Javascript must be enabled to continue!
KONSTRUKSI MAKNA TEOLOGIS FESTIVAL ABDA’U
View through CrossRef
Festival Abda’u merupakan ritual tradisi tahunan yang dilaksanakan oleh masyarakat adat Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah. Selama bertahun-tahun, festival ini telah dirayakan dengan berbagai macam ekspresi sosial-budaya baik itu yang bersifat tradisional hingga modern. Persoalannya, makna teologis pelaksanaan festival itu kurang dikenal akibat kurangnya minat terhadap penelitian dan kajian-kajian nilai sosial-budaya di Maluku Tengah. Kurangnya pemahaman makna teologis ini menyebabkan ritual Festival Abda’u mengalami pergeseran makna. Penelitian ini dilakukan untuk memahami konstruksi makna teologis pelaksanaan Festival Abda’u di Tulehu, Maluku Tengah. Berdasarkan landasan masalah dan tujuan penelitian, peneliti menggunakan teori konstruksi sosial atas realitas Berger dan Luckman dan metode studi kasus berparadigma postpositivistik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap enam narasumber di Tulehu, Maluku Tengah. Teknik analisis data yang digunakan adalah kronologis dan keabsahan data berdasarkan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Festival Abda’u memiliki konstruksi makna teologis yang sangat dalam, yaitu: pengakuan sebagai penghambaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai benteng moralitas umat Islam, sebagai ekspresi kemenangan umat Islam atas musuh-musuhnya, ungkapan syukur kepada Allah, dan sebagai aktualisasi ibadah syariah yang diwajibkan Allah pada umat Islam.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: KONSTRUKSI MAKNA TEOLOGIS FESTIVAL ABDA’U
Description:
Festival Abda’u merupakan ritual tradisi tahunan yang dilaksanakan oleh masyarakat adat Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah.
Selama bertahun-tahun, festival ini telah dirayakan dengan berbagai macam ekspresi sosial-budaya baik itu yang bersifat tradisional hingga modern.
Persoalannya, makna teologis pelaksanaan festival itu kurang dikenal akibat kurangnya minat terhadap penelitian dan kajian-kajian nilai sosial-budaya di Maluku Tengah.
Kurangnya pemahaman makna teologis ini menyebabkan ritual Festival Abda’u mengalami pergeseran makna.
Penelitian ini dilakukan untuk memahami konstruksi makna teologis pelaksanaan Festival Abda’u di Tulehu, Maluku Tengah.
Berdasarkan landasan masalah dan tujuan penelitian, peneliti menggunakan teori konstruksi sosial atas realitas Berger dan Luckman dan metode studi kasus berparadigma postpositivistik.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap enam narasumber di Tulehu, Maluku Tengah.
Teknik analisis data yang digunakan adalah kronologis dan keabsahan data berdasarkan triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Festival Abda’u memiliki konstruksi makna teologis yang sangat dalam, yaitu: pengakuan sebagai penghambaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai benteng moralitas umat Islam, sebagai ekspresi kemenangan umat Islam atas musuh-musuhnya, ungkapan syukur kepada Allah, dan sebagai aktualisasi ibadah syariah yang diwajibkan Allah pada umat Islam.
Related Results
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
Dalam ilmu statika benda didalam bidang dapat dibedakan menjadi konstruksi batang dan konstruksi rangka batang. Konstruksi rangka batang merupakan konstruksi yang terdiri dari elem...
ANALISIS PERANAN KONSULTAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KETERLAMBATAN WAKTU KONSTRUKSI
ANALISIS PERANAN KONSULTAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KETERLAMBATAN WAKTU KONSTRUKSI
ABSTRAK Seorang konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai penasehat, pembantu, dan partner. Keterlibatan konsultan manajemen konstruksi diharapkan dapat memberikan informasi ...
Faktor Kunci Keberhasilan dalam Meningkatkan Loyalitas Pengunjung Festival: Peran Mediasi Pengalaman dan Citra Festival
Faktor Kunci Keberhasilan dalam Meningkatkan Loyalitas Pengunjung Festival: Peran Mediasi Pengalaman dan Citra Festival
Festival merupakan perayaan besar yang melibatkan partisipasi masyarakat dan berfungsi untuk meningkatkan citra destinasi wisata. Keberhasilan sebuah festival sangat dipengaruhi ol...
XXI festival “Zodchesvo in Siberia 2021”
XXI festival “Zodchesvo in Siberia 2021”
The Festival “Zodchestvo of Eastern Siberia” was founded at the turn of the millennium. The first Festival was held in 2001 at Irkutsk Sibexpocenter and caused a massive outcry amo...
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
Kajian ini merupakan kajian linguistik yang membahas tentang klasifikasi makna (ditinjau dari ranah komunikasi). Dalam kajian ini di bahas klasifikasi makna atau arti (types of mea...
Makna Festival Dongzhi bagi Generasi Z Tionghoa di SMA Ananda Bekasi
Makna Festival Dongzhi bagi Generasi Z Tionghoa di SMA Ananda Bekasi
There are numerous festivals celebrated annually in Chinese culture. One of the most well-known festivities is Dongzhi Festival, which is held at the end of each year. However, in ...
How to Flow
How to Flow
The Flow Festival, which began in 2004, is a rhythm music festival that takes place every August in Helsinki, the Finnish capital. It started out as a small event organised by a gr...
Aspek Hukum dalam Konstruksi dan Administrasi Konstruksi di Indonesia
Aspek Hukum dalam Konstruksi dan Administrasi Konstruksi di Indonesia
Sektor konstruksi di Indonesia memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, sektor ini juga mengha...

