Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Bahan Organik Nabati dan Hewani terhadap Pertumbuhan Protocorm Like Bodies Phalaenopsis amabilis (L.) Blume

View through CrossRef
ABSTRACTPhalaenopsis orchid is among the popular ornamental plants in Orchidaceae family. Clonal propagation of this orchid is usually performed through protocorm like bodies (plbs) multiplication in tissue culture medium. The objective of this experiment was to determine the effect of the combination of phyto-organic substances (bananas, potatoes, sweet potatoes extract) and fish emulsion on in vitro growth, multiplication of plbs and plantlet regeneration of Phalaenopsis amabilis. This experiment was arranged in completely randomized design with two factors. The first factor was phyto-organic substances which consisted of bananas, potatoes, and sweet potatoes extract (50 g L-1) and the second one was fish emulsion with four concentration levels (0 ml L-1, 2 ml L-1, 4 ml L-1, and 6 ml L-1). Basic (control) medium used NPK fertilizer (2 g L-1) with addition of MS vitamins, myo-inositol, 1.5% of coconut water, and 2 g L-1 of active charcoal. The results showed that the highest survival rate (>90%) and multiplication (>70%) of plbs was found on control medium with addition of 2 ml L-1 of fish emulsion or banana or potato extract without fish emulsion. The best plantlet morphogenesis as indicated by leaf and root number, was resulted on medium with addition of potato extract without fish emulsion which produced 3.2 leaves and 2.2 roots per plantlets. The best plantlet morphogenesis as indicated by leaf and root number, was resulted on medium with addition of potato extract without fish emulsion which produced 3.2 leaves and 2.2 roots per plantlets. The result of this experiment suggested that basic medium with addition of 2 ml L-1 of fish emulsion, banana or potato extract was appropriate for plbs growth and multiplication while basic medium with addition of potato extract without fish emulsion for plantlet regeneration.Keywords: bananas, fish emulsion, potatos, protocorm like bodies (plbs), sweet potatoesABSTRAKAnggrek Phalaenopsis merupakan salah satu tanaman hias paling populer dalam famili Orchidaceae. Perbanyak klonal anggrek ini biasanya dilakukan melalui multiplikasi protocorm like bodies (plbs) dalam kultur in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi bahan organik nabati (ekstrak pisang, kentang, ubi jalar) dan emulsi ikan terhadap pertumbuhan, multiplikasi plbs dan regenerasi planlet Phalaenopsis amabilis. Percobaan disusun dalam rancangan acak lengkap dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah bahan organik nabati terdiri atas ekstrak pisang, kentang, dan ubi jalar sebanyak 50 g L-1 dan faktor kedua adalah emulsi ikan dengan empat konsentrasi yaitu 0, 2, 4 atau 6 ml L-1. Media dasar (kontrol) menggunakan pupuk NPK (2 g L-1) ditambah dengan vitamin dan myoinositol dari media Murashige dan Skoog (MS), 15% air kelapa dan 2 g L-1 arang aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan hidup tertinggi (>90%) dan multiplikasi plbs tertinggi (sekitar 70%) ditemukan pada media kontrol yang ditambahkan emulsi ikan 2 ml L-1 atau ditambahkan ekstrak pisang atau kentang tanpa penambahan emulsi ikan. Morfogenesis plbs menjadi planlet yang terbaik sebagaimana ditunjukkan oleh jumlah daun dan akar terbanyak dihasilkan pada perlakuan ekstrak kentang tanpa emulsi ikan dengan jumlah daun dan akar yang dihasilkan adalah sebanyak 3.2 helai daun dan 2.2 akar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media dasar yang ditambah dengan 2 ml L-1 emulsi ikan, ekstrak pisang atau kentang adalah sangat sesuai untuk pertumbuhan dan multiplikasi plbs sementara media dasar yang ditambah ekstrak kentang tanpa emulsi ikan terbaik untuk regenerasi planlet.Kata kunci: emulsi ikan, kentang, pisang, protocorm like bodies (plbs), ubi jalar
Title: Pengaruh Bahan Organik Nabati dan Hewani terhadap Pertumbuhan Protocorm Like Bodies Phalaenopsis amabilis (L.) Blume
Description:
ABSTRACTPhalaenopsis orchid is among the popular ornamental plants in Orchidaceae family.
Clonal propagation of this orchid is usually performed through protocorm like bodies (plbs) multiplication in tissue culture medium.
The objective of this experiment was to determine the effect of the combination of phyto-organic substances (bananas, potatoes, sweet potatoes extract) and fish emulsion on in vitro growth, multiplication of plbs and plantlet regeneration of Phalaenopsis amabilis.
This experiment was arranged in completely randomized design with two factors.
The first factor was phyto-organic substances which consisted of bananas, potatoes, and sweet potatoes extract (50 g L-1) and the second one was fish emulsion with four concentration levels (0 ml L-1, 2 ml L-1, 4 ml L-1, and 6 ml L-1).
Basic (control) medium used NPK fertilizer (2 g L-1) with addition of MS vitamins, myo-inositol, 1.
5% of coconut water, and 2 g L-1 of active charcoal.
The results showed that the highest survival rate (>90%) and multiplication (>70%) of plbs was found on control medium with addition of 2 ml L-1 of fish emulsion or banana or potato extract without fish emulsion.
The best plantlet morphogenesis as indicated by leaf and root number, was resulted on medium with addition of potato extract without fish emulsion which produced 3.
2 leaves and 2.
2 roots per plantlets.
The best plantlet morphogenesis as indicated by leaf and root number, was resulted on medium with addition of potato extract without fish emulsion which produced 3.
2 leaves and 2.
2 roots per plantlets.
The result of this experiment suggested that basic medium with addition of 2 ml L-1 of fish emulsion, banana or potato extract was appropriate for plbs growth and multiplication while basic medium with addition of potato extract without fish emulsion for plantlet regeneration.
Keywords: bananas, fish emulsion, potatos, protocorm like bodies (plbs), sweet potatoesABSTRAKAnggrek Phalaenopsis merupakan salah satu tanaman hias paling populer dalam famili Orchidaceae.
Perbanyak klonal anggrek ini biasanya dilakukan melalui multiplikasi protocorm like bodies (plbs) dalam kultur in vitro.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi bahan organik nabati (ekstrak pisang, kentang, ubi jalar) dan emulsi ikan terhadap pertumbuhan, multiplikasi plbs dan regenerasi planlet Phalaenopsis amabilis.
Percobaan disusun dalam rancangan acak lengkap dengan dua faktor perlakuan.
Faktor pertama adalah bahan organik nabati terdiri atas ekstrak pisang, kentang, dan ubi jalar sebanyak 50 g L-1 dan faktor kedua adalah emulsi ikan dengan empat konsentrasi yaitu 0, 2, 4 atau 6 ml L-1.
Media dasar (kontrol) menggunakan pupuk NPK (2 g L-1) ditambah dengan vitamin dan myoinositol dari media Murashige dan Skoog (MS), 15% air kelapa dan 2 g L-1 arang aktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan hidup tertinggi (>90%) dan multiplikasi plbs tertinggi (sekitar 70%) ditemukan pada media kontrol yang ditambahkan emulsi ikan 2 ml L-1 atau ditambahkan ekstrak pisang atau kentang tanpa penambahan emulsi ikan.
Morfogenesis plbs menjadi planlet yang terbaik sebagaimana ditunjukkan oleh jumlah daun dan akar terbanyak dihasilkan pada perlakuan ekstrak kentang tanpa emulsi ikan dengan jumlah daun dan akar yang dihasilkan adalah sebanyak 3.
2 helai daun dan 2.
2 akar.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media dasar yang ditambah dengan 2 ml L-1 emulsi ikan, ekstrak pisang atau kentang adalah sangat sesuai untuk pertumbuhan dan multiplikasi plbs sementara media dasar yang ditambah ekstrak kentang tanpa emulsi ikan terbaik untuk regenerasi planlet.
Kata kunci: emulsi ikan, kentang, pisang, protocorm like bodies (plbs), ubi jalar.

Related Results

Aplikasi Pestisida Nabati untuk Pengendalian Hama pada Tanaman Bawang Merah dalam Sistem Pertanian Organik
Aplikasi Pestisida Nabati untuk Pengendalian Hama pada Tanaman Bawang Merah dalam Sistem Pertanian Organik
Vegetable pesticides are one of the agricultural inputs that are supportive of organic farming systems. Plants that have characteristics such as taste, smell, secondary metabolites...
PENGGUNAAN MINYAK JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL
PENGGUNAAN MINYAK JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL
Bahan bakar minyak (BBM) merupakan permintaan energi global terbesar yang konsumsinya diperkirakan oleh Energy Information Administration (bagian dari Departemen Energi AS) meningk...
Aplikasi Pupuk Organik Pada Domestikasi Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.)
Aplikasi Pupuk Organik Pada Domestikasi Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis  dan dosis pupuk organik dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan (Physalis angul...
ANALISIS KELIMPAHAN BAKTERI Aeromonas hydrophila DI PERAIRAN RAWA PENING DESA KEBONDOWO, SEMARANG
ANALISIS KELIMPAHAN BAKTERI Aeromonas hydrophila DI PERAIRAN RAWA PENING DESA KEBONDOWO, SEMARANG
Rawa Pening merupakan salah satu ekosistem danau yang terletak di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Desa Kebondowo merupakan perairan Rawa Pening yang berpotensi tercemar limbah org...
Efektifitas Proses Ozonisasi Studi Kasus: Sungai Cikapundung
Efektifitas Proses Ozonisasi Studi Kasus: Sungai Cikapundung
ABSTRAK Kualitas air permukaan biasanya didominasi oleh kandungan bahan organik. Hal yang dapat mempengaruhi kandungan bahan organik salah satunya adalah perubahan tata guna lahan....

Back to Top