Javascript must be enabled to continue!
Peningkatan Volume ASI Dengan Pemijatan Oksitosin
View through CrossRef
Tidak lancarnya pengeluaran ASI merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh ibu nifas. Masalah yang sering terjadi yaitu lecetnya puting susu ibu dan bayi sering menangis, sehingga tidak dapat memberikan ASI. Penyebab tidak lancarnya pengeluaran ASI salah satunya adalah volume ASI yang kurang pada hari pertama setelah melahirkan. Salah satu penyebabnya adalah berkurangnya rangsangan hormon oksitosin dan prolaktin yang sangat berperan dalam kelancaran volume ASI, agar pengeluaran ASI lancar diperlukan usaha-usaha seperti pijat oksitosin. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan volume ASI dengan pemijatan oksitosin. Desain penelitian ini adalah one group pre test post test. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas pada bulan Oktober dan November 2019 dengan jumlah sampel berjumlah 30 orang ibu nifas. Variabel independent yaitu pijat oksitosin dan variabel dependen yaitu volume ASI. Pengumpulan data menggunakan lembar pengumpulan data. Uji statistik yang digunakan yaitu uji T dependent T Test. Hasil penelitian didapatkan dari 30 responden, sebelum dilakukan pijat oksitosin rata-rata pengeluaran ASI yaitu 78,37 ml dengan standar deviasi 15,248 dan setelah dilakukan pijat oksitosin rata-rata pengeluaran ASI yaitu 97,57 ml dengan standar deviasi 19,771. Uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap volume ASI (p = 0,0001). Disarankan kepada petugas agar dapat mengajarkan perawatan payudara selama hamil dan dapat melakukan pijat oksitosin kepada ibu setelah melahirkan.
Title: Peningkatan Volume ASI Dengan Pemijatan Oksitosin
Description:
Tidak lancarnya pengeluaran ASI merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh ibu nifas.
Masalah yang sering terjadi yaitu lecetnya puting susu ibu dan bayi sering menangis, sehingga tidak dapat memberikan ASI.
Penyebab tidak lancarnya pengeluaran ASI salah satunya adalah volume ASI yang kurang pada hari pertama setelah melahirkan.
Salah satu penyebabnya adalah berkurangnya rangsangan hormon oksitosin dan prolaktin yang sangat berperan dalam kelancaran volume ASI, agar pengeluaran ASI lancar diperlukan usaha-usaha seperti pijat oksitosin.
Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan volume ASI dengan pemijatan oksitosin.
Desain penelitian ini adalah one group pre test post test.
Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas pada bulan Oktober dan November 2019 dengan jumlah sampel berjumlah 30 orang ibu nifas.
Variabel independent yaitu pijat oksitosin dan variabel dependen yaitu volume ASI.
Pengumpulan data menggunakan lembar pengumpulan data.
Uji statistik yang digunakan yaitu uji T dependent T Test.
Hasil penelitian didapatkan dari 30 responden, sebelum dilakukan pijat oksitosin rata-rata pengeluaran ASI yaitu 78,37 ml dengan standar deviasi 15,248 dan setelah dilakukan pijat oksitosin rata-rata pengeluaran ASI yaitu 97,57 ml dengan standar deviasi 19,771.
Uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap volume ASI (p = 0,0001).
Disarankan kepada petugas agar dapat mengajarkan perawatan payudara selama hamil dan dapat melakukan pijat oksitosin kepada ibu setelah melahirkan.
Related Results
Pijat Oksitosin pada Ibu Postpartum sebagai Upaya Meningkatkan Produksi Asi
Pijat Oksitosin pada Ibu Postpartum sebagai Upaya Meningkatkan Produksi Asi
Breast milk not coming out is a condition where breast milk is not produced or there is little milk production. This is due to the influence of the oxytocin hormone which is not wo...
PERUBAHAN RERATA PRODUKSI ASI SEBELUM DAN SESUDAH PIJAT OKSITOSIN PADA IBU NIFAS
PERUBAHAN RERATA PRODUKSI ASI SEBELUM DAN SESUDAH PIJAT OKSITOSIN PADA IBU NIFAS
Pijat Oksitosin adalah salah satu jalan keluar untuk mengatasi ketidaklancaran produksi ASI, Pijat oksitosin merupakan pemijatan pada sepanjang tulang belakang vertebrae dan meru...
STUDY CASE LITERATURE REVIEW (SCLR): PENGARUH BUAH PEPAYA DAN PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI POST SC DI RSUD MALINGPING KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN TAHUN 2025
STUDY CASE LITERATURE REVIEW (SCLR): PENGARUH BUAH PEPAYA DAN PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI POST SC DI RSUD MALINGPING KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN TAHUN 2025
ASI (Air Susu Ibu) adalah air susu yang dihasilkan oleh ibu dan mengandung semua zat gizi yang diperlukan oleh bayi untuk kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Cakupan ASI d...
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM
Latar Belakang: Kelancaran produksi ASI merupakan faktor utama tercapainya pemberian ASI ekslusif di Indonesia. Namun, ada bebarapa ibu yang mengalami ketidak lancaran produksi ASI...
PENERAPAN PIJAT OKSITOSIN DALAM PENINGKATAN PRODUKSI ASI
PENERAPAN PIJAT OKSITOSIN DALAM PENINGKATAN PRODUKSI ASI
Pijat oksitosin adalah teknik yang akan digunakan dalam penelitian ini, yaitu pemijatan pada sepanjang tulang belakang (vertebrae) sampai tulang costae kelima-keenam. Pijat ini b...
PENGARUH INDUKSI STIMULASI OKSITOSIN TERHADAP KEBERHASILAN PERSALINAN PERVAGINAM PADA IBU HAMIL POSTTERM
PENGARUH INDUKSI STIMULASI OKSITOSIN TERHADAP KEBERHASILAN PERSALINAN PERVAGINAM PADA IBU HAMIL POSTTERM
Latar Belakang: Induksi persalinan yaitu suatu tindakan yang dilakukan terhadap ibu hamil yang belum dalam persalinan untuk merangsang terjadinya persalinan. Induksi persalinan ter...
Penerapan Pijit Oksitosin Dalam Peningkatan Produksi ASI
Penerapan Pijit Oksitosin Dalam Peningkatan Produksi ASI
Rendahnya cakupan ASI eksklusif dikarenakan kurangnya pengetahuan ibu, faktor sosial budaya, kurangnya informasi tentang ASI eksklusif dan konseling laktasi dari tenaga kesehatan s...
PERBEDAAN EFEK MISOPROSTOL DAN OKSITOSIN SEBAGAI PEMATANGAN SERVIKS
PERBEDAAN EFEK MISOPROSTOL DAN OKSITOSIN SEBAGAI PEMATANGAN SERVIKS
Berbagai penelitian dilakukan untuk menilai efektifitas misoprostol dan oksitosin tersebut, bahkan be- berapa penelitian membandingkan pemakaian misoprostol dan oksitosin sebagai i...

