Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Bertahan Hidup Keluarga Buruh Tani Penyewa Lahan di Desa Tanjung Mulia Kecamatan Tanjung Morawa

View through CrossRef
Strategi bertahan hidup buruh tani masih tetap menjadi hal yang menarik untuk diulas, sebab meski ada kesamaan, namun beberapa daerah kadang memiliki beberapa faktor pembeda satu sama lain. Sebagai mana buruh tani di Desa Tanjung Mulia, mayoritas masyarakat Desa Tanjung Mulia bekerja sebagai buruh tani. Uniknya, sebagian besar dari mereka merupakan keturunan kedua maupun ketiga dari orang-orang yang dulu pertama kali bertransmigrasi membuka lahan di desa tersebut. Artinya,  pendahulu mereka merupakan pemilik awal dari lahan-lahan tersebut. Namun, karena beberapa faktor yang berhubungan erat dengan finansial, sebagian besar lahan milik mereka dijual kepada orang lain yang bukan merupakan penduduk Desa Tanjung Mulia. Tujuan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di Desa Tanjung Mulia iniadalah untuk menelusuri dan memahami seperti apa mekanisme atau strategi bertahan hidup yang dilakukan keluarga buruh tani penyewa lahan di desa tersebut. Sebagai sumber informasi utama, penelitian ini melibatkan 8 informan, mulai dari 1 informan kunci, yakni kepala desa, 5 informan utama yang merupakan buruh penyewa lahan, dan 2 informan tambahan yang merupakan pemilik dari lahan yang menjadi fokus garapan para buruh tani yang  menjadi informan utama penelitian ini. Sebagaimana yang disampaikan sebelumnya, sumber informasi utama yang menjadi bahan penelitian ini adalah tinjauan literatur, wawancara mendalam dengan para informan, dan observasi atau pengamatan lapangan langsung. Temuan dari penelitian ini, ternyata buruh tani di Desa Tanjung Mulia menjalankan strategi aktif, pasif, dan jaringan untuk bertahan hidup. Temuan ini menunjukkan adaptasi dinamis masyarakat dalam menghadapi keterbatasan ekonomi akibat kepemilikan lahan yang berpindah tangan.
Title: Strategi Bertahan Hidup Keluarga Buruh Tani Penyewa Lahan di Desa Tanjung Mulia Kecamatan Tanjung Morawa
Description:
Strategi bertahan hidup buruh tani masih tetap menjadi hal yang menarik untuk diulas, sebab meski ada kesamaan, namun beberapa daerah kadang memiliki beberapa faktor pembeda satu sama lain.
Sebagai mana buruh tani di Desa Tanjung Mulia, mayoritas masyarakat Desa Tanjung Mulia bekerja sebagai buruh tani.
Uniknya, sebagian besar dari mereka merupakan keturunan kedua maupun ketiga dari orang-orang yang dulu pertama kali bertransmigrasi membuka lahan di desa tersebut.
Artinya,  pendahulu mereka merupakan pemilik awal dari lahan-lahan tersebut.
Namun, karena beberapa faktor yang berhubungan erat dengan finansial, sebagian besar lahan milik mereka dijual kepada orang lain yang bukan merupakan penduduk Desa Tanjung Mulia.
Tujuan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di Desa Tanjung Mulia iniadalah untuk menelusuri dan memahami seperti apa mekanisme atau strategi bertahan hidup yang dilakukan keluarga buruh tani penyewa lahan di desa tersebut.
Sebagai sumber informasi utama, penelitian ini melibatkan 8 informan, mulai dari 1 informan kunci, yakni kepala desa, 5 informan utama yang merupakan buruh penyewa lahan, dan 2 informan tambahan yang merupakan pemilik dari lahan yang menjadi fokus garapan para buruh tani yang  menjadi informan utama penelitian ini.
Sebagaimana yang disampaikan sebelumnya, sumber informasi utama yang menjadi bahan penelitian ini adalah tinjauan literatur, wawancara mendalam dengan para informan, dan observasi atau pengamatan lapangan langsung.
Temuan dari penelitian ini, ternyata buruh tani di Desa Tanjung Mulia menjalankan strategi aktif, pasif, dan jaringan untuk bertahan hidup.
Temuan ini menunjukkan adaptasi dinamis masyarakat dalam menghadapi keterbatasan ekonomi akibat kepemilikan lahan yang berpindah tangan.

Related Results

Mislin As: Tokoh Pelopor Pemberdayaan Masyarakat Miskin Di Desa Tanjung Morawa B (2006-2022)
Mislin As: Tokoh Pelopor Pemberdayaan Masyarakat Miskin Di Desa Tanjung Morawa B (2006-2022)
This research is one of the historical studies that discusses thematic biographies that specifically discuss the figure of Mislin As in empowering the Poor in Tanjung Morawa B Vill...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
<p>Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, n...
DINAMIKA PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN PUUWATU DAN KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI
DINAMIKA PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN PUUWATU DAN KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui dan menganalisis dinamika penggunaan lahan di Kecamatan Puuwatu dan Kecamatan Baruga Kota Kendari pada tahun 2008 hingga 2014, (2) Me...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...

Back to Top