dysmenorrhea are about 50% of the world's population. Prostaglandin levels that are out of balance in primary dysmenorrhea lead to pain through increased uterine contractility, decreased uterine blood flow, and increased sensitivity of peripheral nerves. Coffee drinking is one of the risk factors for primary dysmenorrhea. This study aims to determine the association between coffee consumption and primary dysmenorrhea of female students of bachelor of medicine programs batch 2021, Faculty Of Medicine, Universitas Udayana. Methods: This is an analytic study with a cross-sectional approach. The research sample was selected randomly by purposive random sampling technique. The data obtained were then processed and analyzed using Microsoft Excel and SPSS. Results: The study was conducted on 95 female students of bachelor of medicine programs batch 2021, Faculty Of Medicine, Universitas Udayana. Based on analysis tests, it was found that there was a significant association between coffee consumption and the incidence of primary dysmenorrhea (p = 0,003). The results of the odds ratio (OR) test were 4.03, thus female students who consumed coffee may have a risk of primary dysmenorrhea of 4.03 times. Conclusion: There is a significant association between coffee consumption and the incidence of primary dysmenorrhea in female students bachelor of medicine programs batch 2021, Faculty Of Medicine, Udayana University.   Pendahuluan: Dismenore adalah rasa nyeri cukup parah pada masa menstruasi yang mengganggu aktivitas dan kebiasaan sehari-hari. Wanita yang menderita dismenore yaitu sekitar 50% dari populasi dunia. Dismenore primer disebabkan oleh ketidakseimbangan level prostaglandin yang menciptakan rasa sakit karena meningkatnya kontraktilitas uterus, penurunan aliran darah uterus, dan peningkatan sensitivitas saraf perifer. Konsumsi kopi merupakan salah satu faktor risiko dari dismenore primer. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi hubungan antara konsumsi kopi dan dismenore primer pada mahasiswi Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (PSSK FK UNUD) angkatan 2021. Metode: Penelitian menggunakan studi analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel adalah purposive random sampling. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel dan SPSS. Hasil: Penelitian dilakukan pada 95 mahasiswi PSSK FK UNUD angkatan 2021. Berdasarkan uji analisis, didapatkan hubungan signifikan antara konsumsi kopi (p = 0,003). Hasil dari pengujian odds ratio (OR) didapat sebesar 4,03 sehingga mahasiswi yang mengonsumsi kopi memiliki risiko terjadinya dismenore primer sebesar 4,03 kali. Simpulan: Terdapat terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi kopi dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi PSSK FK UNUD angkatan 2021.
Title: Hubungan antara konsumsi kopi dan dismenore primer pada mahasiswi Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana tahun 2022
Description:
Introduction: Dysmenorrhea is pain that is quite severe during menstruation which interferes with daily activities and habits.
Women who suffer from dysmenorrhea are about 50% of the world's population.
Prostaglandin levels that are out of balance in primary dysmenorrhea lead to pain through increased uterine contractility, decreased uterine blood flow, and increased sensitivity of peripheral nerves.
Coffee drinking is one of the risk factors for primary dysmenorrhea.
This study aims to determine the association between coffee consumption and primary dysmenorrhea of female students of bachelor of medicine programs batch 2021, Faculty Of Medicine, Universitas Udayana.
Methods: This is an analytic study with a cross-sectional approach.
The research sample was selected randomly by purposive random sampling technique.
The data obtained were then processed and analyzed using Microsoft Excel and SPSS.
Results: The study was conducted on 95 female students of bachelor of medicine programs batch 2021, Faculty Of Medicine, Universitas Udayana.
Based on analysis tests, it was found that there was a significant association between coffee consumption and the incidence of primary dysmenorrhea (p = 0,003).
The results of the odds ratio (OR) test were 4.
03, thus female students who consumed coffee may have a risk of primary dysmenorrhea of 4.
03 times.
Conclusion: There is a significant association between coffee consumption and the incidence of primary dysmenorrhea in female students bachelor of medicine programs batch 2021, Faculty Of Medicine, Udayana University.
  Pendahuluan: Dismenore adalah rasa nyeri cukup parah pada masa menstruasi yang mengganggu aktivitas dan kebiasaan sehari-hari.
Wanita yang menderita dismenore yaitu sekitar 50% dari populasi dunia.
Dismenore primer disebabkan oleh ketidakseimbangan level prostaglandin yang menciptakan rasa sakit karena meningkatnya kontraktilitas uterus, penurunan aliran darah uterus, dan peningkatan sensitivitas saraf perifer.
Konsumsi kopi merupakan salah satu faktor risiko dari dismenore primer.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi hubungan antara konsumsi kopi dan dismenore primer pada mahasiswi Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (PSSK FK UNUD) angkatan 2021.
Metode: Penelitian menggunakan studi analitik dengan desain cross-sectional.
Teknik pengambilan sampel adalah purposive random sampling.
Data yang diperoleh selanjutnya diolah dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel dan SPSS.
Hasil: Penelitian dilakukan pada 95 mahasiswi PSSK FK UNUD angkatan 2021.
Berdasarkan uji analisis, didapatkan hubungan signifikan antara konsumsi kopi (p = 0,003).
Hasil dari pengujian odds ratio (OR) didapat sebesar 4,03 sehingga mahasiswi yang mengonsumsi kopi memiliki risiko terjadinya dismenore primer sebesar 4,03 kali.
Simpulan: Terdapat terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi kopi dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi PSSK FK UNUD angkatan 2021.

Related Results

JENIS TERAPI KOMPLEMENTER DAN DISMENORE PADA MAHASISWI
JENIS TERAPI KOMPLEMENTER DAN DISMENORE PADA MAHASISWI
Abstract   Dysmenorrhea is still an unresolved public health problem that may negatively impact women's health, social relationships, school or work activities and psyc...
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Dismenore, Pengetahuan dan Tindakan untuk Mengatasi Dismenore pada Mahasiswi Universitas Airlangga
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Dismenore, Pengetahuan dan Tindakan untuk Mengatasi Dismenore pada Mahasiswi Universitas Airlangga
Dismenore merupakan suatu fenomena simptomatik meliputi nyeri abdomen, kram, dan sakit punggung sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa faktor yang mempengaruhi d...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PEMBERIAN AIR KELAPA HIJAU DAPAT MENURUNKAN DISMENORE
PEMBERIAN AIR KELAPA HIJAU DAPAT MENURUNKAN DISMENORE
ABSTRACT  Backgrund : Dysmenorrhea is the occurrence of discomfort during menstruation, usually with pain and centering on the lower abdomen. In Indonesia, in 2014 the incidence of...
Sejarah Kopi Kapal Api
Sejarah Kopi Kapal Api
Kopi Kapal Api telah ada sejak zaman penjajahan Belanda datang ke Indonesia. Sebelumnya, perusahaan kopi Kapal Api didirikan, pada tahun 1927, tiga orang bersaudara yaitu Go Soe Lo...
GAMBARAN TINGKAT KEPARAHAN DISMENOREA PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
GAMBARAN TINGKAT KEPARAHAN DISMENOREA PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Dismenorea merupakan salah satu masalah menstruasi yang sering terjadi pada wanita. Dismenorea terjadi akibat kelebihan produksi prostaglandin yang menyebabkan peningkatan kontrakt...

Back to Top