Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

GAMBARAN TINGKAT KEPARAHAN DISMENOREA PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

View through CrossRef
Dismenorea merupakan salah satu masalah menstruasi yang sering terjadi pada wanita. Dismenorea terjadi akibat kelebihan produksi prostaglandin yang menyebabkan peningkatan kontraktilitas uterus yang menyebabkan iskemia dan hipoksia pada otot uterus. Dismenorea paling banyak terjadi dalam rentangan usia 18-24 tahun. Mahasiswi Fakultas Kedokteran juga merupakan kelompok beresiko mengalami gangguan menstruasi seperti dismenorea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat keparahan dismenorea pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian ini berlangsung dari bulan Juli hingga Oktober 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan desain potong lintang (cross sectional). Populasi penelitian yang digunakan adalah seluruh mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha yang terdiri dari mahasiswi Program Studi Profesi Kedokteran angkatan 2018, mahasiswi Program Studi Kedokteran angkatan 2019, 2020, dan 2021 serta mahasiswi Program Studi D3 Kebidanan angkatan 2020 dan 2021. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 243 mahasiswi. Variabel dalam penelitian ini adalah tingkat keparahan dismenorea yang diukur dengan metode WaLIDD Score. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari responden dengan pengisian kuesioner. Data dalam bentuk kategorikal akan dideskripsikan  dalam bentuk jumlah (n) dan persen (%). Data dianalisis menggunakan program Microsoft Excel dan Statistical Package for the Social Science (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan jumlah mahasiswi yang mengalami dismenorea adalah 231 orang (95,1%). Tingkat keparahan dismenorea yang paling sering dialami oleh mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha adalah tingkat dismenorea sedang dengan jumlah 112 orang (46,1%). Kemudian diikuti dengan tingkat dismenorea ringan dengan jumlah 98 orang (40,3%), tingkat dismenorea berat sejumlah 21 orang (8,6%) dan tanpa dismenorea dengan jumlah 12 orang (4,9%).  
Title: GAMBARAN TINGKAT KEPARAHAN DISMENOREA PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Description:
Dismenorea merupakan salah satu masalah menstruasi yang sering terjadi pada wanita.
Dismenorea terjadi akibat kelebihan produksi prostaglandin yang menyebabkan peningkatan kontraktilitas uterus yang menyebabkan iskemia dan hipoksia pada otot uterus.
Dismenorea paling banyak terjadi dalam rentangan usia 18-24 tahun.
Mahasiswi Fakultas Kedokteran juga merupakan kelompok beresiko mengalami gangguan menstruasi seperti dismenorea.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat keparahan dismenorea pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha.
Penelitian ini berlangsung dari bulan Juli hingga Oktober 2022.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan desain potong lintang (cross sectional).
Populasi penelitian yang digunakan adalah seluruh mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha yang terdiri dari mahasiswi Program Studi Profesi Kedokteran angkatan 2018, mahasiswi Program Studi Kedokteran angkatan 2019, 2020, dan 2021 serta mahasiswi Program Studi D3 Kebidanan angkatan 2020 dan 2021.
Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 243 mahasiswi.
Variabel dalam penelitian ini adalah tingkat keparahan dismenorea yang diukur dengan metode WaLIDD Score.
Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari responden dengan pengisian kuesioner.
Data dalam bentuk kategorikal akan dideskripsikan  dalam bentuk jumlah (n) dan persen (%).
Data dianalisis menggunakan program Microsoft Excel dan Statistical Package for the Social Science (SPSS).
Hasil penelitian menunjukkan jumlah mahasiswi yang mengalami dismenorea adalah 231 orang (95,1%).
Tingkat keparahan dismenorea yang paling sering dialami oleh mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha adalah tingkat dismenorea sedang dengan jumlah 112 orang (46,1%).
Kemudian diikuti dengan tingkat dismenorea ringan dengan jumlah 98 orang (40,3%), tingkat dismenorea berat sejumlah 21 orang (8,6%) dan tanpa dismenorea dengan jumlah 12 orang (4,9%).
 .

Related Results

Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Dismenorea dengan Perilaku Penanganan Dismenorea pada Mahasiswi FK UMI Makassar Angkatan 2013
Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Dismenorea dengan Perilaku Penanganan Dismenorea pada Mahasiswi FK UMI Makassar Angkatan 2013
Dismenorea merupakan nyeri perut bagian bawah yang terkadang rasa nyeri tersebut meluas hingga ke pinggang, punggung bagian bawah dan paha. Angka kejadian dismenorea di dunia sanga...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Hubungan Tingkat Stres dan Status Anemia dengan Dismenorea Primer Pada Siswi Kelas XII di SMAN 1 Nganjuk
Hubungan Tingkat Stres dan Status Anemia dengan Dismenorea Primer Pada Siswi Kelas XII di SMAN 1 Nganjuk
ABSTRAKLatar belakang: Dismenorea primer banyak ditemui pada wanita usia sekitar 17-24 tahun dan masih menjadi permasalahan yang dikeluhkan bagi remaja putri karena dapat menyebabk...
RESPON NYERI DISMENOREA BERDASARKAN KARAKTERISTIK REMAJA PUTRI
RESPON NYERI DISMENOREA BERDASARKAN KARAKTERISTIK REMAJA PUTRI
Salah satu ketidaknyamanan fisik saat menstruasi yaitu dismenorea, dimana bisa menyebabkan penderita harus istirahat dan meninggalkan pekerjaan sehari-hari, untuk beberapa jam atau...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengaruh Program Studi Kesehatan dan Nonkesehatan Mahasiswi terhadap Pengetahuan dan Penggunaan Jamu sebagai Pereda Dismenorea
Pengaruh Program Studi Kesehatan dan Nonkesehatan Mahasiswi terhadap Pengetahuan dan Penggunaan Jamu sebagai Pereda Dismenorea
Jamu kunyit asam mengandung kurkumin yang berfungsi sebagai analgesik, antipiretik, dan antiinflamasi yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa nyeri pada saat dismenorea. Peneliti...
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP SWAMEDIKASI DISMENOREA PADA MAHASISWA STRATA-1 DI SURAKARTA
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP SWAMEDIKASI DISMENOREA PADA MAHASISWA STRATA-1 DI SURAKARTA
Swamedikasi adalah upaya seseorang  mengatasi penyakit tanpa berkonsultasi kepada dokter. Swamedikasi dapat menjadi pilihan untuk mengatasi penyakit ringan, seperti dismenorea prim...
Terapi Musik Mozart terhadap Dismenorea Primer pada Remaja Putri di Jawa Barat
Terapi Musik Mozart terhadap Dismenorea Primer pada Remaja Putri di Jawa Barat
ABSTRAKMasalah yang paling sering ditemui ketika perempuan sedang mentruasi yaitu nyeri menstruasi atau dismenorea. Dismenorea dilaporkan lebih sering terjadi pada remaja putri. Me...

Back to Top