Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penerapan Pijit Oksitosin Dalam Peningkatan Produksi ASI

View through CrossRef
Rendahnya cakupan ASI eksklusif dikarenakan kurangnya pengetahuan ibu, faktor sosial budaya, kurangnya informasi tentang ASI eksklusif dan konseling laktasi dari tenaga kesehatan serta kuatnya promosi susuformula (Ambarwati, Muis, & Susantini, 2013). Kegagalan Ibu dalam memberikan ASI Eksklusif, akan berdampakpada angka kesakitan bayi yang semakin meningkat. Hal ini berkaitan dengan pemberian makan pada bayi yangterlalu dini. (Juanita, 2013). Oleh karena itu diperlukan tindakan untuk meningkatkan produksi ASI untuk keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif. Salah satu tindakan yang bisa dilakukan adalah pijat Oksitosin. Pijatan iniberfungsi untuk meningkatkan hormon oksitosin yang dapat meningkatkan kenyamanan ibu menyusui, sehingga ASI pun otomatis keluar (Rahayu, Yunitasari, & Santoso, 2015). Tujuan penelitian ini membuktikan pijat oksitosin dalam meningkatkan kenyamanan dan produksi ASI.Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre-post test design with control group. Sampling yang digunakan adalah consecutive sampling, sebanyak 18 Responden, dibagi 2 kelompok. Kenyamanan diukur dengan GCQ (General Comfort Questionarre), Produksi ASI diukur dengan Weighing Test.Data diukur sebelum dan sesudah dilakukannya tindakan, kemudian dianalisis dengan ANOVA dengan α ≤ 0,05.Hasil analisis untuk kenyamanan didapatkan nilai p=0,035 yang berarti ada perbedaan kenyamanan yang signifikan antara pijat Oksitosin dan Kelompok kontrol. Hasil pengukuran produksi ASI didapatkan nilai p=0,013 yang berarti ada perbedaan produksi ASI yang signifikan antara pijat oksitosin dan Kelompok kontrol.Pijat oksitosin dapat meningkatkan kenyamanan dan produksi ASI pada ibu postpartum. Untuk itu perlu digunakan sebagai intervensi alternatif dalam melakukan perawatan pada ibu postpartum terutama terkait masalah laktasi, dan perawat perlu mengajarkan teknik pijat oksitosin ini kepada pasien dan keluarga, supaya keluarga lebihberperan serta dalam mendukung program ASI Eksklusif.
Title: Penerapan Pijit Oksitosin Dalam Peningkatan Produksi ASI
Description:
Rendahnya cakupan ASI eksklusif dikarenakan kurangnya pengetahuan ibu, faktor sosial budaya, kurangnya informasi tentang ASI eksklusif dan konseling laktasi dari tenaga kesehatan serta kuatnya promosi susuformula (Ambarwati, Muis, & Susantini, 2013).
Kegagalan Ibu dalam memberikan ASI Eksklusif, akan berdampakpada angka kesakitan bayi yang semakin meningkat.
Hal ini berkaitan dengan pemberian makan pada bayi yangterlalu dini.
(Juanita, 2013).
Oleh karena itu diperlukan tindakan untuk meningkatkan produksi ASI untuk keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif.
Salah satu tindakan yang bisa dilakukan adalah pijat Oksitosin.
Pijatan iniberfungsi untuk meningkatkan hormon oksitosin yang dapat meningkatkan kenyamanan ibu menyusui, sehingga ASI pun otomatis keluar (Rahayu, Yunitasari, & Santoso, 2015).
Tujuan penelitian ini membuktikan pijat oksitosin dalam meningkatkan kenyamanan dan produksi ASI.
Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre-post test design with control group.
Sampling yang digunakan adalah consecutive sampling, sebanyak 18 Responden, dibagi 2 kelompok.
Kenyamanan diukur dengan GCQ (General Comfort Questionarre), Produksi ASI diukur dengan Weighing Test.
Data diukur sebelum dan sesudah dilakukannya tindakan, kemudian dianalisis dengan ANOVA dengan α ≤ 0,05.
Hasil analisis untuk kenyamanan didapatkan nilai p=0,035 yang berarti ada perbedaan kenyamanan yang signifikan antara pijat Oksitosin dan Kelompok kontrol.
Hasil pengukuran produksi ASI didapatkan nilai p=0,013 yang berarti ada perbedaan produksi ASI yang signifikan antara pijat oksitosin dan Kelompok kontrol.
Pijat oksitosin dapat meningkatkan kenyamanan dan produksi ASI pada ibu postpartum.
Untuk itu perlu digunakan sebagai intervensi alternatif dalam melakukan perawatan pada ibu postpartum terutama terkait masalah laktasi, dan perawat perlu mengajarkan teknik pijat oksitosin ini kepada pasien dan keluarga, supaya keluarga lebihberperan serta dalam mendukung program ASI Eksklusif.

Related Results

PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM
Latar Belakang: Kelancaran produksi ASI merupakan faktor utama tercapainya pemberian ASI ekslusif di Indonesia. Namun, ada bebarapa ibu yang mengalami ketidak lancaran produksi ASI...
Pijat Oksitosin pada Ibu Postpartum sebagai Upaya Meningkatkan Produksi Asi
Pijat Oksitosin pada Ibu Postpartum sebagai Upaya Meningkatkan Produksi Asi
Breast milk not coming out is a condition where breast milk is not produced or there is little milk production. This is due to the influence of the oxytocin hormone which is not wo...
PERUBAHAN RERATA PRODUKSI ASI SEBELUM DAN SESUDAH PIJAT OKSITOSIN PADA IBU NIFAS
PERUBAHAN RERATA PRODUKSI ASI SEBELUM DAN SESUDAH PIJAT OKSITOSIN PADA IBU NIFAS
Pijat Oksitosin  adalah salah satu jalan keluar untuk mengatasi ketidaklancaran produksi ASI, Pijat oksitosin merupakan pemijatan pada sepanjang tulang belakang vertebrae  dan meru...
PENERAPAN PIJAT OKSITOSIN DALAM PENINGKATAN PRODUKSI ASI
PENERAPAN PIJAT OKSITOSIN DALAM PENINGKATAN PRODUKSI ASI
Pijat oksitosin  adalah  teknik yang akan digunakan dalam penelitian ini, yaitu pemijatan pada sepanjang tulang belakang (vertebrae) sampai tulang costae kelima-keenam. Pijat ini b...
Peningkatan Volume ASI Dengan Pemijatan Oksitosin
Peningkatan Volume ASI Dengan Pemijatan Oksitosin
Tidak lancarnya pengeluaran ASI merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh ibu nifas. Masalah yang sering terjadi yaitu lecetnya puting susu ibu dan bayi sering menangis...
PENGARUH INDUKSI STIMULASI OKSITOSIN TERHADAP KEBERHASILAN PERSALINAN PERVAGINAM PADA IBU HAMIL POSTTERM
PENGARUH INDUKSI STIMULASI OKSITOSIN TERHADAP KEBERHASILAN PERSALINAN PERVAGINAM PADA IBU HAMIL POSTTERM
Latar Belakang: Induksi persalinan yaitu suatu tindakan yang dilakukan terhadap ibu hamil yang belum dalam persalinan untuk merangsang terjadinya persalinan. Induksi persalinan ter...
Produksi ASI meningkat dengan pijat oksitosin: Quasy experiment with one group
Produksi ASI meningkat dengan pijat oksitosin: Quasy experiment with one group
Introduction: Kurangnya pemahaman ibu, suami, keluarga, dan masyarakat akan ASI eksklusif menambah factor kegagalan pemberian ASI sehingga ibu mengganti ASI dengan pemberian susu f...

Back to Top