Javascript must be enabled to continue!
Pemetaan Tingkat Kesejahteraan di Desa Tangaran Kabupaten Sambas Kalimantan Barat Menurut Indikator Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
View through CrossRef
Desa Tangaran merupakan desa yang memiliki presentase luas wilayak terluas ke 3 (tiga) setelah desa Simpang Empat dan desa Semata se kecamatan Tangaran. Desa ini juga masih termasuk ke dalam kategori desa berkembang dengan jumlah penduduk sebanyak 3566 jiwa. Tingginya jumlah keluarga miskin menggambarkan kurangnya tingkat kesejahteraan keluarga yang ada di Desa Tangaran sehingga pemerintah memberikan bantuan berupa Program Keluarga Harapan (PKH) untuk membantu mensejahterakan keluarga miskin yang ada di desa Tangaran. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pendekatan penelitian secara kuantitatif deskriptif dengan indikator dari BKKBN. Metode yang digunakan untuk menentukan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus slovin yakni sebanyak 43 KK yang di ambil dari populasi 1037 KK. Dari penelitian ini diperoleh temuan bahwa responden di Desa Tangaran didominasi oleh responden pada Tingkat Kesejahteraan Tahapan Pra Sejahtera. Berdasarkan pemetaan tingkat Kesejahteraan di Desa Tangaran, Dusun Sadayan berada di Tahapan Pra Sejahtera, Dusun Pendawan berada di Tahapan Keluarga Sejahtera II, dan Dusun Pandam berada di Tahapan Keluarga Sejahtera I.
Title: Pemetaan Tingkat Kesejahteraan di Desa Tangaran Kabupaten Sambas Kalimantan Barat Menurut Indikator Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
Description:
Desa Tangaran merupakan desa yang memiliki presentase luas wilayak terluas ke 3 (tiga) setelah desa Simpang Empat dan desa Semata se kecamatan Tangaran.
Desa ini juga masih termasuk ke dalam kategori desa berkembang dengan jumlah penduduk sebanyak 3566 jiwa.
Tingginya jumlah keluarga miskin menggambarkan kurangnya tingkat kesejahteraan keluarga yang ada di Desa Tangaran sehingga pemerintah memberikan bantuan berupa Program Keluarga Harapan (PKH) untuk membantu mensejahterakan keluarga miskin yang ada di desa Tangaran.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pendekatan penelitian secara kuantitatif deskriptif dengan indikator dari BKKBN.
Metode yang digunakan untuk menentukan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus slovin yakni sebanyak 43 KK yang di ambil dari populasi 1037 KK.
Dari penelitian ini diperoleh temuan bahwa responden di Desa Tangaran didominasi oleh responden pada Tingkat Kesejahteraan Tahapan Pra Sejahtera.
Berdasarkan pemetaan tingkat Kesejahteraan di Desa Tangaran, Dusun Sadayan berada di Tahapan Pra Sejahtera, Dusun Pendawan berada di Tahapan Keluarga Sejahtera II, dan Dusun Pandam berada di Tahapan Keluarga Sejahtera I.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ONLINE SHOP PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN TANGARAN
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ONLINE SHOP PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN TANGARAN
Abstrak: ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ONLINE SHOP PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN TANGARAN. Pandemi Covid-19 tidak hanya menyerang dari sisi keseha...
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK TA’WIDH TANAH WARGA OLEH PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SAMBAS DALAM PEMBANGUNAN JEMBATAN SUNGAI SAMBAS BESAR KABUPATEN SAMBAS
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK TA’WIDH TANAH WARGA OLEH PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SAMBAS DALAM PEMBANGUNAN JEMBATAN SUNGAI SAMBAS BESAR KABUPATEN SAMBAS
ABSTRACT
The issue of compensation is very important because there are two interests, namely the interests of the government and the interests of the community, so an approac...
Kapabilitas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dalam Program Keluarga Berencana Ditinjau dari Collaborative Governance
Kapabilitas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dalam Program Keluarga Berencana Ditinjau dari Collaborative Governance
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kapabilitas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam Pengendalian Kuantitas Penduduk Di Desa Krucil, Kec...
PERUBAHAN TOPIK MEDIA TENTANG PROGRAM BERENCANA PASCAREBRANDING BKKBN: PENDEKATAN PEMODELAN TOPIK DIGITAL
PERUBAHAN TOPIK MEDIA TENTANG PROGRAM BERENCANA PASCAREBRANDING BKKBN: PENDEKATAN PEMODELAN TOPIK DIGITAL
Di akhir tahun 2019, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan kebijakan rebranding. Kebijakan rebranding bertujuan untuk merespon perubahan lingkungan s...
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan realisasi program kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat, da...
PENGARUH KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP KELUARGA DALAM PERSPEKTIF HUKUM: ANALISIS PERATURAN KEBIJAKAN KELUARGA BERENCANA
PENGARUH KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP KELUARGA DALAM PERSPEKTIF HUKUM: ANALISIS PERATURAN KEBIJAKAN KELUARGA BERENCANA
Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran penting dalam pembentukan struktur sosial. Pemerintah sebagai regulator masyarakat berperan dalam mengatur kebija...

