Javascript must be enabled to continue!
PEMISAHAN SEBAGAI MEKANISME REKONSILIASI : STUDI KASUS DI JEMAAT GKJ TAMANMURNI, SRAGEN, JAWA TENGAH
View through CrossRef
Konflik selalu membawa dampak bagi para pihak yang berkonflik. Berdampak buruk, apabila konflik tidak dapat diselesaikan dengan baik. Dan sebaliknya, apabila konflik dapat diselesaikan dengan baik, justru dapat membangun stabilitas komunal. Menghindar atau menarik diri dari konflik adalah salah satu cara para pihak berkonflik dalam menyelesaikan konflik. Sekalipun, hal tersebut tidak sepenuhnya bisa menyelesaikan konflik. Seperti yang dialami oleh Komunitas TM, pasca konflik yang terjadi di tahun 2007, yang menyebabkan komunitas ini memisahkan diri dari GKJ TA. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan sejarah konflik, faktor-faktor penyebab pemisahan, upaya rekonsiliasi pasca pemisahan, serta menjelaskan kondisi Komunitas TM pasca pemisahan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan studi kasus. Dari hasil analisis ditemukan bahwa rekonsiliasi konflik berlangsung cukup lama. Pemisahan Komunitas TM dari GKJ TA cukup dapat meredam konflik dan menjadi harapan baru bagi Komunitas TM untuk membangun jemaat dan kembali berjalan beriringan dengan GKJ TA juga gereja-gereja se-Sinode GKJ. Dapat disimpulkan bahwa pemisahan bisa menjadi mekanisme rekonsiliasi dan membantu Komunitas TM untuk membangun keutuhan jemaat, sehingga pembangunan jemaat pasca konflik berjalan maksimal.
Institut Agama Kristen Negeri Manado
Title: PEMISAHAN SEBAGAI MEKANISME REKONSILIASI : STUDI KASUS DI JEMAAT GKJ TAMANMURNI, SRAGEN, JAWA TENGAH
Description:
Konflik selalu membawa dampak bagi para pihak yang berkonflik.
Berdampak buruk, apabila konflik tidak dapat diselesaikan dengan baik.
Dan sebaliknya, apabila konflik dapat diselesaikan dengan baik, justru dapat membangun stabilitas komunal.
Menghindar atau menarik diri dari konflik adalah salah satu cara para pihak berkonflik dalam menyelesaikan konflik.
Sekalipun, hal tersebut tidak sepenuhnya bisa menyelesaikan konflik.
Seperti yang dialami oleh Komunitas TM, pasca konflik yang terjadi di tahun 2007, yang menyebabkan komunitas ini memisahkan diri dari GKJ TA.
Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan sejarah konflik, faktor-faktor penyebab pemisahan, upaya rekonsiliasi pasca pemisahan, serta menjelaskan kondisi Komunitas TM pasca pemisahan.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan studi kasus.
Dari hasil analisis ditemukan bahwa rekonsiliasi konflik berlangsung cukup lama.
Pemisahan Komunitas TM dari GKJ TA cukup dapat meredam konflik dan menjadi harapan baru bagi Komunitas TM untuk membangun jemaat dan kembali berjalan beriringan dengan GKJ TA juga gereja-gereja se-Sinode GKJ.
Dapat disimpulkan bahwa pemisahan bisa menjadi mekanisme rekonsiliasi dan membantu Komunitas TM untuk membangun keutuhan jemaat, sehingga pembangunan jemaat pasca konflik berjalan maksimal.
Related Results
KAJIAN TEOLOGIS: KETELADANAN RASUL PAULUS TERKAIT DENGAN PENYELESAIAN KONFLIK DI JEMAAT KORINTUS DITINJAU DARI 1 KORINTUS 3:1-9:18 - 21 SERTA IMPLEMENTASINYA TERHADAP PERANAN GEREJA TERHADAP PENYELESAIAN KONFLIK DALAM JEMAAT
KAJIAN TEOLOGIS: KETELADANAN RASUL PAULUS TERKAIT DENGAN PENYELESAIAN KONFLIK DI JEMAAT KORINTUS DITINJAU DARI 1 KORINTUS 3:1-9:18 - 21 SERTA IMPLEMENTASINYA TERHADAP PERANAN GEREJA TERHADAP PENYELESAIAN KONFLIK DALAM JEMAAT
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk melihat bagaimana seharusnya menyelesaikan dan menghadapi konflik yang terjadi di tengah – tengah jemaat berdasarkan keteladanan rasul Pa...
BATIK TULIS KHAS SRAGEN DENGAN SUMBER IDE MOTIF GAJAH PURBA
BATIK TULIS KHAS SRAGEN DENGAN SUMBER IDE MOTIF GAJAH PURBA
ABSTRAK Duwi Wahyu Hidayat. C0913017. 2019. Batik Tulis khas Sragen dengan Sumber Ide Gajah Purba. Tugas Akhir : Program Studi Kriya Tekstil Fakultas Seni Rupa dan Desain Universi...
Edukasi Koreksi Postur Tubuh pada Anak di GKJ Makamhaji
Edukasi Koreksi Postur Tubuh pada Anak di GKJ Makamhaji
Postur tubuh sangat dipengaruhi oleh kondisi struktur tulang belakang. Masa kanak-kanak merupakan fase krusial dalam proses tumbuh kembang, sehingga penting untuk memastikan agar p...
Evaluasi Kejadian Diskrepansi Pada Pelaksanaan Rekonsiliasi Obat di RSUD Bali Mandara
Evaluasi Kejadian Diskrepansi Pada Pelaksanaan Rekonsiliasi Obat di RSUD Bali Mandara
Latar belakang: Transfer internal rumah sakit (pindah ruangan) merupakan waktu rentan pasien berada pada risiko tinggi mengalami diskrepansi yang dapat mengakibatkan medication err...
Membangun Jemaat yang Kontekstual menurut Teori Pembangunan Jemaat Jan Hendriks
Membangun Jemaat yang Kontekstual menurut Teori Pembangunan Jemaat Jan Hendriks
Artikel ini membahas tentang membangun jemaat yang kontekstual menurut teori pembangunan jemaat dengan pendekatan lima faktor. Pendekatan ini dapat dipertimbangkan dalam mengembang...
Soehadi Prijonegoro: Dokter Jawa Pertama di Sragen
Soehadi Prijonegoro: Dokter Jawa Pertama di Sragen
Doctors play an important role in developing health services for the community, but the government's lack of attention to health makes the presence of doctors very minimal. The sit...
Gaya Komunikasi Pemimpin Jemaat Gereja Every Nation Jakarta dalam Membangun Loyalitas Jemaat
Gaya Komunikasi Pemimpin Jemaat Gereja Every Nation Jakarta dalam Membangun Loyalitas Jemaat
The leader of church congregation, has the role that is vital both in a church and a Christian community. This role is considered to be important due to the influence it has in man...
MENEMUKAN TEOLOGI LOKAL JEMAAT TENTANG COVID 19
MENEMUKAN TEOLOGI LOKAL JEMAAT TENTANG COVID 19
Penelitian ini ingin menemukan bagaimana perspektif salah satu jemaat di GKE terhadap pandemi COVID 19, bagaimana mereka menghubungkannya dengan kehidupan dan keyakinan imannya jug...

