Javascript must be enabled to continue!
Syaikh Muhammad Husein bin Abdul Gani Al Falimbani (1319-1399 H) dan Kontribusinya dalam Pendidikan Perempuan
View through CrossRef
Latar Belakang: Penelitiaan ini membahas tentang Syaikh Muhammad Husein bin Abdul Gani dan perannya dalam dunia pendidikan islam terutama pendidikan perempuan.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap peran Syaikh Muhammad Husein Falimbani dalam mendirikan Madrasah Al Fatah Al Ahliyah di Mekkah, serta menganalisis relevansi prinsip keadilan Islam yang diterapkannya dalam memberikan akses pendidikan setara bagi perempuan.
Metode: Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif.
Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan, sebagai seorang cendikiawan, Syaikh Muhammad Husein Falimbani adalah sosok ulama yang mumpuni. Ia menjadi pengajar di beberapa sekolah milik pemerintah dan juga pengajar di Masjidil Haram. Kontribusi Syaikh Muhammad Husein Falimbani yang paling terlihat adalah Madrasah Al Fatah Al Ahliyah sebuah sekolah khusus perempuan. Dengan dedikasinya dan komitmennya yang tinggi ia mendirikan sekolah tersebut. Hal tersebut didorong oleh asas keadilan dalam islam bahwa setiap orang baik laki-laki atau perempuan mendapatkan hak yang sama untuk memperoleh pendidikan.
Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Syaikh Muhammad Husein Falimbani menjadi inspirasi penting dalam upaya mendorong pendidikan perempuan di dunia Islam. Implikasi dari penelitian ini adalah memberikan model nyata bagaimana pendidikan perempuan dapat diimplementasikan melalui dedikasi ulama dan dukungan komunitas, yang relevan untuk pengembangan pendidikan di berbagai wilayah lainnya.
Title: Syaikh Muhammad Husein bin Abdul Gani Al Falimbani (1319-1399 H) dan Kontribusinya dalam Pendidikan Perempuan
Description:
Latar Belakang: Penelitiaan ini membahas tentang Syaikh Muhammad Husein bin Abdul Gani dan perannya dalam dunia pendidikan islam terutama pendidikan perempuan.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap peran Syaikh Muhammad Husein Falimbani dalam mendirikan Madrasah Al Fatah Al Ahliyah di Mekkah, serta menganalisis relevansi prinsip keadilan Islam yang diterapkannya dalam memberikan akses pendidikan setara bagi perempuan.
Metode: Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif.
Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan, sebagai seorang cendikiawan, Syaikh Muhammad Husein Falimbani adalah sosok ulama yang mumpuni.
Ia menjadi pengajar di beberapa sekolah milik pemerintah dan juga pengajar di Masjidil Haram.
Kontribusi Syaikh Muhammad Husein Falimbani yang paling terlihat adalah Madrasah Al Fatah Al Ahliyah sebuah sekolah khusus perempuan.
Dengan dedikasinya dan komitmennya yang tinggi ia mendirikan sekolah tersebut.
Hal tersebut didorong oleh asas keadilan dalam islam bahwa setiap orang baik laki-laki atau perempuan mendapatkan hak yang sama untuk memperoleh pendidikan.
Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Syaikh Muhammad Husein Falimbani menjadi inspirasi penting dalam upaya mendorong pendidikan perempuan di dunia Islam.
Implikasi dari penelitian ini adalah memberikan model nyata bagaimana pendidikan perempuan dapat diimplementasikan melalui dedikasi ulama dan dukungan komunitas, yang relevan untuk pengembangan pendidikan di berbagai wilayah lainnya.
Related Results
Tasawuf Dan Perempuan Pemikiran Sufi-Feminisme Kh. Husein Muhammad
Tasawuf Dan Perempuan Pemikiran Sufi-Feminisme Kh. Husein Muhammad
Abstract
Husein Muhammad is often classified as a liberal feminist because of his involvement in the thoughts and movements of feminism in Indonesia. Some researchers emphaticall...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Peran Perempuan dalam Organisasi Aisyiyah
Peran Perempuan dalam Organisasi Aisyiyah
Peran perempuan adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi sosial yang diberikan kepada perempuan. Peran adalah yang harus dilakukan perempuan dalam suatu sit...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pemikiran Husein Muhammad Tentang Khitan Wanita
Pemikiran Husein Muhammad Tentang Khitan Wanita
Gender issue is seemingly an interesting topic to discuss. One of the important figure on gender is a Husein Muhammad on his view about female circumcision. This study highlights a...
Aurat Perempuan dalam Surat Al-Nur Ayat 31 Perspektif Husein Muhammad dan Muhammad Husein Tabataba’i
Aurat Perempuan dalam Surat Al-Nur Ayat 31 Perspektif Husein Muhammad dan Muhammad Husein Tabataba’i
Aurat is an urgent matter for women, because it protects their self-esteem. One of the theological foundations that supports the obligation to cover the private parts is Surah an-N...
PEMIKIRAN TAJDID SYAIKH MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB DALAM KITAB AL-USHUL ATS-TSALATSAH
PEMIKIRAN TAJDID SYAIKH MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB DALAM KITAB AL-USHUL ATS-TSALATSAH
Kondisi sosial keagamaan masyarakat Islam yang terpuruk serta merajalelanya kebodohan sangat berdampak pada pergeseran nilai-nilai agama yang murni. Munculnya berbagai macam kesyir...

