Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ALTERNATIF PERHITUNGAN SIGNIFIKANSI ENSO TERHADAP CURAH HUJAN: BOOTSTRAP GANDA DAN TRIWULAN PENUH

View through CrossRef
Modulasi El Nino-Southern Oscillation (ENSO) memengaruhi curah hujan di wilayah monsunal seperti Jawa Timur, tetapi pendekatan triwulan konvensional (DJF, MAM, JJA, SON) sering gagal menangkap variasi musiman dan meningkatkan risiko salah positif. Penelitian ini mengusulkan pendekatan alternatif untuk mengevaluasi signifikansi modulasi El Nino-Southern Oscillation (ENSO) terhadap curah hujan menggunakan analisis 12 triwulan tumpang tindih dan metode bootstrap ganda. Fokus penelitian bertujuan untuk menghasilkan alternatif perhitungan signifikansi ENSO terhadap curah hujan melalui pendekatan bootstrap ganda. Data curah hujan bulanan dari 202 pos hujan utama periode 1991–2020 diolah menjadi 12 periode triwulanan untuk menangkap variasi yang tidak ditangkap oleh pendekatan triwulan konvensional. Oceanic Nino Index (ONI) digunakan untuk mengkategorikan fase ENSO. Metode bootstrap ganda digunakan dengan melakukan bootstrap ke curah hujan pada fase El Nino dan La Nina. Hasil bootstrap kemudian dibandingkan dengan menggunakan histogram dengan pendekatan lebar Freedman-Diaconis. Hasil menunjukkan bootstrap ganda mampu memberikan gambaran signifikansi yang lebih ketat dibandingkan bootstrap tunggal. Batas 90% direkomendasikan sebagai taraf signifikansi. Triwulan penuh mampu memberikan gambaran yang lebih baik dibandingkan penggunaan triwulan konvensional. Analisis spasial dan regresi mengidentifikasi kabupaten dengan signifikansi modulasi ENSO yang lebih kuat. Pendekatan alternatif ini menawarkan evaluasi yang lebih rinci dan fleksibel untuk menilai apakah ENSO memodulasi curah hujan suatu wilayah secara signfikan.
Title: ALTERNATIF PERHITUNGAN SIGNIFIKANSI ENSO TERHADAP CURAH HUJAN: BOOTSTRAP GANDA DAN TRIWULAN PENUH
Description:
Modulasi El Nino-Southern Oscillation (ENSO) memengaruhi curah hujan di wilayah monsunal seperti Jawa Timur, tetapi pendekatan triwulan konvensional (DJF, MAM, JJA, SON) sering gagal menangkap variasi musiman dan meningkatkan risiko salah positif.
Penelitian ini mengusulkan pendekatan alternatif untuk mengevaluasi signifikansi modulasi El Nino-Southern Oscillation (ENSO) terhadap curah hujan menggunakan analisis 12 triwulan tumpang tindih dan metode bootstrap ganda.
Fokus penelitian bertujuan untuk menghasilkan alternatif perhitungan signifikansi ENSO terhadap curah hujan melalui pendekatan bootstrap ganda.
Data curah hujan bulanan dari 202 pos hujan utama periode 1991–2020 diolah menjadi 12 periode triwulanan untuk menangkap variasi yang tidak ditangkap oleh pendekatan triwulan konvensional.
Oceanic Nino Index (ONI) digunakan untuk mengkategorikan fase ENSO.
Metode bootstrap ganda digunakan dengan melakukan bootstrap ke curah hujan pada fase El Nino dan La Nina.
Hasil bootstrap kemudian dibandingkan dengan menggunakan histogram dengan pendekatan lebar Freedman-Diaconis.
Hasil menunjukkan bootstrap ganda mampu memberikan gambaran signifikansi yang lebih ketat dibandingkan bootstrap tunggal.
Batas 90% direkomendasikan sebagai taraf signifikansi.
Triwulan penuh mampu memberikan gambaran yang lebih baik dibandingkan penggunaan triwulan konvensional.
Analisis spasial dan regresi mengidentifikasi kabupaten dengan signifikansi modulasi ENSO yang lebih kuat.
Pendekatan alternatif ini menawarkan evaluasi yang lebih rinci dan fleksibel untuk menilai apakah ENSO memodulasi curah hujan suatu wilayah secara signfikan.

Related Results

Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Indonesia merupakan negara yang memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan hujan. Salah satu parameter yang menjadi salah satu penyebab bencana alam ialah hujan Pengamatan curah h...
Penerapan Algoritma Backpropagation Neural Network dalam Memprediksi Curah Hujan Harian Kota Bandung
Penerapan Algoritma Backpropagation Neural Network dalam Memprediksi Curah Hujan Harian Kota Bandung
Abstract. Rain is a common natural phenomenon that is very difficult to predict. Many factors can affect the occurrence of rain, ranging from temperature, humidity, sunlight intens...
RESPONS CURAH HUJAN TERHADAP FENOMENA EL NIÑO SOUTHERN OSCILLATION (ENSO) DI BONTANG
RESPONS CURAH HUJAN TERHADAP FENOMENA EL NIÑO SOUTHERN OSCILLATION (ENSO) DI BONTANG
El Niño Southern Oscillation (ENSO) merupakan fenomena yang mempengaruhi kondisi laut di ekuatorial Samudra Pasifik. Fenomena ini berpengaruh terhadap respon curah hujan di beberap...
Pengaruh Central Pacific dan eastern Pacific El Nino terhadap variabilitas curah hujan di Sulawesi
Pengaruh Central Pacific dan eastern Pacific El Nino terhadap variabilitas curah hujan di Sulawesi
Pulau Sulawesi dipengaruhi oleh fenomena Central Pacific (CP) dan Eastern Pacific (EP) El Niño. Curah hujan Sulawesi mencakup ketiga pola hujan yang ada di Indonesia yaitu Monsunal...
Dampak La Nina 2020 – 2021 Terhadap Curah Hujan di Sulawesi Tenggara
Dampak La Nina 2020 – 2021 Terhadap Curah Hujan di Sulawesi Tenggara
Untuk mengetahui pengaruh La Nina tahun 2020/2021 terhadap curah hujan di Sulawesi Tenggara maka analisis terkait dampaknya dilakukan. Tahun 2020 merupakan tahun La Nina Moderat ya...
Pengaruh Curah Hujan dan Hari Hujan Terhadap Produksi Tembakau Na-Oogst di Kabupaten Jember
Pengaruh Curah Hujan dan Hari Hujan Terhadap Produksi Tembakau Na-Oogst di Kabupaten Jember
Tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L) merupakan salah satu komoditas tanaman perkebunan yang cukup penting di Indonesia. Salah satu daerah penghasil tembakau di Jawa Timur adalah ...
Kajian Curah Hujan Akibat Pengaruh Temperatur, Kelembaban dan Kecepatan Angin (Studi Kasus Stasiun Klimatologi Bonto Bili Kab. Gowa)
Kajian Curah Hujan Akibat Pengaruh Temperatur, Kelembaban dan Kecepatan Angin (Studi Kasus Stasiun Klimatologi Bonto Bili Kab. Gowa)
Hujan adalah suatu proses fisis yang dihasilkan dari fenomena cuaca. Pengaruh faktor fisiografis wilayah Indonesia dan sekitarnya terhadap unsur-unsur iklim/cuaca telah menghasilka...

Back to Top