Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PERIODE ULANG CURAH HUJAN DI SULAWESI TENGGARA MENGGUNAKAN METODE IWAI KADOYA

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik curah hujan maksimum dan periode ulang curah hujan maksimum di wilayah Sulawesi Tenggara guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya curah hujan dengan intensitas tinggi di kemudian hari. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data di 3 stasiun pengamatan cuaca di Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif untuk menghitung curah hujan maksimum bulanan dan periode ulang curah hujan dengan menggunakan metode Iwai Kadoya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa curah hujan maksimum tertinggi terjadi di Stasiun Meteorologi Maritim Kendari sebesar 213.3 mm/hari. Rentang periode ulang curah hujan tertinggi berada di Stasiun Meteorologi Sangia Ni Bandera Kolaka sebesar 129-179.5 mm/hari, dengan kemungingkinan curah hujan maksimum yang pernah terjadi berulang yaitu 40-50 tahun.
GAW Bukit Kototabang - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Title: ANALISIS PERIODE ULANG CURAH HUJAN DI SULAWESI TENGGARA MENGGUNAKAN METODE IWAI KADOYA
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik curah hujan maksimum dan periode ulang curah hujan maksimum di wilayah Sulawesi Tenggara guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya curah hujan dengan intensitas tinggi di kemudian hari.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan data di 3 stasiun pengamatan cuaca di Sulawesi Tenggara.
Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif untuk menghitung curah hujan maksimum bulanan dan periode ulang curah hujan dengan menggunakan metode Iwai Kadoya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa curah hujan maksimum tertinggi terjadi di Stasiun Meteorologi Maritim Kendari sebesar 213.
3 mm/hari.
Rentang periode ulang curah hujan tertinggi berada di Stasiun Meteorologi Sangia Ni Bandera Kolaka sebesar 129-179.
5 mm/hari, dengan kemungingkinan curah hujan maksimum yang pernah terjadi berulang yaitu 40-50 tahun.

Related Results

Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Indonesia merupakan negara yang memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan hujan. Salah satu parameter yang menjadi salah satu penyebab bencana alam ialah hujan Pengamatan curah h...
Pengaruh Central Pacific dan eastern Pacific El Nino terhadap variabilitas curah hujan di Sulawesi
Pengaruh Central Pacific dan eastern Pacific El Nino terhadap variabilitas curah hujan di Sulawesi
Pulau Sulawesi dipengaruhi oleh fenomena Central Pacific (CP) dan Eastern Pacific (EP) El NiƱo. Curah hujan Sulawesi mencakup ketiga pola hujan yang ada di Indonesia yaitu Monsunal...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisa Kapasitas Penampang Sungai dengan Metode HEC-RAS 4.1.0 (Studi Kasus Sungai Sigeleng Kec. Brebes)
Analisa Kapasitas Penampang Sungai dengan Metode HEC-RAS 4.1.0 (Studi Kasus Sungai Sigeleng Kec. Brebes)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas penampang sungai Sigeleng Kec. Brebes. berdasarkan analisis hidrologi dan hidrolika menggunakan program HEC-RAS 4.1.0. Perhi...
Kajian Curah Hujan Akibat Pengaruh Temperatur, Kelembaban dan Kecepatan Angin (Studi Kasus Stasiun Klimatologi Bonto Bili Kab. Gowa)
Kajian Curah Hujan Akibat Pengaruh Temperatur, Kelembaban dan Kecepatan Angin (Studi Kasus Stasiun Klimatologi Bonto Bili Kab. Gowa)
Hujan adalah suatu proses fisis yang dihasilkan dari fenomena cuaca. Pengaruh faktor fisiografis wilayah Indonesia dan sekitarnya terhadap unsur-unsur iklim/cuaca telah menghasilka...
ALTERNATIF PERHITUNGAN SIGNIFIKANSI ENSO TERHADAP CURAH HUJAN: BOOTSTRAP GANDA DAN TRIWULAN PENUH
ALTERNATIF PERHITUNGAN SIGNIFIKANSI ENSO TERHADAP CURAH HUJAN: BOOTSTRAP GANDA DAN TRIWULAN PENUH
Modulasi El Nino-Southern Oscillation (ENSO) memengaruhi curah hujan di wilayah monsunal seperti Jawa Timur, tetapi pendekatan triwulan konvensional (DJF, MAM, JJA, SON) sering gag...

Back to Top