Javascript must be enabled to continue!
PELATIHAN MANAJEMEN PENGELOLAAN BUMDES
View through CrossRef
Desa memiliki banyak potensi yang diharapkan dapat dicapai dengan pengelolaan yang optimal oleh masyarakat. Pemanfaatan potensi desa tentunya memberikan manfaat dan kepentingan masyarakat bagi kesejahteraan hidup warga setempat. Potensi awal yang dapat dijadikan sebagai penggerak ekonomi desa adalah pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) adalah badan hukum yang didirikan oleh Desa dan/atau bersama desa untuk mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, memberikan pelayanan dan/atau menyediakan jenis usaha lain untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat desa. Kurangnya kapasitas manajerial memang menjadi persoalan yang perlu dibenahi, antara lain dengan melakukan kegiatan pelatihan, baik secara internal maupun melalui pihak ketiga maupun eksternal. Minimnya keterlibatan generasi muda dalam pengelolaan BUMDes juga perlu dipertanyakan secara hati-hati, mengingat peran pemuda desa bisa lebih inovatif, kreatif dan produktif, kehadiran BUMDes tidak terlalu menarik minat generasi muda sebagai pengelola. Masih sulit meyakinkan generasi muda bahwa BUMDes dapat menjamin manfaat bagi kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat desa. Dapat dikatakan bahwa masih banyak BUMDes di berbagai desa di Indonesia yang sebagian besar pemudanya tidak berminat untuk bekerja. Pelaksanaan Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan metode diskusi. Keberhasilan suatu BUMDes sangat bergantung pada pelaksanaan pengelolaannya operasional BUMDes. Selain itu, pelaksana operasional BUMD wajib membuat laporan Pembiayaan BUMDes sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana operasional BUMDes. Secara umum, pembukuan yang disiapkan oleh para pelaksana operasional BUMDes terkesan dilakukan secara seadanya (untuk menghilangkan tugas-tugas manajerial). Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain rendahnya kualitas sumber daya manusia untuk pelaksanaan operasional, standar pedoman pemerintah yang tidak memadai untuk pencatatan keuangan BUMDes, dan kurangnya pelatihan yang memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk pencatatan dan pelaporan pengelolaan keuangan BUMDes.
Title: PELATIHAN MANAJEMEN PENGELOLAAN BUMDES
Description:
Desa memiliki banyak potensi yang diharapkan dapat dicapai dengan pengelolaan yang optimal oleh masyarakat.
Pemanfaatan potensi desa tentunya memberikan manfaat dan kepentingan masyarakat bagi kesejahteraan hidup warga setempat.
Potensi awal yang dapat dijadikan sebagai penggerak ekonomi desa adalah pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) adalah badan hukum yang didirikan oleh Desa dan/atau bersama desa untuk mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, memberikan pelayanan dan/atau menyediakan jenis usaha lain untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat desa.
Kurangnya kapasitas manajerial memang menjadi persoalan yang perlu dibenahi, antara lain dengan melakukan kegiatan pelatihan, baik secara internal maupun melalui pihak ketiga maupun eksternal.
Minimnya keterlibatan generasi muda dalam pengelolaan BUMDes juga perlu dipertanyakan secara hati-hati, mengingat peran pemuda desa bisa lebih inovatif, kreatif dan produktif, kehadiran BUMDes tidak terlalu menarik minat generasi muda sebagai pengelola.
Masih sulit meyakinkan generasi muda bahwa BUMDes dapat menjamin manfaat bagi kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat desa.
Dapat dikatakan bahwa masih banyak BUMDes di berbagai desa di Indonesia yang sebagian besar pemudanya tidak berminat untuk bekerja.
Pelaksanaan Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan metode diskusi.
Keberhasilan suatu BUMDes sangat bergantung pada pelaksanaan pengelolaannya operasional BUMDes.
Selain itu, pelaksana operasional BUMD wajib membuat laporan Pembiayaan BUMDes sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana operasional BUMDes.
Secara umum, pembukuan yang disiapkan oleh para pelaksana operasional BUMDes terkesan dilakukan secara seadanya (untuk menghilangkan tugas-tugas manajerial).
Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain rendahnya kualitas sumber daya manusia untuk pelaksanaan operasional, standar pedoman pemerintah yang tidak memadai untuk pencatatan keuangan BUMDes, dan kurangnya pelatihan yang memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk pencatatan dan pelaporan pengelolaan keuangan BUMDes.
Related Results
STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI KABUPATEN SINJAI
STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI KABUPATEN SINJAI
Pengembangan kawasan pedesaan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional. oleh karena itu, pengembangan diarahkan dalam pemanfaatan sumber daya yang ada. Diharapka...
PENGUATAN DAN PENGGERAK EKONOMI DESA MELALUI BUMDES GELORA 45 DESA GEMA KAMPAR KIRI HULU RIAU
PENGUATAN DAN PENGGERAK EKONOMI DESA MELALUI BUMDES GELORA 45 DESA GEMA KAMPAR KIRI HULU RIAU
ABSTRAK
Desa Gema memiliki badan usaha milik desa atau BumDes yang bernama Bumdes Gelora 45. Bumdes Gelora 45 resmi dibentuk pada tahun 2019 oleh kepala Desa Gema Kampar Kiri...
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DI KABUPATEN BIMA
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DI KABUPATEN BIMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan BUMDes di Kabupaten Bima tahun 2019-2020 dilihat dari rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan akt...
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA SUGIH ANUGRAH
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA SUGIH ANUGRAH
Abstrak: Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah badan usaha yang dikelola oleh pemerintah desa dan masyarakat desa dengan tujuan untuk memperkuat serta meningkatkan perekonomian ma...
ANALISIS IMPLEMENTASI SAK ETAP PADA LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA
ANALISIS IMPLEMENTASI SAK ETAP PADA LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan SAK ETAP dalam penyusunan laporan keuangan BUMDes di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. Teknik analisis data dalam penelitian ini a...
Menilai Dampak BUMDES Bersama Danar terhadap Masyarakat di Kecamatan Leles Kabupaten Garut
Menilai Dampak BUMDES Bersama Danar terhadap Masyarakat di Kecamatan Leles Kabupaten Garut
Abstract. After Village Law was published in 2014, formation of BUMDes enforcement in each village became one of the strategic solutions for welfare of the village community. The ...
STRATEGI PENGELOLAAN MODEL BISNIS BADAN USAHA MILIK DESA DI KABUPATEN JOMBANG
STRATEGI PENGELOLAAN MODEL BISNIS BADAN USAHA MILIK DESA DI KABUPATEN JOMBANG
Sejauh ini level Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Jombang tergolong maju, akan tetapi dengan munculnya tantangan berbagai masalah yang semakin kompleks dipe...
Peningkatan Literasi Manajemen BUMDes dan Keuangan Keluarga Harmonis
Peningkatan Literasi Manajemen BUMDes dan Keuangan Keluarga Harmonis
Hampir setiap keluarga pernah mengalami permasalahan ekonomi yang berkaitan dengan keuangan keluarga. Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi penunjang dalam perekonomia...

