Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENDAMPINGAN PEMBUATAN SATR DAN POSTER SHAF SHOLAT PADA MASJID JAMI’ UNIDA GONTOR SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI KEKHUSYUKAN SHOLAT

View through CrossRef
<p><strong><em>Abstract.</em></strong> <em>This mentoring program was carried out from the results of observations and data collection that had been carried out by the team towards partners, in this case the Jami 'Unida Gontor Mosque through the Ta'mir mosque. Through this data collection, it is known that the mosque is the central point that animates tapping on the Unida Gontor campus, where most people from the academic community spend their time in the mosque for obligatory worship and sunnah. From the data that has been collected, it is known that the problem experienced by the partners is the density of the congregation when the congregational prayer is taking place, this can be seen from the inadequacy of the prayer shaf in the right, left and terrace of the mosque because there are no shaf markers and media to educate the congregation about the importance of straightening and tightening the shaf as the virtue of prayer. Partners in this activity are the ta'mir of the mosque and its staff. The solution is given by giving a satr sign as a guide for the shaf on the terrace of the mosque, the sign is in the form of a diamond resembling a black dot. With the limitation of shaf on the terrace of the mosque, it can also increase “kekhusyu'an” jammah in worship and the difference in the shaf of congregation on the northern and southern terraces of the mosque can be avoided. Partners also play a role in setting the time for the implementation of the Community Service, as well as active participants in mentoring activities. The results of this community empowerment are in the form of satr on the terrace and porch of the mosque. In addition, posters are reminders of the straightness of the shaf. The questionnaire on the effectiveness of satr and posters that have been produced shows that. Meanwhile, from the results of the field evaluation, it was found that there was an increase in the behavior of the congregation.  </em><em></em></p><p><strong>Abstrak.</strong><em> </em>Program pendampingan ini dilaksanakan dari hasil pengamatan dan pengumpulan data yang telah dilakukan oleh tim terhadap mitra dalam hal ini Masjid Jami’ Unida Gontor melalui Ta’mir masjid. Melalui pengumpulan data tersebut diketahui bahwa masjid merupakan titik pusat yang menjiwai peradapan di kampus Unida Gontor, dimana sebagian besar masyarakat dari civitas akademika meluangkan waktunya ke masjid untuk beribadah wajib maupun sunnah. Dari data yang telah dikumpulkan tersebut diketahui permasalahan yang dialami mitra adalah kerapatan jamaah pada saat sholat berjamaah berlangsung, hal ini dapat terlihat dari belum optimalnya shaf sholat yang berada di serambi kanan,kiri serta teras masjid karena tidak adanya penanda shaf serta media untuk mengedukasi jamaah akan pentingnya meluruskan dan merapatkan shaf sebagai keutamaan shalat. Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini karena masjid memiliki fungsi utama yaitu sebagai tempat sujud umat islam(Kelayakan et al., n.d.) maka dari itu pemanfaatan atas fasilitas ibadah sangat diperlukan untuk menambah kehusyu’an dalam melakasanan sholat. Mitra<strong> </strong>dalam kegiatan ini adalah ta’mir masjid beserta jajarannya. Solusi yang diberikan dengan memberi tanda satr sebagai pedoman shaf pada teras masjid, tanda tersebut berbentuk ketupat menyerupai titik yang berwarna hitam. Dengan adanya batasan shaf pada teras masjid juga dapat meningkatkan ke khusyu’an jammah dalam beribadah dan perbedaan shaf  jamaah di teras bagian utara dan selatan masjid dapat dihindarkan, Salain pendampingan pembuatan satr mitra juga akan didampingi dalam membuat poster sebagai media edukasi visual pengingat kelurusan shaf. Mitra juga berperan dalam pengaturan waktu pelaksanaan abdimas, serta peserta aktif dalam kegiatan pendampingan. Hasil abdimas ini berupa satr di teras maupun serambi masjid. Selain itu poster pengingat kelurusan shaf. Kuisioner kaeefektifan satr dan poster yang telah dihasilkan menunjukkan bahwa . sedangkan dari hasil evaluasi lapangan diketahui ada peingkatan perubahan perilaku jamaah. </p>
Title: PENDAMPINGAN PEMBUATAN SATR DAN POSTER SHAF SHOLAT PADA MASJID JAMI’ UNIDA GONTOR SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI KEKHUSYUKAN SHOLAT
Description:
<p><strong><em>Abstract.
</em></strong> <em>This mentoring program was carried out from the results of observations and data collection that had been carried out by the team towards partners, in this case the Jami 'Unida Gontor Mosque through the Ta'mir mosque.
Through this data collection, it is known that the mosque is the central point that animates tapping on the Unida Gontor campus, where most people from the academic community spend their time in the mosque for obligatory worship and sunnah.
From the data that has been collected, it is known that the problem experienced by the partners is the density of the congregation when the congregational prayer is taking place, this can be seen from the inadequacy of the prayer shaf in the right, left and terrace of the mosque because there are no shaf markers and media to educate the congregation about the importance of straightening and tightening the shaf as the virtue of prayer.
Partners in this activity are the ta'mir of the mosque and its staff.
The solution is given by giving a satr sign as a guide for the shaf on the terrace of the mosque, the sign is in the form of a diamond resembling a black dot.
With the limitation of shaf on the terrace of the mosque, it can also increase “kekhusyu'an” jammah in worship and the difference in the shaf of congregation on the northern and southern terraces of the mosque can be avoided.
Partners also play a role in setting the time for the implementation of the Community Service, as well as active participants in mentoring activities.
The results of this community empowerment are in the form of satr on the terrace and porch of the mosque.
In addition, posters are reminders of the straightness of the shaf.
The questionnaire on the effectiveness of satr and posters that have been produced shows that.
Meanwhile, from the results of the field evaluation, it was found that there was an increase in the behavior of the congregation.
  </em><em></em></p><p><strong>Abstrak.
</strong><em> </em>Program pendampingan ini dilaksanakan dari hasil pengamatan dan pengumpulan data yang telah dilakukan oleh tim terhadap mitra dalam hal ini Masjid Jami’ Unida Gontor melalui Ta’mir masjid.
Melalui pengumpulan data tersebut diketahui bahwa masjid merupakan titik pusat yang menjiwai peradapan di kampus Unida Gontor, dimana sebagian besar masyarakat dari civitas akademika meluangkan waktunya ke masjid untuk beribadah wajib maupun sunnah.
Dari data yang telah dikumpulkan tersebut diketahui permasalahan yang dialami mitra adalah kerapatan jamaah pada saat sholat berjamaah berlangsung, hal ini dapat terlihat dari belum optimalnya shaf sholat yang berada di serambi kanan,kiri serta teras masjid karena tidak adanya penanda shaf serta media untuk mengedukasi jamaah akan pentingnya meluruskan dan merapatkan shaf sebagai keutamaan shalat.
Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini karena masjid memiliki fungsi utama yaitu sebagai tempat sujud umat islam(Kelayakan et al.
, n.
d.
) maka dari itu pemanfaatan atas fasilitas ibadah sangat diperlukan untuk menambah kehusyu’an dalam melakasanan sholat.
Mitra<strong> </strong>dalam kegiatan ini adalah ta’mir masjid beserta jajarannya.
Solusi yang diberikan dengan memberi tanda satr sebagai pedoman shaf pada teras masjid, tanda tersebut berbentuk ketupat menyerupai titik yang berwarna hitam.
Dengan adanya batasan shaf pada teras masjid juga dapat meningkatkan ke khusyu’an jammah dalam beribadah dan perbedaan shaf  jamaah di teras bagian utara dan selatan masjid dapat dihindarkan, Salain pendampingan pembuatan satr mitra juga akan didampingi dalam membuat poster sebagai media edukasi visual pengingat kelurusan shaf.
Mitra juga berperan dalam pengaturan waktu pelaksanaan abdimas, serta peserta aktif dalam kegiatan pendampingan.
Hasil abdimas ini berupa satr di teras maupun serambi masjid.
Selain itu poster pengingat kelurusan shaf.
Kuisioner kaeefektifan satr dan poster yang telah dihasilkan menunjukkan bahwa .
sedangkan dari hasil evaluasi lapangan diketahui ada peingkatan perubahan perilaku jamaah.
 </p>.

Related Results

KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
Abstrak- Penyebaran Islam di Indonesia meninggalkan keberagaman budaya akibat adanya akulturasi khususnya di Pulau Jawa. Di antaranya adalah ritual-ritual atau aktivitas asli Jawa ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Sholat
Sholat
Sholat merupakan salah satu rukun Islam yang paling utama dan wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim. Sholat terdiri dari beberapa macam, baik yang wajib maupun sunnah, dengan berba...
Smart Mosque: Pembuatan Website dan Laporan Keuangan Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan
Smart Mosque: Pembuatan Website dan Laporan Keuangan Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan
Pelaporan keuangan Masjid belum ada peraturan yang mewajibkan dan ditetapkan dalam pelaporan keuangan berbeda halnya perusahan, pemerintah dan lembaga Zakat. Olehnya itu Ta’mir Mas...
Pola Komunikasi Pengurus Masjid Dalam Memakmurkan Masjid Jami Al-Awwabin Surabaya
Pola Komunikasi Pengurus Masjid Dalam Memakmurkan Masjid Jami Al-Awwabin Surabaya
Pengurus Masjid Jami’ Al-Awwabin Surabaya merupakan organisasi agama kemasyarakatan yang dibentuk untuk memakmurkan masjid dan menjadikan masjid sebagai sentral kegiatan kaum musli...
Manajemen Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan Mandailing Natal dalam Meningkatkan Minat Sholat Berjama’ah
Manajemen Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan Mandailing Natal dalam Meningkatkan Minat Sholat Berjama’ah
Masjid termasuk lembaga Islam yang harus dikelola dengan baik seperti halnya dengan Masjid Agung Nur Ala Nur yang mana perlu pengelolaan yang baik yakni seperti perencanaan, pengor...
Evaluasi manajemen majelis taklim menuju ketakwaan sempurna
Evaluasi manajemen majelis taklim menuju ketakwaan sempurna
In the implementation of the taklim majelis in addition to the ideal criteria in the institution and organization of the taklim, a set of supporters is also needed as mandated in t...

Back to Top