Javascript must be enabled to continue!
Representasi Nilai-Nilai Moral dalam Cerpen Abuya Al Habib Hasan Baharun: Kajian Semiotik Ferdinand De Saussure
View through CrossRef
Dalam menjawab permasalahan yang ada, peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, dengan mengacu pada salah satu jenis penelitian media komunikasi yaitu Analisis Semiotik Model Ferdinand De Saussure, model ini lebih menekankan pada dua unsur dalam semiotik Saussure yang tak boleh dipisahkan yakni significant dan signifie atau penanda dan pertanda. Adapun wujud penanda bisa berupa unsur bunyi, ujaran maupun ucapan serta tulisan, sedangkan pertandanya adalah unsur konseptual, gagasan atau makna yang terkandung didalamnya. Moral adalah ajaran baik buruk yang diterima umum mengenai tindakan, sikap, kewajiban, akhlak dan budi pekerti. Moral merupakan sesuatu yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca, yakni makna yang terkandung dalam sebuah karya sastra dan makna yang dianjurkan lewat cerita. Kumpulan cerpen termasuk salah satu jenis tulisan sastra yang sarat akan nilai, dan untuk memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, sehingga tema penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini menggunakan analisis semiotika model Ferdinand De Saussure. Sebuah pendekatan untuk memahami makna di balik tanda, baik gerak, gambar, maupun teks yang tertuang dalam sebuah tulisan itu sendiri. dalam teori tanda, Ferdinand De Saussure terkenal dengan gagasannya mengenai teori strukturalis, yaitu sebuah kajian yang menelaah bagaimana struktur kebahasaan yang dibangun. Metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yaitu metode deskriptif yang disertai dengan kegiatan analisis, dengan cara observasi, dokumentasi, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya nilai moral yang tersaji dengan ragam struktur bahasa yang dibangun dalam kumpulan cerpen tersebut, di antaranya adalah nilai sabar, nilai kasih sayang, nilai kesetiaan, nilai kerendahan hati.
Universitas Islam Internasional Darullughah Waddawah
Title: Representasi Nilai-Nilai Moral dalam Cerpen Abuya Al Habib Hasan Baharun: Kajian Semiotik Ferdinand De Saussure
Description:
Dalam menjawab permasalahan yang ada, peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, dengan mengacu pada salah satu jenis penelitian media komunikasi yaitu Analisis Semiotik Model Ferdinand De Saussure, model ini lebih menekankan pada dua unsur dalam semiotik Saussure yang tak boleh dipisahkan yakni significant dan signifie atau penanda dan pertanda.
Adapun wujud penanda bisa berupa unsur bunyi, ujaran maupun ucapan serta tulisan, sedangkan pertandanya adalah unsur konseptual, gagasan atau makna yang terkandung didalamnya.
Moral adalah ajaran baik buruk yang diterima umum mengenai tindakan, sikap, kewajiban, akhlak dan budi pekerti.
Moral merupakan sesuatu yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca, yakni makna yang terkandung dalam sebuah karya sastra dan makna yang dianjurkan lewat cerita.
Kumpulan cerpen termasuk salah satu jenis tulisan sastra yang sarat akan nilai, dan untuk memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, sehingga tema penelitian ini adalah kualitatif.
Penelitian ini menggunakan analisis semiotika model Ferdinand De Saussure.
Sebuah pendekatan untuk memahami makna di balik tanda, baik gerak, gambar, maupun teks yang tertuang dalam sebuah tulisan itu sendiri.
dalam teori tanda, Ferdinand De Saussure terkenal dengan gagasannya mengenai teori strukturalis, yaitu sebuah kajian yang menelaah bagaimana struktur kebahasaan yang dibangun.
Metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yaitu metode deskriptif yang disertai dengan kegiatan analisis, dengan cara observasi, dokumentasi, dan analisis data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya nilai moral yang tersaji dengan ragam struktur bahasa yang dibangun dalam kumpulan cerpen tersebut, di antaranya adalah nilai sabar, nilai kasih sayang, nilai kesetiaan, nilai kerendahan hati.
Related Results
REPRESENTASI DAMPAK NEGATIF SEKS PRANIKAH PADA REMAJA DALAM FILM DUA GARIS BIRU (STUDI ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE) REPRESENTATION OF NEGATIVE IMPACT OF PREMARITAL SEX IN DUA GARIS BIRU FILM (FERDINAND DE SAUSSURE SEMIOTIC ANALYSIS STUDY
REPRESENTASI DAMPAK NEGATIF SEKS PRANIKAH PADA REMAJA DALAM FILM DUA GARIS BIRU (STUDI ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE) REPRESENTATION OF NEGATIVE IMPACT OF PREMARITAL SEX IN DUA GARIS BIRU FILM (FERDINAND DE SAUSSURE SEMIOTIC ANALYSIS STUDY
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi dampak negatif seks pranikah pada remaja dalam film Dua Garis Biru dengan analisis semiotika Ferdinand de ...
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI DENGAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS XI KRB SMK NEGERI 1 REMBANG TAHUN AJARAN 2017/2018
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI DENGAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS XI KRB SMK NEGERI 1 REMBANG TAHUN AJARAN 2017/2018
AbstrakKeterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang perlu mendapat perhatian dalam pembelajaran di sekolah. Salah satu keterampilan menulis adalah menulis ...
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
Abstrak Kata Kunci: Nilai Moral Baik dan Buruk, NovelOrang-Orang Biasa. Nilai-nilai Moral adalah ajaran baik atau buruk perbuatan atau kelakuan, akhlak, kewajiban, budi pekerti...
KONTRIBUSI KEMAMPUAN MEMAHAMI CERPEN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN
KONTRIBUSI KEMAMPUAN MEMAHAMI CERPEN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kontribusi kemampuan memahami cerpen terhadap keterampilan menulis cerpen siswa kelas IX MTsN se-Kota Payakumbuh, kontribusi ...
ANALISIS CERPEN “LELAKI RAGI DAN PEREMPUAN SANTAN” KARYA DAMHURI MUHAMMAD DENGAN PENDEKATAN EKSPRESIF
ANALISIS CERPEN “LELAKI RAGI DAN PEREMPUAN SANTAN” KARYA DAMHURI MUHAMMAD DENGAN PENDEKATAN EKSPRESIF
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ekspresi pengarang dalam cerpen Lelaki Ragi dan Perempuan Santan. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen Lelaki Ragi dan ...
Nilai Kearifan Lokal pada Cerpen Silariang dalam Antologi Cerpen Gadis Pakarena Karya Khrisna Pabichara
Nilai Kearifan Lokal pada Cerpen Silariang dalam Antologi Cerpen Gadis Pakarena Karya Khrisna Pabichara
Karya sastra menjadi bentuk karya yang di dalamnya memadukan unsur imajinasi dan kehidupan nyata baik sastra lisan maupun tulisan. Karya sastra mengandung babagi aspek salah satuny...
Cerpen “ Lailatun Ghaba Anha Al-qamar” Karya Najib Al-kaylani(Studi Analisis Struktural dan Semiotik)
Cerpen “ Lailatun Ghaba Anha Al-qamar” Karya Najib Al-kaylani(Studi Analisis Struktural dan Semiotik)
Penelitian ini mengkaji cerpen “Malam Tanpa Bulan” karya Najib Al-Kaylani dengan kajian strukturalisme Roberth Stanton dan kajian semiotika Charles Sanders Pierce. Penelitian ini b...
NILAI MORAL DALAM CERPEN “ANTING” KARYA RATNA INDRASWARI IBRAHIM
NILAI MORAL DALAM CERPEN “ANTING” KARYA RATNA INDRASWARI IBRAHIM
Short story is a literary work that has a story written by the author with one of the goals to provide a moral value for the reader. The short story "Anting" by Ratna Indraswari Ib...

