Javascript must be enabled to continue!
Pola Komunikasi Pengurus Masjid Dalam Memakmurkan Masjid Jami Al-Awwabin Surabaya
View through CrossRef
Pengurus Masjid Jami’ Al-Awwabin Surabaya merupakan organisasi agama kemasyarakatan yang dibentuk untuk memakmurkan masjid dan menjadikan masjid sebagai sentral kegiatan kaum muslimin baik yang religius ataupun sosial bermasyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pola Komunikasi Pengurus Masjid Dalam Memakmurkan Masjid Jami’Al-Awwabin Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti mendapatkan data dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini adalah Pengurus Masjid Jami’ Al-Awwabin mulai dari ketua, wakil ketua, sekretatis, seksi keagamaan dan majelis, dan jama’ah aktif. Berdasarkan hasil penelitian dilapangan bahwa pengurus Masjid Jami’ Al-Awwabin melakukan penyampaian informasi dengan pola komunikasi roda menjadikan ketua pengurus masjid sebagai pusat informasi antara pengurus dan jama’ah yang menduduki posisi sentral. Sedangkan antar anggota dengan pola komunikasi lingkaran proses informasi bergulir dari ketua kepada wakil ketua kemudian kepada sekretaris yang meneruskan kepada seksi lain hingga ada timbal balik kepada ketua. Pola komunikasi antar pribadi juga terjadi ketika ketua pengurus masjid melakukan pendekatan dengan jama’ah diantaranya saling sapa dan berjabat tangan, pendekatan kepada anggota juga dilakukan mengobrol dengan santai apbila mendapati kesulitan dalam melaksanakan tugasnya. Faktor pendukung pola komunikasi Masjid Jami’Al-Awwabin adalah lingkungan masyarakat, kegiatan, dan fasilitas yang disediakan di dalam masjid. Sedangkan faktor penghambatnya adalah waktu para pengurus masjid yang sibuk dengan pekerjaanya sebagai masyarakat sosial.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi - AWS
Title: Pola Komunikasi Pengurus Masjid Dalam Memakmurkan Masjid Jami Al-Awwabin Surabaya
Description:
Pengurus Masjid Jami’ Al-Awwabin Surabaya merupakan organisasi agama kemasyarakatan yang dibentuk untuk memakmurkan masjid dan menjadikan masjid sebagai sentral kegiatan kaum muslimin baik yang religius ataupun sosial bermasyarakat.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pola Komunikasi Pengurus Masjid Dalam Memakmurkan Masjid Jami’Al-Awwabin Surabaya.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif.
Peneliti mendapatkan data dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Narasumber dalam penelitian ini adalah Pengurus Masjid Jami’ Al-Awwabin mulai dari ketua, wakil ketua, sekretatis, seksi keagamaan dan majelis, dan jama’ah aktif.
Berdasarkan hasil penelitian dilapangan bahwa pengurus Masjid Jami’ Al-Awwabin melakukan penyampaian informasi dengan pola komunikasi roda menjadikan ketua pengurus masjid sebagai pusat informasi antara pengurus dan jama’ah yang menduduki posisi sentral.
Sedangkan antar anggota dengan pola komunikasi lingkaran proses informasi bergulir dari ketua kepada wakil ketua kemudian kepada sekretaris yang meneruskan kepada seksi lain hingga ada timbal balik kepada ketua.
Pola komunikasi antar pribadi juga terjadi ketika ketua pengurus masjid melakukan pendekatan dengan jama’ah diantaranya saling sapa dan berjabat tangan, pendekatan kepada anggota juga dilakukan mengobrol dengan santai apbila mendapati kesulitan dalam melaksanakan tugasnya.
Faktor pendukung pola komunikasi Masjid Jami’Al-Awwabin adalah lingkungan masyarakat, kegiatan, dan fasilitas yang disediakan di dalam masjid.
Sedangkan faktor penghambatnya adalah waktu para pengurus masjid yang sibuk dengan pekerjaanya sebagai masyarakat sosial.
Related Results
Analisis Strategi Dakwah Pengurus Masjid Al-Firdaus dalam Menghadapi Era Society 5.0
Analisis Strategi Dakwah Pengurus Masjid Al-Firdaus dalam Menghadapi Era Society 5.0
Abstract.
The presence of Era Society 5.0 creates new habits in the use of technology as problem solving in all aspects of life to provide convenience for the community, incl...
Upaya Pengurus Masjid dalam Memakmurkan Masjid Nurul Hudah di Desa Darat Sawah, Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan
Upaya Pengurus Masjid dalam Memakmurkan Masjid Nurul Hudah di Desa Darat Sawah, Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan
Penelitian ini di latar belakangi oleh adanya permasalahan yang memperhatinkan yang kualitas masjid bagus tetapi tidak dengan keadaan jamaah di masjid. Sehingga pengurus masjid har...
PEMBERDAYAAN MASJID: Pembinaan Masjid agar Menjadi Masjid yang Makmur di Masjid Al-Huda Dusun Darussalam Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember
PEMBERDAYAAN MASJID: Pembinaan Masjid agar Menjadi Masjid yang Makmur di Masjid Al-Huda Dusun Darussalam Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember
Pemberdayaan ini bertujuan untuk mendampingi pembinaan masjid agar menjadi masjid yang makmur di Masjid Al-Huda Dusun Darussalam Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember...
Penerapan Instrumen Penilaian Diri pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII MTs Al-Awwabin Bedahan
Penerapan Instrumen Penilaian Diri pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII MTs Al-Awwabin Bedahan
This article will describe the application of self-assessment instruments in class VIII Indonesian language subjects at MTs Al Awwabin Surgery. The research technique uses field ob...
Mekanisme Pengupahan (Ujrah) pada Pengurus Masjid di Kabupaten Kubu Raya: Suatu Tinjauan Syariah
Mekanisme Pengupahan (Ujrah) pada Pengurus Masjid di Kabupaten Kubu Raya: Suatu Tinjauan Syariah
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme pengupahan (ujrah) pada pengurus masjid di Kabupaten Kubu Raya dan menilai apakah mekanisme pengupahan (ujrah) pada peng...
Manajemen Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan Mandailing Natal dalam Meningkatkan Minat Sholat Berjama’ah
Manajemen Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan Mandailing Natal dalam Meningkatkan Minat Sholat Berjama’ah
Masjid termasuk lembaga Islam yang harus dikelola dengan baik seperti halnya dengan Masjid Agung Nur Ala Nur yang mana perlu pengelolaan yang baik yakni seperti perencanaan, pengor...
Evaluasi manajemen majelis taklim menuju ketakwaan sempurna
Evaluasi manajemen majelis taklim menuju ketakwaan sempurna
In the implementation of the taklim majelis in addition to the ideal criteria in the institution and organization of the taklim, a set of supporters is also needed as mandated in t...
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
Abstrak- Penyebaran Islam di Indonesia meninggalkan keberagaman budaya akibat adanya akulturasi khususnya di Pulau Jawa. Di antaranya adalah ritual-ritual atau aktivitas asli Jawa ...

