Javascript must be enabled to continue!
Aspek Kognitif Dan Psikososial pada Anak Dengan Palsi Serebral
View through CrossRef
Palsi serebral merupakan kelainan motorik yang banyak dijumpai pada anak. Kelainanini disebabkan oleh kerusakan otak yang menetap, tidak progresif, terjadi pada usia dinidan merintangi perkembangan otak normal. Pusat motorik di otak terletak di bagianposterior dari lobus frontalis dan di sebelah anteriornya terletak pusat menyimpan ingatanbaru. Lobus temporal, parietal dan oksipital juga sangat berpengaruh terhadap fungsimotorik yang berat seperti palsi serebral, maka kerusakan otak yang terjadi cukup luasatau penyebar. Gangguan kompetensi kognitif (intelegensi) terjadi primer akibatkerusakan otak pada palsi serebral, juga sekunder akibat gangguan motorik serta kesulitananak mengeksplorasi lingkungan yang diperlukan dalam perkembangan kognitif. Pasienpalsi serebral yang dilatar belakangi kelahiran prematur, BBLR dan kesulitan perawatanlainnya akan menimbulkan hambatan interaksi visual, auditif dan takut terhadaplingkungannya, sehingga akan terjadi selain cacat fisik juga cacat sosial. Pada usiaprasekolah anak palsi serebral mulai merasakan bahwa diri mereka berbeda dengan anaklain. Hal ini menimbulkan rasa takut, tidak nyaman dan ingin lepas dari lingkunganorang tua. Pada usia sekolah akan timbul rasa cemas akan kecacatannya, depresi danpada usia remaja masalah psikososial timbul akibat kemunduran fisik, serta keterlambatanaktivitas. Pada usia dewasa, secara ekonomi sering tergantung pada orang lain dansepertinya mereka mengalami isolasi sosial.
Paediatrica Indonesiana - Indonesian Pediatric Society
Title: Aspek Kognitif Dan Psikososial pada Anak Dengan Palsi Serebral
Description:
Palsi serebral merupakan kelainan motorik yang banyak dijumpai pada anak.
Kelainanini disebabkan oleh kerusakan otak yang menetap, tidak progresif, terjadi pada usia dinidan merintangi perkembangan otak normal.
Pusat motorik di otak terletak di bagianposterior dari lobus frontalis dan di sebelah anteriornya terletak pusat menyimpan ingatanbaru.
Lobus temporal, parietal dan oksipital juga sangat berpengaruh terhadap fungsimotorik yang berat seperti palsi serebral, maka kerusakan otak yang terjadi cukup luasatau penyebar.
Gangguan kompetensi kognitif (intelegensi) terjadi primer akibatkerusakan otak pada palsi serebral, juga sekunder akibat gangguan motorik serta kesulitananak mengeksplorasi lingkungan yang diperlukan dalam perkembangan kognitif.
Pasienpalsi serebral yang dilatar belakangi kelahiran prematur, BBLR dan kesulitan perawatanlainnya akan menimbulkan hambatan interaksi visual, auditif dan takut terhadaplingkungannya, sehingga akan terjadi selain cacat fisik juga cacat sosial.
Pada usiaprasekolah anak palsi serebral mulai merasakan bahwa diri mereka berbeda dengan anaklain.
Hal ini menimbulkan rasa takut, tidak nyaman dan ingin lepas dari lingkunganorang tua.
Pada usia sekolah akan timbul rasa cemas akan kecacatannya, depresi danpada usia remaja masalah psikososial timbul akibat kemunduran fisik, serta keterlambatanaktivitas.
Pada usia dewasa, secara ekonomi sering tergantung pada orang lain dansepertinya mereka mengalami isolasi sosial.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Mengoptimalkan Proses Belajar dengan Memahami Perkembangan Kognitif Anak
Mengoptimalkan Proses Belajar dengan Memahami Perkembangan Kognitif Anak
Perkembangan kognitif berkaitan dengan kesadaran anak sehingga sangat penting dalam membantu anak mengembangkan kemampuannya dalam mengeksplorasi diri. Perkembangan kognitif adalah...
Menanggapi Fenomena Anak- anak yang Mengemis dalam Perspektif Perkembangan Psikososial
Menanggapi Fenomena Anak- anak yang Mengemis dalam Perspektif Perkembangan Psikososial
Abstrak: Pengemis merupakan suatu istilah yang seringkali terdengar sehari-hari, begitu pula anak- anak yang mengemis. Studi literasi ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan ps...
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
Penelitian didasari pada pengenalan dan penggunaan gadget pada anak usia dini tanpa pengawasan dari orang tua. Tujuan penelitian mengetahui penggunaan gadget, bagaimana cara orang ...
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI PENERAPAN METODE EKSPERIMEN DALAM PEMBELAJARAN SAINS PADA ANAK
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI PENERAPAN METODE EKSPERIMEN DALAM PEMBELAJARAN SAINS PADA ANAK
Abstrak : Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Penerapan Metod Eksperimen dalam Pembelajaran Sains pada Anak. Tujuan dari penelitian ini e Abstrak : Penin...

