Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perencanaan Penerimaan Peserta Didik Baru Sistem Zonasi di SMA Negeri 1 Betung

View through CrossRef
Artikel ini berjudul Perencanaan Penerimaan Peserta Didik Baru Sistem Zonasi di SMA Negeri 1 Betung. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan penerimaan peserta didik baru sistem zonasi di SMA Negeri 1 Betung dan mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat perencanaan penerimaan peserta didik baru sistem zonasi di SMA Negeri 1 Betung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis pendekatan penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi teknik, triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan penerimaan peserta didik baru sistem zonasi di SMA Negeri 1 Betung berjalan cukup baik mulai dari menetapkan target dan tujuan yang objektif, akuntabel, transparan dan tanpa diskriminasi, merumuskan keadaan saat ini yang objektif, akuntabel, transparan dan tanpa diskriminasi, mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan yang objektif, akuntabel, transparan dan tanpa diskriminasi, serta mengembangkan rencana yang objektif, akuntabel, transparan dan tanpa diskriminasi. Adapun faktor pendukungnya yaitu sumber daya manusia dan komunikasi. Adapun faktor penghambatnya yaitu data yang tidak memadai dan masih ada peserta didik dan orang tua yang belum paham internet.  
Title: Perencanaan Penerimaan Peserta Didik Baru Sistem Zonasi di SMA Negeri 1 Betung
Description:
Artikel ini berjudul Perencanaan Penerimaan Peserta Didik Baru Sistem Zonasi di SMA Negeri 1 Betung.
Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan penerimaan peserta didik baru sistem zonasi di SMA Negeri 1 Betung dan mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat perencanaan penerimaan peserta didik baru sistem zonasi di SMA Negeri 1 Betung.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif.
Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Jenis pendekatan penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif.
Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi teknik, triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan penerimaan peserta didik baru sistem zonasi di SMA Negeri 1 Betung berjalan cukup baik mulai dari menetapkan target dan tujuan yang objektif, akuntabel, transparan dan tanpa diskriminasi, merumuskan keadaan saat ini yang objektif, akuntabel, transparan dan tanpa diskriminasi, mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan yang objektif, akuntabel, transparan dan tanpa diskriminasi, serta mengembangkan rencana yang objektif, akuntabel, transparan dan tanpa diskriminasi.
Adapun faktor pendukungnya yaitu sumber daya manusia dan komunikasi.
Adapun faktor penghambatnya yaitu data yang tidak memadai dan masih ada peserta didik dan orang tua yang belum paham internet.
 .

Related Results

Implementasi Kebijakan Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru bagi Lulusan Madrasah Ibtidaiyah di SMP Negeri 1 Bengkulu Selatan
Implementasi Kebijakan Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru bagi Lulusan Madrasah Ibtidaiyah di SMP Negeri 1 Bengkulu Selatan
Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena implementasi penerimaan peserta didik baru dalam penyesuaian kebijakan penerimaan peserta didik baru sistem zonasi, peneliti menyoroti sala...
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU BERBASIS WEB PADA SMA PLUS MUNIRUL ARIFIN NW PRAYA
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU BERBASIS WEB PADA SMA PLUS MUNIRUL ARIFIN NW PRAYA
Abstrak?Penerimaan peserta Didik Baru Berbasis adalah salah satu kegiatan tahunan pada setiap instansi pendidikan khususnya sekolah guna menyaring calon siswa yang terpilih sesuai ...
Survei Minat dan Motivasi dalam Mengikti Belajar Renang pada Peserta Didik Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu
Survei Minat dan Motivasi dalam Mengikti Belajar Renang pada Peserta Didik Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran minat dan motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran renang di Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini menggu...
ANALISIS KEBIJAKAN SISTEM ZONASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TINGKAT SMP DI KOTA SURABAYA
ANALISIS KEBIJAKAN SISTEM ZONASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TINGKAT SMP DI KOTA SURABAYA
Sejauh ini penerapan sistem zonasi pada proses penerimaan peserta didik baru banyak menuai pro kontra di kalangan masyarakat, khususnya bagi orang tua calon peserta didik. Tujuan d...
Ketika Alamat Menentukan Sekolah: Analisis Pemerataan dalam Sistem Zonasi PPDB di SMA Negeri 3 Padang
Ketika Alamat Menentukan Sekolah: Analisis Pemerataan dalam Sistem Zonasi PPDB di SMA Negeri 3 Padang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA N 3 Padang serta dampaknya terhadap pemerataan akses dan kuali...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Implementasi Manajemen Peserta Didik di MAS Salafiyah Kabupaten Cirebon
Implementasi Manajemen Peserta Didik di MAS Salafiyah Kabupaten Cirebon
Abstrak – Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan manajemen peserta didik di MAS Salafiyah untuk mewujudkan visi dan misi sekolah. Penelitian ini m...
Karakteristik Peserta Didik Home Schooling Di Lembaga Bumi Baca Ceria
Karakteristik Peserta Didik Home Schooling Di Lembaga Bumi Baca Ceria
Pendidikan non-formal adalah pendidikan yang dilakukan di luar sistem pendidikan formal. Pendidikan non-formal dapat dilakukan secara berjenjang ataupun tidak berjenjang. Dan peser...

Back to Top