Javascript must be enabled to continue!
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE ACTIVE DEBATE DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI
View through CrossRef
Perkembangan IPTEK menuntut bangsa kita untuk memiliki pendidikan yang berkualitas, karena kesejahteraan bangsa kita tidak hanya ditentukan oleh modal sosial yang bersifat fisik tetapi juga oleh sumber daya manusianya itu sendiri. Selama ini pembelajaran di sekolah masih menggunakan metode konvensional terutama untuk materi yang bersifat hafalan khususnya pembelajaran sosiologi sehingga pembelajaran bersifat monoton dan siswa belajar pasif. Penelitian ini mencoba menerapkan sebuah metode yang akan membangkitkan daya pikir dan analisis siswa sehingga siswa belajar lebih aktif dan kritis. Metode ini disebut metode active debate. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode active debate dalam pembelajaran sosiologi di SMA Negeri 8 Purworejo. Disamping tujuan utama tersebut, penelitian ini juga akan mengetahui perbedaan penerapan pembelajaran active debate dengan ceramah. Metode dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah semua siswa SMA Negeri 8 Purworejo yang berjumlah 120 siswa. Sampel berjumlah 77 orang dengan teknik random sampling. Desain dalam penelitian ini adalah Pre Test Post Test Control Group Design. Kelas XI IS II yang terdiri dari 35 siswa dipilih sebagai kelas eksperimen sedangkan kelas XI IS III yang terdiri dari 42 siswa sebagai kelas kontrol. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian adalah dengan tes prestasi belajar sosiologi. Validitas yang digunakan adalah validitas isi, validitas konstruk dan validitas konkuren. Reliabilitas tes prestasi belajar sosiologi dengan menggunakan teknik Alpha Cronbach. Metode untuk analisis data adalah dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sosiologi menggunakan metode active debate lebih efektif dibandingkan metode ceramah, hal ini dapat diketahui besarnya distribusi t0 adalah 10.033 dengan p-value sebesar 0.000. Nilai distribusi t0 adalah 10.033 lebih besar dari t(75)(0.05) sebesar 1.665. artinya pada kelompok kontrol dan eksperimen terdapat perbedaaan yang signifikan atau pada hipotesis statistik Ho ditolak dan Ha diterima. Lebih lanjut bobot efektifitas penggunaan metode active debate (eksperimen) dibandingkan penggunaan metode ceramah (kontrol) adalah 24.5%. Bobot efektifitas tersebut menempatkan penggunaan active debate yang jauh lebih efektif dibandingkan ceramah. Kata Kunci: Active Debate, Efektivitas, Pembelajaran
Title: EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE ACTIVE DEBATE DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI
Description:
Perkembangan IPTEK menuntut bangsa kita untuk memiliki pendidikan yang berkualitas, karena kesejahteraan bangsa kita tidak hanya ditentukan oleh modal sosial yang bersifat fisik tetapi juga oleh sumber daya manusianya itu sendiri.
Selama ini pembelajaran di sekolah masih menggunakan metode konvensional terutama untuk materi yang bersifat hafalan khususnya pembelajaran sosiologi sehingga pembelajaran bersifat monoton dan siswa belajar pasif.
Penelitian ini mencoba menerapkan sebuah metode yang akan membangkitkan daya pikir dan analisis siswa sehingga siswa belajar lebih aktif dan kritis.
Metode ini disebut metode active debate.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode active debate dalam pembelajaran sosiologi di SMA Negeri 8 Purworejo.
Disamping tujuan utama tersebut, penelitian ini juga akan mengetahui perbedaan penerapan pembelajaran active debate dengan ceramah.
Metode dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen.
Populasi penelitian ini adalah semua siswa SMA Negeri 8 Purworejo yang berjumlah 120 siswa.
Sampel berjumlah 77 orang dengan teknik random sampling.
Desain dalam penelitian ini adalah Pre Test Post Test Control Group Design.
Kelas XI IS II yang terdiri dari 35 siswa dipilih sebagai kelas eksperimen sedangkan kelas XI IS III yang terdiri dari 42 siswa sebagai kelas kontrol.
Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian adalah dengan tes prestasi belajar sosiologi.
Validitas yang digunakan adalah validitas isi, validitas konstruk dan validitas konkuren.
Reliabilitas tes prestasi belajar sosiologi dengan menggunakan teknik Alpha Cronbach.
Metode untuk analisis data adalah dengan uji t.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sosiologi menggunakan metode active debate lebih efektif dibandingkan metode ceramah, hal ini dapat diketahui besarnya distribusi t0 adalah 10.
033 dengan p-value sebesar 0.
000.
Nilai distribusi t0 adalah 10.
033 lebih besar dari t(75)(0.
05) sebesar 1.
665.
artinya pada kelompok kontrol dan eksperimen terdapat perbedaaan yang signifikan atau pada hipotesis statistik Ho ditolak dan Ha diterima.
Lebih lanjut bobot efektifitas penggunaan metode active debate (eksperimen) dibandingkan penggunaan metode ceramah (kontrol) adalah 24.
5%.
Bobot efektifitas tersebut menempatkan penggunaan active debate yang jauh lebih efektif dibandingkan ceramah.
Kata Kunci: Active Debate, Efektivitas, Pembelajaran.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
BUKU STRATEGI PEMBELAJARAN SOSIOLOGI (DILENGKAPI DENGAN 60 MODEL & 20 METODE PEMBELAJARAN)
BUKU STRATEGI PEMBELAJARAN SOSIOLOGI (DILENGKAPI DENGAN 60 MODEL & 20 METODE PEMBELAJARAN)
Strategi pembelajaran merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan) termasuk penggunaan model, metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya/kekuatan untuk mencapai tujuan. Strateg...
Peran Kepemimpinan Berkarakter Sosiologis Digital dalam Kontruksi Pendidikan di Abad ke-21
Peran Kepemimpinan Berkarakter Sosiologis Digital dalam Kontruksi Pendidikan di Abad ke-21
Penelitian ini memfokuskan pada peran kepemimpinan dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21, terutama dalam konteks digital. Tantangan di era digitalisasi semakin kompleks ...
MENUJU SOSIOLOGI BERAGAMA: Paradigma Keilmuan dan Tantangan Kontemporer Kajian Sosiologi Agama di Indonesia
MENUJU SOSIOLOGI BERAGAMA: Paradigma Keilmuan dan Tantangan Kontemporer Kajian Sosiologi Agama di Indonesia
Artikel ini membahas paradigma, perkembangan, serta tantangan kajian sosiologi agama di Indonesia. Kajian Sosiologi Agama di Indonesia yang telah tumbuh di lingkungan Perguruan Tin...
PENDEKATAN SOSIOLOGI DALAM PERSPEKTIF STUDI ISLAM
PENDEKATAN SOSIOLOGI DALAM PERSPEKTIF STUDI ISLAM
Era globalisasi yang semakin elusif, permasalahan diantara masyarakat dan agama kian masif, dengan keadaan masyarakat yang multikulrutal hal ini semakin membuat konflik diantara ma...
URGENSI REKONSTRUKSI SOSIOLOGI BAGI KAJIAN CYBER SOCIETY
URGENSI REKONSTRUKSI SOSIOLOGI BAGI KAJIAN CYBER SOCIETY
The rapid changes in information technology raise questions about the relevance of sociological theories in explaining the new reality of cyber society. At least, there are two imp...
Pembelajaran gamelan gender wayang pada generasi z di sanggar swasti swara denpasar (persektif pendidikan agama hindu)
Pembelajaran gamelan gender wayang pada generasi z di sanggar swasti swara denpasar (persektif pendidikan agama hindu)
Generasi muda saat ini mengalami krisis karakter yang ditandai dengan ketidakpedulian terhadap budaya sejak adanya perkembangan teknologi yang telah memasuki perkembangan era 4.0. ...
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Pada Siswa Kelas X Di SMAN 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025)
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Pada Siswa Kelas X Di SMAN 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025)
Rendahnya tingkat kemampuan siswa SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 dalam menulis teks laporan hasil observasi, serta keterbatasan guru dalam menerapkan metode pembela...

