Javascript must be enabled to continue!
Distribusi Jenis Tikus yang Terkonfirmasi sebagai Reservoir Hantavirusdi Provinsi Sumatera Selatan
View through CrossRef
Abstract
Hantavirus infection has been reported in many countries, including in Indonesia with estimated cases in the world of 150,000-200,000 cases and CFR between 5-15%. Reports of hantavirus in humans in Indonesia have not been widely reported. Results specialized vectora research in 2015 found hantavirus infection in mice. Hantavirus examination was performed by two methods, ELISA and PCR. ELISA results obtained 8.9% (28/316) of mice infected with hantavirus, and PCR examination of 65.5% (19/29). Further analysis of the results of this rikhus vektora aims to determine the distribution of mice infected with hantavirus. The result of bivariate analysis did not show any statistically significant relationship between dependent and independent variables. The most heavily infected mice of hantavirus are adult male Rattus and male sex. The most common type of ecosystem found in hantavirus positive rats is remote forest settlements (11.5%) with the most common type found in paddy fields (25%).
Abstrak
Infeksi hantavirus telah dilaporkan di banyak Negara, termasuk di Indonesia dengan perkiraan kasus di dunia sebesar 150.000-200.000 kasus dan CFR antara 5 - 15%. Laporan hantavirus pada manusia di Indonesia belum banyak dilaporkan. Hasil Riset khusus vektora tahun 2015 menemukan infeksi hantavirus pada tikus. Pemeriksaan hantavirus dilakukan dengan dua metode yaitu ELISA dan PCR. Hasil pemeriksaan ELISA mendapatkan 8,9% (28/316) tikus terinfeksi hantavirus, dan pemeriksaan PCR sebesar 65,5% (19/29). Analisis lanjut hasil Rikhus vektora ini berujuan untuk mengetahui distribusi tikus yang terinfeksi hantavirus. Hasil analisis bivariat tidak menunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara variabel dependen dan independent. Jenis tikus yang paling banyak terinfeksi hantavirus adalah Rattus usia dewasa dan jenis kelamin jantan. Tipe ekosistem paling banyak ditemukan tikus positif hantavirus adalah hutan jauh pemukiman (11,5%) dengan jenis lokasi paling banyak ditemukan di sawah (25%).
Poltekkes Kemenkes Palu
Title: Distribusi Jenis Tikus yang Terkonfirmasi sebagai Reservoir Hantavirusdi Provinsi Sumatera Selatan
Description:
Abstract
Hantavirus infection has been reported in many countries, including in Indonesia with estimated cases in the world of 150,000-200,000 cases and CFR between 5-15%.
Reports of hantavirus in humans in Indonesia have not been widely reported.
Results specialized vectora research in 2015 found hantavirus infection in mice.
Hantavirus examination was performed by two methods, ELISA and PCR.
ELISA results obtained 8.
9% (28/316) of mice infected with hantavirus, and PCR examination of 65.
5% (19/29).
Further analysis of the results of this rikhus vektora aims to determine the distribution of mice infected with hantavirus.
The result of bivariate analysis did not show any statistically significant relationship between dependent and independent variables.
The most heavily infected mice of hantavirus are adult male Rattus and male sex.
The most common type of ecosystem found in hantavirus positive rats is remote forest settlements (11.
5%) with the most common type found in paddy fields (25%).
Abstrak
Infeksi hantavirus telah dilaporkan di banyak Negara, termasuk di Indonesia dengan perkiraan kasus di dunia sebesar 150.
000-200.
000 kasus dan CFR antara 5 - 15%.
Laporan hantavirus pada manusia di Indonesia belum banyak dilaporkan.
Hasil Riset khusus vektora tahun 2015 menemukan infeksi hantavirus pada tikus.
Pemeriksaan hantavirus dilakukan dengan dua metode yaitu ELISA dan PCR.
Hasil pemeriksaan ELISA mendapatkan 8,9% (28/316) tikus terinfeksi hantavirus, dan pemeriksaan PCR sebesar 65,5% (19/29).
Analisis lanjut hasil Rikhus vektora ini berujuan untuk mengetahui distribusi tikus yang terinfeksi hantavirus.
Hasil analisis bivariat tidak menunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara variabel dependen dan independent.
Jenis tikus yang paling banyak terinfeksi hantavirus adalah Rattus usia dewasa dan jenis kelamin jantan.
Tipe ekosistem paling banyak ditemukan tikus positif hantavirus adalah hutan jauh pemukiman (11,5%) dengan jenis lokasi paling banyak ditemukan di sawah (25%).
.
Related Results
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Rancang Bangun Prototype Alat Pengusir Tikus Dengan Pemanfaatan Gelombang Ultrasonik Berbasis Internet Of Things
Rancang Bangun Prototype Alat Pengusir Tikus Dengan Pemanfaatan Gelombang Ultrasonik Berbasis Internet Of Things
Tikus merupakan hewan pengerat yang mendatangkan kerugian, baik di rumah maupun industri. Tikus yang berkeliaran di dalam rumah (Rattus rattus, Rattus tanezumi dan jenis lain) meru...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kajian Intertekstual pada Lirik Lagu Iwan Fals “Tikus-Tikus Kantor” dan pada Lirik Lagu Slank “Gosip Jalanan”
Kajian Intertekstual pada Lirik Lagu Iwan Fals “Tikus-Tikus Kantor” dan pada Lirik Lagu Slank “Gosip Jalanan”
Song lyrics are a literary genre, because there are similarities between existing elements and elements possessed by poetry, so it can be said that song lyrics and poetry are the s...
Aktivitas Proteolitik Buah Mangga Bacang (Mangifera Foetida) Dan Umbi Keladi Tikus (Typhonium Divaricatum) Dibandingkan Dengan Proteolitik Buah Nanas (Ananas Comosus)
Aktivitas Proteolitik Buah Mangga Bacang (Mangifera Foetida) Dan Umbi Keladi Tikus (Typhonium Divaricatum) Dibandingkan Dengan Proteolitik Buah Nanas (Ananas Comosus)
ABSTRAKBuah nanas (Ananas Comosus) mengandung enzim bromelin yang dapat menimbulkan rasa gatal dan menyebabkan iritasi. Beberapa tumbuhan lain yang juga dapat menyebabkan rasa gata...
BUSER TIKUS DENGAN MOUSETRAP
BUSER TIKUS DENGAN MOUSETRAP
Tikus merupakan mamalia yang sangat merugikan dan menganggu kehidupan serta kesejahteraan manusia. Jika tikus dibiarkan maka populasinya akan bertambah. Tikus berada di lingkungan ...
IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA TIKUS DI TIGA AREA PEMONDOKAN MAHASISWA PERGURUAN TINGGI NEGERI KOTA MAKASSAR
IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA TIKUS DI TIGA AREA PEMONDOKAN MAHASISWA PERGURUAN TINGGI NEGERI KOTA MAKASSAR
Latar Belakang: Tikus dapat berpengaruh terhadap kesehatan dikarenakan tikus merupakan salah satu vektor pembawa penyakit pada manusia. Tikus sebagai vektor membawa ektoparasit dan...

