Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA TIKUS DI TIGA AREA PEMONDOKAN MAHASISWA PERGURUAN TINGGI NEGERI KOTA MAKASSAR

View through CrossRef
Latar Belakang: Tikus dapat berpengaruh terhadap kesehatan dikarenakan tikus merupakan salah satu vektor pembawa penyakit pada manusia. Tikus sebagai vektor membawa ektoparasit dan endoparasit yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada manusia Tujuan: Mengidentifikasi parasit pada tikus tertangkap di area pemondokan mahasiswa Unhas, UIN, dan UNM. Metode: Penelitian ini adalah observasional deskriptif. Jumlah perangkap yang dipasang sebanyak 135 buah dan dipasang selama 4 hari berturut-turut untuk setiap lokasi. Hasil: Jenis ektoparasit yang paling banyak ditemukan adalah Laelaps nutalli yaitu sebanyak 236 ekor (69,0%). Jenis ektoparasit selanjutnya yaitu P. spinulosa dengan jumlah 95 ekor (27,8%) dan X. cheopis sebanyak 11 ekor (3,2%). Kesimpulan: ektoparasit yang diperoleh di area pemondokan Unhas, UIN dan UNM berjumlah 342 ekor dengan jenis antara lain P. spinulosa, X. cheopis, L. nutalli. Kondisi keberadaan lubang pada atap dan positif tikus adalah sebesar 23.9% sedangkan yang tidak berlubang dan negatif tikus adalah 80,9%. Kondisi lingkungan yaitu keberadaan jalur tikus ke atap dan positif tikus adalah sebesar 23.3% sedangkan yang tidak ada jalur dan negatif tikus adalah 80.3%. Oleh karena itu diharapkan mahasiswa dapat menjaga kebersihan lingkungan seterti membersihkan lantai dan dinding, merapikan barang dan membuang barang yang tidak terpakai dapat mencegah perkembangbiakan vektor tikus.
Title: IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA TIKUS DI TIGA AREA PEMONDOKAN MAHASISWA PERGURUAN TINGGI NEGERI KOTA MAKASSAR
Description:
Latar Belakang: Tikus dapat berpengaruh terhadap kesehatan dikarenakan tikus merupakan salah satu vektor pembawa penyakit pada manusia.
Tikus sebagai vektor membawa ektoparasit dan endoparasit yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada manusia Tujuan: Mengidentifikasi parasit pada tikus tertangkap di area pemondokan mahasiswa Unhas, UIN, dan UNM.
Metode: Penelitian ini adalah observasional deskriptif.
Jumlah perangkap yang dipasang sebanyak 135 buah dan dipasang selama 4 hari berturut-turut untuk setiap lokasi.
Hasil: Jenis ektoparasit yang paling banyak ditemukan adalah Laelaps nutalli yaitu sebanyak 236 ekor (69,0%).
Jenis ektoparasit selanjutnya yaitu P.
spinulosa dengan jumlah 95 ekor (27,8%) dan X.
cheopis sebanyak 11 ekor (3,2%).
Kesimpulan: ektoparasit yang diperoleh di area pemondokan Unhas, UIN dan UNM berjumlah 342 ekor dengan jenis antara lain P.
spinulosa, X.
cheopis, L.
nutalli.
Kondisi keberadaan lubang pada atap dan positif tikus adalah sebesar 23.
9% sedangkan yang tidak berlubang dan negatif tikus adalah 80,9%.
Kondisi lingkungan yaitu keberadaan jalur tikus ke atap dan positif tikus adalah sebesar 23.
3% sedangkan yang tidak ada jalur dan negatif tikus adalah 80.
3%.
Oleh karena itu diharapkan mahasiswa dapat menjaga kebersihan lingkungan seterti membersihkan lantai dan dinding, merapikan barang dan membuang barang yang tidak terpakai dapat mencegah perkembangbiakan vektor tikus.

Related Results

TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
Kegiatan budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA), merupakan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan efesiensi, efektivitas, dan kontrol terhadap ikan yang dibudidayaka...
IMPLEMENTASI MAGANG PEMONDOKAN MAHASISWA UIN ANTASARI BANJARMASIN
IMPLEMENTASI MAGANG PEMONDOKAN MAHASISWA UIN ANTASARI BANJARMASIN
ABSTRACT: The boarding internship is a program held by the Department of Islamic Religious Education at one of the well-known campuses in the city of Banjarmasin, namely UIN Antasa...
Desain dan Implementasi Sistem Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Standar 3 Berbasis KPI
Desain dan Implementasi Sistem Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Standar 3 Berbasis KPI
Akreditasi merupakan sebuah bentuk penilaian mutu dan kelayakan terhadap institusi perguruan tinggi yang dilakukan oleh organisasi diluar perguruan tinggi. Akreditasi merupakan sal...
Kelimpahan Relatif Ektoparasit pada Inang Ayam Buras Lokal
Kelimpahan Relatif Ektoparasit pada Inang Ayam Buras Lokal
Negara beriklim tropis seperti Indonesia memiliki suhu dan kelembaban lingkungan yang tinggi, dan hal ini menjadi salah satu faktor berkembangnya ektoparasit. Ektoparasit pada ungg...
Klasterisasi Perguruan Tinggi Swasta Berdasarkan Minat Siswa Menggunakan Metode K-Medoids
Klasterisasi Perguruan Tinggi Swasta Berdasarkan Minat Siswa Menggunakan Metode K-Medoids
Perguruan tinggi merupakan lembaga tertinggi dari sistem pendidikan nasional. Perguruan tinggi juga memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan manusia untuk dilatih dan b...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kajian Intertekstual pada Lirik Lagu Iwan Fals “Tikus-Tikus Kantor” dan pada Lirik Lagu Slank “Gosip Jalanan”
Kajian Intertekstual pada Lirik Lagu Iwan Fals “Tikus-Tikus Kantor” dan pada Lirik Lagu Slank “Gosip Jalanan”
Song lyrics are a literary genre, because there are similarities between existing elements and elements possessed by poetry, so it can be said that song lyrics and poetry are the s...
Rancang Bangun Prototype Alat Pengusir Tikus Dengan Pemanfaatan Gelombang Ultrasonik Berbasis Internet Of Things
Rancang Bangun Prototype Alat Pengusir Tikus Dengan Pemanfaatan Gelombang Ultrasonik Berbasis Internet Of Things
Tikus merupakan hewan pengerat yang mendatangkan kerugian, baik di rumah maupun industri. Tikus yang berkeliaran di dalam rumah (Rattus rattus, Rattus tanezumi dan jenis lain) meru...

Back to Top