Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TANTANGAN INSTITUSIONALISASI DAN AKUNTABILITAS BUMDES DI TASIKMALAYA

View through CrossRef
Pendirian Bumdes yang sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia memberikan tantangan tersediri dalam tata kelola dan akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tantangan institusionalisasi dan akuntabilitas pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini juga diawali dengan studi kasus pada dua Bumdes di Tasikmalaya yaitu BUMDes BUANA PUTRA Desa Nanggewer Kecamatan Pagerageung dan BUMDes SUMBER MAKMUR Desa Kiarajangkung Kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya untuk memotret proses institusionalisasi dan tantangan akuntansi BUMDes. Kemudian dilakukan survey pada 63 responden pengurus BUMDes dari 29 BUMDes pada dua kecamatan Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukan proses institusionalisasi BUMDes di Tasikmalaya mayoritas masih berupa “top down”. Terdapat koersif isomorfisme dari instruksi Bupati maupun perangkat desa untuk mendirikan Bumdes. Hal ini mengakibatkan kurangnya pemahaman perangkat desa dan pengurus BUMDes mengenai filosofi dan tata kelola BUMDes. Lebih jauh hasil studi kasus, proses pendirian BUMDes yang lebih “bottom up” di Desa Naggewer mendorong akuntabilitas dan tata kelola yang lebih baik dibandingkan pada desa yang pendirian BUMDes nya “top down” karena instruksi Bupati seperti yang terjadi di desa Kiarajangkung. Hasil survey menunjukkan bahwa rata rata BUMDes di dua kecamatan tersebut sudah memiliki dukungan legal memadai dan sudah membuat laporan keuangan secara berkala.
Title: TANTANGAN INSTITUSIONALISASI DAN AKUNTABILITAS BUMDES DI TASIKMALAYA
Description:
Pendirian Bumdes yang sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia memberikan tantangan tersediri dalam tata kelola dan akuntabilitas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tantangan institusionalisasi dan akuntabilitas pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Tasikmalaya.
Penelitian ini juga diawali dengan studi kasus pada dua Bumdes di Tasikmalaya yaitu BUMDes BUANA PUTRA Desa Nanggewer Kecamatan Pagerageung dan BUMDes SUMBER MAKMUR Desa Kiarajangkung Kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya untuk memotret proses institusionalisasi dan tantangan akuntansi BUMDes.
Kemudian dilakukan survey pada 63 responden pengurus BUMDes dari 29 BUMDes pada dua kecamatan Kabupaten Tasikmalaya.
Hasil penelitian menunjukan proses institusionalisasi BUMDes di Tasikmalaya mayoritas masih berupa “top down”.
Terdapat koersif isomorfisme dari instruksi Bupati maupun perangkat desa untuk mendirikan Bumdes.
Hal ini mengakibatkan kurangnya pemahaman perangkat desa dan pengurus BUMDes mengenai filosofi dan tata kelola BUMDes.
Lebih jauh hasil studi kasus, proses pendirian BUMDes yang lebih “bottom up” di Desa Naggewer mendorong akuntabilitas dan tata kelola yang lebih baik dibandingkan pada desa yang pendirian BUMDes nya “top down” karena instruksi Bupati seperti yang terjadi di desa Kiarajangkung.
Hasil survey menunjukkan bahwa rata rata BUMDes di dua kecamatan tersebut sudah memiliki dukungan legal memadai dan sudah membuat laporan keuangan secara berkala.

Related Results

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DI KABUPATEN BIMA
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DI KABUPATEN BIMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan BUMDes di Kabupaten Bima tahun 2019-2020 dilihat dari rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan akt...
ANALISIS IMPLEMENTASI SAK ETAP PADA LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA
ANALISIS IMPLEMENTASI SAK ETAP PADA LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan SAK ETAP dalam penyusunan laporan keuangan BUMDes di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. Teknik analisis data dalam penelitian ini a...
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA SUGIH ANUGRAH
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA SUGIH ANUGRAH
Abstrak: Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah badan usaha yang dikelola oleh pemerintah desa dan masyarakat desa dengan tujuan untuk memperkuat serta meningkatkan perekonomian ma...
ANALISIS KEUANGAN BUMDES DI KECAMATAN CURIO KABUPATEN ENREKANG
ANALISIS KEUANGAN BUMDES DI KECAMATAN CURIO KABUPATEN ENREKANG
  BUMDes memiliki kedudukan yang sama dengan BUMN dan BUMD  “Analisis Keuangan BUMDES di Kecamatan Curio Kabupaten Enrekang”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyertaan m...
Akuntansi dalam Membangun BUMDes
Akuntansi dalam Membangun BUMDes
Buku ini membahas tentang Akuntansi yang tidak hanya mencakup pencatatan transaksi, tetapi juga interpretasi dan pelaporan informasi keuangan, khususnya bagi BUMDes. Sebuah desa me...
Fungsi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sari Amertha Sudha Sidakarya dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa
Fungsi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sari Amertha Sudha Sidakarya dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa
Bumdes is a new approach that aims to improve the welfare of the village community in exploring the potential that the village has. Bumdes is managed by the village and assisted by...
ANALISIS POTENSI BUMDES DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA DIDESA CEMBA KABUPATEN ENREKANG
ANALISIS POTENSI BUMDES DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA DIDESA CEMBA KABUPATEN ENREKANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi BUMDes dalam meningkatkan pendapatan asli desa. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu obrservas...
Identifikasi Elemen Citra Kota di Pusat Kota Tasikmalaya pada Media Sosial Instagram
Identifikasi Elemen Citra Kota di Pusat Kota Tasikmalaya pada Media Sosial Instagram
Abstract. Tasikmalaya City was a division of Tasikmalaya Regency in 1967. Before the expansion, Tasikmalaya City was the regional capital which could be recognized from the trading...

Back to Top