Javascript must be enabled to continue!
Museum Siwalima sebagai Ruang Wisata Edukasi dan Rekonsiliasi Sejarah: Perspektif Masyarakat Maluku Pasca Konflik 1999
View through CrossRef
Artikel ini mengkaji peran Museum Siwalima sebagai sarana wisata edukasi sejarah sekaligus ruang rekonsiliasi sosial pasca konflik Maluku 1999. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media edukatif yang mampu membangun memori kolektif, kesadaran sejarah, dan perdamaian berkelanjutan di masyarakat pasca konflik. Penelitian bertujuan untuk menganalisis perspektif masyarakat Maluku terhadap fungsi edukatif dan rekonsiliatif Museum Siwalima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap masyarakat, pengelola museum, dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Siwalima dipersepsikan tidak hanya sebagai ruang penyimpanan artefak sejarah, tetapi juga sebagai media pembelajaran sejarah, penguatan identitas budaya, dan simbol rekonsiliasi sosial. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemaknaan museum sebagai ruang edukasi sejarah berbasis rekonsiliasi pasca konflik. Temuan ini berimplikasi pada pengembangan kebijakan pengelolaan museum dan pendidikan sejarah yang lebih inklusif dan kontekstual di wilayah pasca konflik.
Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Palangka Raya
Title: Museum Siwalima sebagai Ruang Wisata Edukasi dan Rekonsiliasi Sejarah: Perspektif Masyarakat Maluku Pasca Konflik 1999
Description:
Artikel ini mengkaji peran Museum Siwalima sebagai sarana wisata edukasi sejarah sekaligus ruang rekonsiliasi sosial pasca konflik Maluku 1999.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media edukatif yang mampu membangun memori kolektif, kesadaran sejarah, dan perdamaian berkelanjutan di masyarakat pasca konflik.
Penelitian bertujuan untuk menganalisis perspektif masyarakat Maluku terhadap fungsi edukatif dan rekonsiliatif Museum Siwalima.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap masyarakat, pengelola museum, dan pengunjung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Siwalima dipersepsikan tidak hanya sebagai ruang penyimpanan artefak sejarah, tetapi juga sebagai media pembelajaran sejarah, penguatan identitas budaya, dan simbol rekonsiliasi sosial.
Kebaruan penelitian ini terletak pada pemaknaan museum sebagai ruang edukasi sejarah berbasis rekonsiliasi pasca konflik.
Temuan ini berimplikasi pada pengembangan kebijakan pengelolaan museum dan pendidikan sejarah yang lebih inklusif dan kontekstual di wilayah pasca konflik.
Related Results
Peran Museum Siwalima dalam Melestarikan Identitas Sejarah dan Budaya Maluku
Peran Museum Siwalima dalam Melestarikan Identitas Sejarah dan Budaya Maluku
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Museum Siwalima dalam melestarikan identitas Sejarah dan Budaya Maluku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripti...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
DESAIN FASILITAS RUANG SERBA GUNA WISATA KULINER DELES SURABAYA
DESAIN FASILITAS RUANG SERBA GUNA WISATA KULINER DELES SURABAYA
Menu aneka makanan yang murah meriah serta enak adalah daya tarik utama sebuah tempat kuliner, khususnya tempat wisata kuliner di kota Surabaya. Tempat dan letak yang strategis sua...
PEMISAHAN SEBAGAI MEKANISME REKONSILIASI : STUDI KASUS DI JEMAAT GKJ TAMANMURNI, SRAGEN, JAWA TENGAH
PEMISAHAN SEBAGAI MEKANISME REKONSILIASI : STUDI KASUS DI JEMAAT GKJ TAMANMURNI, SRAGEN, JAWA TENGAH
Konflik selalu membawa dampak bagi para pihak yang berkonflik. Berdampak buruk, apabila konflik tidak dapat diselesaikan dengan baik. Dan sebaliknya, apabila konflik dapat diselesa...
Evaluasi Kejadian Diskrepansi Pada Pelaksanaan Rekonsiliasi Obat di RSUD Bali Mandara
Evaluasi Kejadian Diskrepansi Pada Pelaksanaan Rekonsiliasi Obat di RSUD Bali Mandara
Latar belakang: Transfer internal rumah sakit (pindah ruangan) merupakan waktu rentan pasien berada pada risiko tinggi mengalami diskrepansi yang dapat mengakibatkan medication err...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Theoretical study of laser-cooled SH<sup>–</sup> anion
Theoretical study of laser-cooled SH<sup>–</sup> anion
The potential energy curves, dipole moments, and transition dipole moments for the <inline-formula><tex-math id="M13">\begin{document}${{\rm{X}}^1}{\Sigma ^ + }$\end{do...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...

